Polres Tangsel Gagalkan Peredaran Sabu 16 kilogran Jaringan Internasional

- Jurnalis

Senin, 31 Oktober 2022 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua pengedar sabu 16 kilogram jaringan Malaysia diringkus Polres Tangsel, Senin (31/10/2022). Sabu itu siap diedarkan di Jakarta-Tangerang Raya. [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah/suara.com)

Dua pengedar sabu 16 kilogram jaringan Malaysia diringkus Polres Tangsel, Senin (31/10/2022). Sabu itu siap diedarkan di Jakarta-Tangerang Raya. [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah/suara.com)

1TULAH.COM- Polres Tangerang Selatan (Tangsel) mengagalkan 16 kilogram sabu yang dibungkus dalam kemasan teh Cina Jaringan Internasional.

Dua pelaku sebagai pengedar sabu berinisial MF dan HK berhasil diringkus.

Penangkapan MF dan HK ini merupakan hasil pengembangan penangkapan pengedar sebelumnya berinisial RW pada 3 Oktober 2022 lalu.

Dua pengedar itu mengaku baru dua kali mendapatkan pasokan sabu-sabu dari Malaysia yang dikirim ke Dumai Riau, Pekanbaru.

“Baru dua kali,” kata tersangka MF saat ditanyai Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu, Senin (31/10/2022).

Baca Juga :  Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Keduanya mengaku, belum pernah bertemu dengan bandar pemasok sabu-sabu tersebut.

“Belum pernah ketemu, kalau ada barang biasanya ditelepon dan disimpan di suatu lokasi,” ungkap HK.

Sarly Sollu menyebut, kedua tersangka terlibat menjalankan bisnis haram lantaran tergiur iming-iming.

“Satu paket berisi 1 kilogram diupah Rp 10 juta,” kata Kapolres Tangsel.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui paket sabu skala besar itu bakal diedarkan ke wilayah Jakarta dan Tangerang Raya.

“Siap diedarkan termasuk ke Tangerang Raya. Jika dirupiahkan sekira Rp 24 miliar,” sebut Sarly.

Baca Juga :  Viral! Foto Gunakan Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi: Murni untuk Edukasi Warga

Di tempat yang sama, Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Retno Jordanius menyebut, pelaku sudah dua kali menerima paket sabu dari Malaysia.

“Ini sudah kedua kali. Sebelumnya sudah diedarkan dan yang kedua jumlahnya lebih besar. Bahkan nanti akan ada pengiriman ketiga dengan skala lebih besar lagi,” papar Retno.

Dia menyebut, saat ini pihaknya tengah memburu bandar besar pemasok sabu tersebut.

“Kita sedang kejar menangkap pemasok sabu sampai ke akarnya,” pungkasnya. (suara.com)

 

 

Berita Terkait

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia
KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara
Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI
Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16
Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:33 WIB

KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan

Berita Terbaru