Pesan Perdamaian Saat Opening Ceremony Piala Dunia 2022, Remaja Istimewa Ini Lantunkan Ayat Suci Al Quran

- Jurnalis

Senin, 21 November 2022 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen Ghanim Al Muftah berbincang dengan Morgan Freeman. (YouTube/ 30s of Football/suara.com)

Momen Ghanim Al Muftah berbincang dengan Morgan Freeman. (YouTube/ 30s of Football/suara.com)

1TULAH.COM– Opening Ceremony Piala Dunia 2022 di Stadion Al Bayt, Qatar membawa pesan damai antara timur dan barat. Berbagai atraksi yang menonjolkan ke arah perdamaian tersebut, ditunjukkan dengan pembacaaan lantunan surah Ar Rahman oleh sekelompok anak-anak dari tengah stadion.

Tak hanya itu, pesan damai ini juga tampak saat Ghanim Al Muftah, remaja istimewa asal Qatar ini berbincang dengan aktor senior, Morgan Freeman.

Dalam kesempatan ini, duta piala dunia Qatar 2022 ini melantunkan salah satu ayat di dalam surah Al Hujurat. Di mana isinya pesannya bahwa manusia diciptakan bersuku-suku dan berbangsa-bangsa, dengan tujuan untuk saling menggenal.

Pembukaan kejuaraan sepakbola Piala Dunia 2022 resmi dibuka pada Minggu (20/11/2022) malam di Stadion Al Bayt, Qatar. Pembukaan Piala Dunia 2022 Qatar digelar penuh kemegahan.

Sederet selebritis dunia dunia mengisi acara pembukaan tersebut. Sosok remaja yang berbincang dengan aktor senior Morgan Freeman mencuri perhatian publik.

Baca Juga :  Pasca-Gempa Magnitudo 7,7 Flores: Waspada Informasi Hoaks dan Pahami Arahan Resmi BMKG

Sosok remaja ini bernama Ghanim Al Muftah. Ia merupakan duta Piala Dunia 2022 Qatar.

Ia bersama Morgan Freeman membawakan pesan perdamaian. Mereka berbincang di tengah lapangan membicarakan tentang kemanusiaan, rasa hormat, dan inklusi.

Ghanim Al Muftah juga diberikan kesempatan untuk memlantunkan sepotong ayat suci Al Quran pada opening ceremony Piala Dunia 2022 Qatar. Ghanim sendiri dilihat secara fisik memang berbeda.

Pemuda kelahiran 5 Mei 2002 tersebut memiliki kondisi langka mengidap Cudal Regression Syndrome (CDS). Penyakit ini menyebabkan Ghanim terlahir tanpa bagian bawah tubuh.

Setiap tahun Ghanim mendapatkan perawatan dari ahli bedah di Eropa. Ghanim untuk beraktivitas sehari-hari biasanya menggunakan bantuan kursi roda. Namun, ia dibeberapa situasi bisa beraktivitas tanpa bantuan kursi roda.

Kondisi fisiknya bukan menjadi penghambat untuk ia hidup. Terbukti apabila Ghanim bisa melakukan olahraga ekstrem seperti selam skuba, panjat tebing, dan skateboard.

Baca Juga :  Soroti Hak Pesangon dan PHK, KSPI Desak Pemerintah Cabut PP Turunan UU Cipta Kerja

Ghanim pernah menaklukan Jebel Syams, puncak tertinggi di seluruh wilayah Teluk. Bahkan Ghanim bermimpi tanpa takut ingin suatu saat mendaki Gunung Everest.

Tak heran jika Ghanim disebut sebagai sosok inspiratif. Apalagi Ghanim juga memprioritaskan pendidikannya.

Ia kini sedang mengejar gelar di jurusan ilmu politik yang diambilnya. Ia bercita-cita ingin menjadi seorang diplomat atau Perdana Menteri Qatar di masa depan.

Selain itu, ia ingin pula menjadi seorang pengusaha. Keinginannya menjadi pengusaha sudah ia rintis sejak sekarang.

Ghanim telah meluncurkan Gharissa Ice Cream, perusahaan yang menciptakan pengalamanan minum es krim bintang lima di Qatar. Perusahaannya sudah memiliki enam cabang dengan 60 karyawan yang bekerja.

Ghanim sendiri aktif pula di media sosial seperti Instagram dengan jumlah pengikut 3,3 juta. Ia kerap membagikan kegiatannya melalui unggahan foto maupun video di Instagramnya. (Sumber: suara.com)

 

Berita Terkait

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Ajak Masyarakat Rawat Kedamaian di Bumi Tambun Bungai
Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Temui Titik Terang, Diangkat Penuh Waktu Secara Bertahap Mulai Tahun 2027
Orasi Mencekam Demo Mahasiswa UI di Thamrin: “Kita Merasa Dijajah!”
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan: Minta Penetapan Tersangka Gugur dan Barang Disita Dikembalikan
CSIS Catat 1.851 Kasus Kekerasan Kolektif, Aksi Vigilantism di Indonesia Meningkat
Menko Kumhamimipas Yusril Ihza Mahendra Serukan Kedamaian Pascakericuhan di Aceh
Diduga Bocorkan Data Penyelidikan, Eks Personel KPK Terancam Pidana Pemerasan
Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI di Monas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Ajak Masyarakat Rawat Kedamaian di Bumi Tambun Bungai

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Temui Titik Terang, Diangkat Penuh Waktu Secara Bertahap Mulai Tahun 2027

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Orasi Mencekam Demo Mahasiswa UI di Thamrin: “Kita Merasa Dijajah!”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan: Minta Penetapan Tersangka Gugur dan Barang Disita Dikembalikan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Menko Kumhamimipas Yusril Ihza Mahendra Serukan Kedamaian Pascakericuhan di Aceh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:37 WIB

Diduga Bocorkan Data Penyelidikan, Eks Personel KPK Terancam Pidana Pemerasan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI di Monas

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Fenomena Antariksa Langka, Lubang Hitam ‘Piatu’ Terdeteksi Memangsa Bintang

Berita Terbaru