Hasil Pantauan BMKG : Aktivitas Gempa Susulan di Cianjur Semakin Lemah dan Jarang

- Jurnalis

Sabtu, 3 Desember 2022 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gempa Bumi. sumber foto : suara.com

Ilustrasi Gempa Bumi. sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyatakan hasil pemantauan dalam tujuh hari terakhir.

Menunjukkan aktivitas gempa susulan sudah semakin lemah dan jarang terjadi di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Kepala BMKG Dwikorita mengatakan, gempa susulan ini memang masih sering terjadi. Tetapi dalam jangka waktu empat hingga sepekan, sudah tidak ada lagi gempa susulan.

Dia juga mengatakan, hasil analisis sementara menunjukkan bahwa gempa susulan semakin berkurang jumlahnya dan semakin berkurang kekuatannya.

“Sampai hari ini masih terjadi, tetapi semakin melemah dan kekuatannya sudah mencapai 1,0 magnitudo, ini berarti mayoritas tidak dirasakan. Meskipun kadang-kadang ada yang fluktuatif meningkat menjadi dirasakan, namun tidak mencapai kekuatan 5,0 magnitudo seperti gempa awal,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat malam (2/12/2022).

Baca Juga :  Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film "Pesta Babi" Dandhy Laksono

Pada 21 November 2022, usai gempa awal mengguncang Cianjur pukul 13.21 WIB, jumlah gempa susulan sepanjang hari itu tercatat sebanyak 104 kali.

Sepekan kemudian pada 28 November 2022, jumlah gempa susulan hanya terjadi sebanyak 19 kali.

Kemudian, gempa susulan yang terjadi hari ini hingga pukul 18.00 WIB hanya terjadi 11 kali.

Berdasarkan data BMKG, magnitudo gempa susulan terbanyak di Cianjur selama 12 hari terakhir adalah gempa kecil dengan magnitudo 2,0 sampai 2,5.

Gempa Cianjur berkekuatan 5,6 Magnitudo merupakan gempa tektonik kerak dangkal atau shallow crustal earthquake yang dipicu aktivitas sesar aktif di zona sistem Sesar Cimandiri.

Baca Juga :  Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta

Gempa itu telah menghancurkan banyak bangunan dan menyebabkan tanah longsor.

Jumlah korban tewas akibat bencana gempa tersebut sebanyak 321 jiwa, korban luka berat tercatat 593 orang, dan korban yang dirawat di rumah sakit setempat sebanyak 59 orang.

Adapun, total lokasi pengungsian tersebar pada 494 titik dengan jumlah 41.196 kepala keluarga atau 114 ribu jiwa. (Nova Eliza Putri)

 

Artikel ini pertama kalo tayang di suara.com, dengan judul Semakin Lemah, BMKG Sebut Gempa Susulan di Cianjur Mulai Tidak Terasakan.

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Berita Terbaru