Takluk 1-2 Melawan Jepang, Timnas Jerman Dikecam Warganet Sibuk Ngurusin LGBT

- Jurnalis

Kamis, 24 November 2022 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemain Timnas Jerman kompak menutup mulutnya selama melakukan sesi foto sebelum kick-off menghadapi Jepang dalam matchday pertama Grup E Piala Dunia 2022 Qatar, Rabu (23/11/2022) malam WIB. [Twitter/@DFB_Team_EN/suara.com]

Pemain Timnas Jerman kompak menutup mulutnya selama melakukan sesi foto sebelum kick-off menghadapi Jepang dalam matchday pertama Grup E Piala Dunia 2022 Qatar, Rabu (23/11/2022) malam WIB. [Twitter/@DFB_Team_EN/suara.com]

1TULAH.COM-Kekalahan timnas Jerman melawan timnas Jepang di ajang Piala Dunia Qatar 2022, bukan lantaran tim matahari terbit bermain apik. Tetapi, lebih kepada tim Der Panzer yang kurang fokus dalam menghadapi perhelatan akbar sepak bola di Timur Tengah ini.

Timnas Jerman yang kalah 1-2 ini, dinilai warganet justru lebih fokus ngurusi isu LGBT, di mana pemerintah Qatar dengan tegas melarang para aktivis LGBT membawa simbol-simbolnya masuk ke nagera Qatar.

Saking disibukkannya dengan isu-isu politik LGBT dan ban kapten ini, sampai-sampai timnas Jerman melakukan aksi tutup mulut sesaat sebelum laga melawan timnas Jepang.

Para warganet dan sporter timnas Jerman justru lebih bijak dalam menyikapi kebijakan pemerintah Qatar terkait LGBT ini. Mereka berharap timnas juga dapat menghormati masing-masing hukum dan kebijakan yang berlaku di Negara penyelenggara piala dunia 2022 Qatar ini.

Baca Juga :  Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla

Kekalahan tim sepak bola Jerman terhadap Jepang dinilai pantas oleh netizennya. Sebab, netizen melihat Der Panzer hanya fokus pada aksi politik ketimbang fokus di Piala Dunia 2022 Qatar.

Seperti dikutip Dailymail, suporter Jerman menyebut, para pemain lebih mementingkan protes terkait dilarangnya penggunaan ban kapten anti diskriminasi dan mendukung LGBT.

Bahkan, aksi protes itu dilakukan Manuel Neuer cs saat berfoto sebelum pertandingan melawan Jepang. Tim Jerman kompak berfoto dengan menutup mulutnya dengan tangan.

Melihat aksi tersebut, suporter pun langsung bereaksi lewat akun twitternya.

“Jerman pantas mendapatkannya karena begitu terobsesi dengan ban lengan pelangi dan politik,” tulis Suporter Jermam seperti dikutip, Kamis (24/11/2022).

“Jangan teralihkan oleh politik dan mainkan saja sepak bola Anda. Semua sinyal kebajikan yang tidak perlu ini tidak membantu Anda menang. Jerman seharusnya memenangkan ini,” tulis suporter tim Jerman lainnya.

Baca Juga :  Kondisi Terbaru Andrie Yunus: Alami Kecemasan Berat dan Jalani Rawat Jalan Pasca-Penyiraman Air Keras

Suporter lainnya menyebut, bahwa Jerman perlu menghormati budaya Qatar, saat jalani pertandingan Piala Dunia.

“Kalian orang Jerman pantas mendapatkan ini karena sinyal kebajikan bodoh Anda, hormati budaya Qatar dan jauhkan politik bodoh Anda dari sepak bola.”

Sebelumnya, Kejutan demi kejutan terjadi di Piala Dunia 2022. Setelah Argentina kalah dari Arab Saudi, kini giliran Jerman yang dipermalukan wakil Asia lainnya, Jepang.

Timnas Jerman yang diunggulkan, secara mengejutkan tumbang di tangan tim berjuluk Samurai Biru dalam matchday pertama Grup E Piala Dunia 2022, Rabu (23/11/2022) malam WIB.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Internasional Khalifa, Qatar itu, tim asuhan Hansi Flick harus tertunduk lesu setelah takluk dengan skor tipis 1-2. (Sumber: suara.com)

 

Berita Terkait

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Ajak Masyarakat Rawat Kedamaian di Bumi Tambun Bungai
Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Temui Titik Terang, Diangkat Penuh Waktu Secara Bertahap Mulai Tahun 2027
Orasi Mencekam Demo Mahasiswa UI di Thamrin: “Kita Merasa Dijajah!”
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan: Minta Penetapan Tersangka Gugur dan Barang Disita Dikembalikan
CSIS Catat 1.851 Kasus Kekerasan Kolektif, Aksi Vigilantism di Indonesia Meningkat
Menko Kumhamimipas Yusril Ihza Mahendra Serukan Kedamaian Pascakericuhan di Aceh
Diduga Bocorkan Data Penyelidikan, Eks Personel KPK Terancam Pidana Pemerasan
Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI di Monas
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Ajak Masyarakat Rawat Kedamaian di Bumi Tambun Bungai

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Temui Titik Terang, Diangkat Penuh Waktu Secara Bertahap Mulai Tahun 2027

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Orasi Mencekam Demo Mahasiswa UI di Thamrin: “Kita Merasa Dijajah!”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan: Minta Penetapan Tersangka Gugur dan Barang Disita Dikembalikan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Menko Kumhamimipas Yusril Ihza Mahendra Serukan Kedamaian Pascakericuhan di Aceh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:37 WIB

Diduga Bocorkan Data Penyelidikan, Eks Personel KPK Terancam Pidana Pemerasan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI di Monas

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Fenomena Antariksa Langka, Lubang Hitam ‘Piatu’ Terdeteksi Memangsa Bintang

Berita Terbaru