Polri Kembali Diterpa Masalah, Warganet Kecewa Komentar Beragam : “Pemain Pengganti Dapat Kena Kartu Merah”

- Jurnalis

Jumat, 14 Oktober 2022 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka kasus tragedi Kanjuruhan di Mapolresta Malang, Jawa Timur, Kamis (6/10/2022) (suara.com)

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka kasus tragedi Kanjuruhan di Mapolresta Malang, Jawa Timur, Kamis (6/10/2022) (suara.com)

1TULAH.COM – Lembaga kepolisian RI (Polri) terus diterpa masalah dan seolah tak kunjung berhenti

Mulai dari kasus Ferdy Sambo hingga tragedi Kanjuruhan membuat citra polisi semakin menurun di mata publik.

Belum usai dua kasus tersebut, kini muncul masalah baru yakni pengganti Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta adalahi Irjen Teddy Minahasan yang dikabarkan ditangkap terkait dengan narkoba.

Kabar ini dibenarkan oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.

“Diduga benar. Kalau nggak salah narkoba,” kata Sahroni saat dikonfirmasi, Jumat (14/10/2022).
Diketahui Teddy sendiri baru empat hari menempati jabatannya di Jawa Timur. Hal ini yang kemudian mengundang kekecewaan publik pada lembaga kepolisian.

Melalui media sosial, banyak warganet yang menyampaikan kekecewaannya ke lembaga kepolisian atas berbagai kasus yang belakangan terjadi.

“Jujur sedih juga institusi polri banyak diterpa cobaan gini ya,” komentar warganet.

Baca Juga :  Sentimen Positif China Dongkrak Harga Batu Bara Global, Bursa Newcastle dan Rotterdam Hijau

“Pak Listyo Sigit mencopot Pak Nico sebagai Kapolda, imbas dari tragedi Kanjuruhan. Pak Teddy ditunjuk sebagai pengganti. Sekarang Pak Teddy ditangkap terkait narkoba,” komntar warganet.

Mafia judi udah, mafia narkoba udah, spesialis maling motor udah, bantu koruptor udah, bunuh bawahan udah, bunuh massal supporter bola udah, suap sana-sini udah, korupsi udah. Udah toh, wes bubar dipanggil bapak tuh naik bis,” imbuh warganet lain.

“Logikanya aparat ngintai pemakai narkoba enggak mungkin sehari dua hari tangkap, bisa hitungan minggu atau bulan, tapi ini ditangkap baru beberapa hari setelah menjabat jabatan baru Kapolda Jatim,” tambah lainnya.

“Kayak pemain pengganti yang baru masuk lapangan trus langsung dikartu merah,” tulis warganet di kolom komentar.

“Polisi kita enggak mau kalah sama penjahat-penjahatnya,” timpal lainnya.

Baca Juga :  Kisah Pilu di Balik 'Broken Strings': Aurelie Moeremans Bicara Korban Grooming Usia 15 Tahun

Merosotnya Kepercayaan Masyarkat ke Polri

Lembaga Konsultan Politik, Charta Politika Indonesia merilis hasil survey terkini terkait tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tinggi negara

Dari hasil survey yang dipublikasikan, terlihat bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Lembaga Tinggi Polri menurun drastis.

Dalam hasil survei bulan Juni lalu, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri cukup tinggi, yakni berada di angka 73 persen. Namun pada Agustus menurun menjadi 55 persen, yang artinya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri menurun 18 persen.

Terkait berbagai masalah di Polri, pengamat politik dan akademisi Rocky Gerung menyebutkan bahwa perlu adanya revolusi di lembaga Polri.

“Jadi sebetulnya ucapkan saja Jokowi, kasih mandat buat masyarakat sipil buat reorganisasi kepolisian,” ujar Rocky Gerung dalam video di kanal Youtube Rocky Gerung Official. (suaracom)

Berita Terkait

Ditemukan Serpihan di Puncak Bulusaraung, Benarkah Milik Pesawat ATR 42-500 yang Hilang?
KPK Duga Mantan Sekjen Kemenaker Terima Dana Miliaran dari Pemerasan RPTKA
KPK Duga Sejumlah Dana Haji Mengalir ke Pengurus PBNU
Heboh Video Gibran Dikasih Kopi Biar Gak Ngantuk, Sindir Balik Materi Stand Up Pandji?
Sentimen Positif China Dongkrak Harga Batu Bara Global, Bursa Newcastle dan Rotterdam Hijau
Viral Pagi, Lupa Sore: Jebakan Algoritma yang Mengubah Cara Kita Berpikir
Apa Itu VPN? Mengenal Cara Kerja, Manfaat, dan Panduan Aman Menggunakannya
Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:25 WIB

Ditemukan Serpihan di Puncak Bulusaraung, Benarkah Milik Pesawat ATR 42-500 yang Hilang?

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:03 WIB

KPK Duga Mantan Sekjen Kemenaker Terima Dana Miliaran dari Pemerasan RPTKA

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:01 WIB

KPK Duga Sejumlah Dana Haji Mengalir ke Pengurus PBNU

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:39 WIB

Heboh Video Gibran Dikasih Kopi Biar Gak Ngantuk, Sindir Balik Materi Stand Up Pandji?

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:37 WIB

Viral Pagi, Lupa Sore: Jebakan Algoritma yang Mengubah Cara Kita Berpikir

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:48 WIB

Apa Itu VPN? Mengenal Cara Kerja, Manfaat, dan Panduan Aman Menggunakannya

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:06 WIB

Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:11 WIB

Waspada! YLBHI Ungkap Dampak Buruk RUU Propaganda Asing Bagi Jurnalis & LSM

Berita Terbaru

Ilustrasi Gedung KPK.

Berita

KPK Duga Sejumlah Dana Haji Mengalir ke Pengurus PBNU

Sabtu, 17 Jan 2026 - 19:01 WIB