Pemkab Kotim Diminta Alokasikan Anggaran Perbaikan Infrastruktur Pasca Banjir

- Jurnalis

Jumat, 23 September 2022 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Khozaini

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Khozaini

1tulah.com,SAMPIT-Kerusakan infrastruktur di wilayah Kotim sebagai dampak banjir, harus mendapat perhatian serius dari Pemkab Kotim. Upaya perbaikan yang nantinya akan mempergunakan dana dari APBD harus benar-benar menjadi perhatian serius.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Khozaini mengatakan, banjir yang melanda di beberapa wilayah Kotawaringin Timur beberapa waktu lalu,  terutama di bagian utara- dan permukiman di perkotaan, berdampak serius terhadap kerusakan infrastruktur jalan.

Hal ini menjadi pekerjaan rumah untuk pemerintah daerah untuk mengalokasikanya dalam APBD 2023 nanti . “Banyak jalan yang rusak akibat banjir, hal ini mesti jadi perhatian kita pada saat membahas anggaran, “ujar Khonzaini kepada 1tulah.com di Sampit, Jumat (23/9/2022).

Baca Juga :  Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG

Menurutnya, sudah banyak laporan secara lisan dari masyarakat terkait kerusakan jalan itu, baik yang ada di tingkat kecamatan desa hingga dikota sampit nya banyak jalan gang yang rusak.

“Tahun ini sudah hampir habis kita lewati, dan sampai saat ini belum ada kemarau, sementara banjir sudah berkali  kali terjadi,  tidak bisa kita pungkiri nanti anggaran bakal banyak tersedot untuk perbaikan jalan terutama yang sudah rusak parah,”katanya.

Baca Juga :  KPK Didesak Usut Hasil Kebun Sawit Sitaan PT Agrinas Palma Nusantara, Potensi Kerugian Negara Triliunan Rupiah

Kerusakan akibat banjir ini bukan hanya membuat jalan berlubang saja, bahkan ada yang terputus, contohnya di simpang Sangai lalu itu sempat tidak bisa dilalui kendaraan, karena terputus dan juga becek  atau berlumpur.

“Kondisinya memang harus ditangani serius, memang kita akui kerusakan jalan tersebut karena pengaruh alam, sehingga  kita tidak bisa mencari solusi selain memperbaikinya lagi, dengan kualitas jalan yang leih baik, misalnya dengan corbeton, terutama di titik titik terparah,”ungkap Khonzaini.(emmy)

 

Berita Terkait

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran
Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul
Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47
Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim
DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga
Temui Presiden Prabowo, Panglima Jilah Bawa Aspirasi Masyarakat Adat Dayak
Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU
Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:22 WIB

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:23 WIB

DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Banggar DPRD Kalteng dan TAPD Sepakati Tambahan Bagi Hasil Kab/Kota Rp186,71 Miliar di APBD 2027

Berita Terbaru

Ilustrasi KPK. (KPK)

Berita

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:22 WIB