Antisipasi Pernikahan Dini di Masyarakat, Perlu Kolaborasi Pemda dan Lembaga Adat

- Jurnalis

Sabtu, 26 November 2022 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalteng Andina Theresia Narang mendorong kolaborasi antara pemerintah dan lembaga adat untuk menekan terjadinya pernikahan dini di masyarakat, Sabtu (26/11/2022). .foto Ingkit/1tulah.com

Anggota DPRD Kalteng Andina Theresia Narang mendorong kolaborasi antara pemerintah dan lembaga adat untuk menekan terjadinya pernikahan dini di masyarakat, Sabtu (26/11/2022). .foto Ingkit/1tulah.com

1tulah.com, PALANGKA RAYAPernikahan dini sering menjadi pemicu kekerasan dalam rumah tangga. Upaya memberikan penyadaran kepada remaja, agar tidak buru-buru memutuskan berkeluarga sebelum memasuki usia yang sudah dianggap dewasa secara undang-undang, tidak hanya cukup dilakukan oleh keluarga.

Dalam hal ini, harus pula ada keterlibatan dari pemerintah dan lembaga adat setempat. Dengan menjalin kolaborasi antar pemerintah dan lembaga adat, maka pernikahan dini di kalangan remaja dapat diantisipasi.

Anggota DPRD Kalteng, Andina Theresia Narang mengatakan untuk meminimalisasi terjadinya kekerasan seksual, khususnya di Kalteng perlu adanya kolaborasi antara pemda, dengan lembaga adat di Bumi Tambun Bungai ini.

Andina menyebut, salah satu faktor pemicu maraknya terjadi kekerasan dan pelecehan seksual yaitu pernikahan dini. Maka dari itu, ia berharap dengan adanya kolaborasi tersebut, dapat menurunkan angka pernikahan dini, sehingga kekerasan dan pelecehan seksual dapat diminimalisasi.

Baca Juga :  Kasus Chromebook Rp2,1 T: Saksi Sebut Ada Pemaksaan Spesifikasi ke Merek Tertentu

“Selama ini yang jadi masalah yakni pernikahan dini tetap bisa dilakukan secara adat, meski aturan hukum negara melarang. Nah, adanya kolaborasi itu bisa dirumuskan hal-hal yang mencegah pernikahan dini, karena bisa saja itu menjadi pemicu pelecehan dan kekerasan seksual,” kata Anggota DPRD Kalteng, Andina Theresia Narang kepada 1tulah.com, Sabtu (26/11/2022).

Menurut Andina, soal pernikahan dini ini sangat penting untuk ditangani bersama. Sebab dari informasi yang disampaikan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kalteng, menyebut bahwa Kalteng termasuk salah satu daerah dengan pernikahan dini tertinggi di Indonesia.

“Sebelumnya kami ada menggelar RDP dengan DP3APPKB Kalteng, informasi yang didapatkan dalam RDP itu Kalteng mempati urutan ketiga kasus tertinggi pernikahan dini di Indonesia. Ini yang harus bisa menjadi perhatian serius secara bersama-sama menangani atau mencegahnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Fadli Zon Serahkan SK Pengelola Cagar Budaya Keraton Solo, Ini Fakta-Fakta Kericuhannya

Selain itu, Andina meminta peran serta masyarakat, khususnya dalam ruang lingkup keluarga, supaya tidak hanya bisa menjadi benteng pertama, untuk mencegah pernikahan dini, akan tetapi juga dapat menjadi pendorong atau penguat mental, bagi perempuan yang mengalami kekerasan dan pelecehan seksual.

“Sebagai korban pelecehan seksual, tentunya seseorang akan malu mengungkapkan isi hatinya untuk menindaklanjuti kasus tersebut ke ranah hukum. Disinilah seharusnya peran daripada keluarga, kerabat dekat dan teman-teman korban untuk memberikan semangat serta menyuarakan perlindungan bagi korban,” tandasnya. (Ingkit)

Berita Terkait

Prabowo Usulkan Keponakannya Jadi Deputi Gubernur BI Gantikan Juda Agung
Polisi Sulsel Siapkan Tim DVI Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500
Fadli Zon Serahkan SK Pengelola Cagar Budaya Keraton Solo, Ini Fakta-Fakta Kericuhannya
Senegal Juara Piala Afrika 2025! Bungkam Maroko Lewat Drama Penalti Gagal dan Gol Pape Gueye
Tim SAR Gabungan Diturunkan ke Gunung Bulusaraung Usai Temuan Serpihan ATR
Bandingkan dengan Negara Raksasa, Airlangga Hartarto Sebut Ekonomi RI Tetap Solid
Mengenal Food Genomics: Rahasia Diet Presisi Berdasarkan DNA Anda
Lelah Menjelaskan? Ini 7 Cara Melepaskan Emosi Negatif Tanpa Harus Bercerita

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 17:10 WIB

Prabowo Usulkan Keponakannya Jadi Deputi Gubernur BI Gantikan Juda Agung

Senin, 19 Januari 2026 - 12:10 WIB

Polisi Sulsel Siapkan Tim DVI Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500

Senin, 19 Januari 2026 - 08:01 WIB

Senegal Juara Piala Afrika 2025! Bungkam Maroko Lewat Drama Penalti Gagal dan Gol Pape Gueye

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:56 WIB

Tim SAR Gabungan Diturunkan ke Gunung Bulusaraung Usai Temuan Serpihan ATR

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:40 WIB

Bandingkan dengan Negara Raksasa, Airlangga Hartarto Sebut Ekonomi RI Tetap Solid

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:41 WIB

Mengenal Food Genomics: Rahasia Diet Presisi Berdasarkan DNA Anda

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:03 WIB

Lelah Menjelaskan? Ini 7 Cara Melepaskan Emosi Negatif Tanpa Harus Bercerita

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:53 WIB

Noe Letto dan Frank Hutapea Dilantik Jadi Tenaga Ahli DPN 2026: Intip Rekam Jejak dan Peran Strategisnya

Berita Terbaru