Penipuan Melalui Medsos Marak, Legislator Kalteng Ini Ingatkan Warga Waspada

- Jurnalis

Selasa, 15 November 2022 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalteng dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hj. Rusita Irma

Anggota DPRD Kalteng dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hj. Rusita Irma

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Aksi kejahatan melalui media sosial (Medsos) sudah sering terjadi, sasarannya korbannya juga sangat beragam. Oleh karena itu, setiap pengguna medsos perlu lebih berhati-hati.

Anggota DPRD Kalteng, Rusita Irma mengingatkan kepada masyarakat, khususnya di provinsi Kalteng, supaya dapat senantiasa waspada terhadap penipuan melalui media sosial (Medsos).

Ia mengatakan, diera perkembangan zaman digitalisasi seperti sekarang ini di mana semua serba mudah diakses begitu marak aksi-aksi penipuan yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab melalui medsos.

“Aksi penipuan melalui medsos ini sudah banyak memakan korban, jadi kita harus tetap waspada. Apalagi akun-akun medsos yang kerap dibajak untuk menipu, itu agar diwaspadai jangan sampai mudah percaya,” ucap Rusita Irma kepada 1tulah.com, Selasa (15/11/2022).

Baca Juga :  Menolak Fast Fashion: Mengapa Gen Z Lebih Memilih Thrifting dan Pakaian Bekas?

Banyaknya aksi penipuan dengan mengatasnamakan keluarga serta pejabat melalui akun yang dibajak membuat masyarakat mudah percaya, sehingga sebelum mempercayai pesan yang disampaikan oknum penipu itu, ada baiknya dicari terlebih dahulu kebenarannya.

“Jangan langsung mudah percaya jika mendapat pesan meminta uang atau mengirim pulsa, cari dulu kebenarannya hubungi keluarga yang bersangkutan benar atau tidaknya. Karena jika mempercayai itu akan merugikan diri sendiri,” tuturnya.

Baca Juga :  Kesenjangan Gender Masih Ada, Pemkab Mura Perkuat Strategi PUG

Begitu juga dengan oknum-oknum yang menawarkan investasi online, dirinya mengimbau agar masyarakat jangan sampai mudah terjerumus untuk berpartisipasi didalamnya, sebab banyak dari investasi sekarang ini yang illegal atau bodong.

“Banyak sekali jenis penipuan melalui medsos yang harus dapar dihindari. Masyarakat jangan sampai begitu mudah melayani pesan-pesan atau ajakan oknum-oknum itu, tetaplah waspada terutama bagi masyarakat yang minim pengetahuan terhadap masalah tersebut,” tandasnya. (Ingkit)

Berita Terkait

Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi
Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla
Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul
Puluhan PNS Mura Raih Penghargaan atas Pengabdian 10, 20 hingga 30 Tahun
Menolak Fast Fashion: Mengapa Gen Z Lebih Memilih Thrifting dan Pakaian Bekas?
Kondisi Terbaru Andrie Yunus: Alami Kecemasan Berat dan Jalani Rawat Jalan Pasca-Penyiraman Air Keras
KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu
KPK Ungkap 27 Pihak dan 313 PIHK Terima Aliran Dana Kasus Kuota Haji
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:14 WIB

Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:09 WIB

Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:01 WIB

Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Puluhan PNS Mura Raih Penghargaan atas Pengabdian 10, 20 hingga 30 Tahun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Menolak Fast Fashion: Mengapa Gen Z Lebih Memilih Thrifting dan Pakaian Bekas?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:44 WIB

KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:40 WIB

KPK Ungkap 27 Pihak dan 313 PIHK Terima Aliran Dana Kasus Kuota Haji

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:38 WIB

KPK Periksa Rudy Tanoe Guna Hitung Kerugian Negara Kasus Bansos Beras

Berita Terbaru