Menu

Mode Gelap

Berita · 16 Sep 2022 17:25 WIB

Tiap Tahun Makin Meluas, Wilayah Terdampak Banjir di Kalteng


 Ir. H Wisman, MSi, Anggota Komisi II DPRD Kalteng. Foto: Ingkit Perbesar

Ir. H Wisman, MSi, Anggota Komisi II DPRD Kalteng. Foto: Ingkit

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Banjir hampir terjadi setiap tahun di wilayah Kalteng. Kondisi ini sebenarnya masih dapat dimaklumi, lantaran sebagian besar wilayah di Bumi Tambun Bungai ini memang dikelilingi sungai.

Hanya saja, kecenderungan yang terjadi bahwa kawasan yang terdampak banjir semakin meluas. Beberapa kawasan yang sebelumnya tidak pernah kebanjiran, dalam beberapa tahun ini ikut terendam banjir.

Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Wisman meminta pemerintah daerah baik provinsi, kabupaten/kota supaya dapat mengkaji dengan serius faktor-faktor penyebab banjir yang kerap terjadi wilayah Kalteng.

Menurutnya, bencana banjir terjadi tidak hanya diakibatkan oleh curah hujan tinggi, namun pasti ada faktor penyebab lainnya. Seperti, kurangnya resapan air yang diakibatkan eksploitasi hutan secara berlebihan maupun pendangkalan sungai dan lain-lain.

“Karena banjir di Kalteng ini terjadi hampir setiap tahun dan itu kerap dialami beberapa daerah yang ada. Masyarakat di pinggiran DAS yang sangat terdampak,” kata Wisman kepada 1tulah.com, Kamis (15/9/2022).

Ia mengatakan, terkait bencana banjir ini pemda harus serius menanggapinya dan tidak memandang remeh. Sebab, dampak bencana ini sangat dirasakan masyarakat terutama terhadap aktivitas sehari-hari salah satunya perekonomian.

Dikatakannya, setiap tahun banjir yang terjadi di Kalteng ini semakin meluas. Awalnya daerah yang belum pernah terdampak banjir sekalipun dalam beberapa tahun terakhir juga terdampak, sehingga perlu adanya kajian-kajian mendalam yang dilakukan oleh pemerintah.

Wisman menilai, area wilayah banjir di Kalteng yang setiap tahun kian meluas ini terjadi karena serangkaian aktivitas yang merusak daerah resapan air, sehingga ketika hujan turun dengan itensitas tinggi daerah resapan itu tidak lagi mampu menahan air dan terjadilah banjir.

“Kami sangat berharap ada upaya-upaya dari pemerintah untuk mengkaji persoalan ini, jangan sampai Kalteng ini terus dilanda banjir setiap tahunnya apalagi banjir yang terjadi kadang-kadang sangat besar. Kami juga minta pemerintah bersama dengan pihak terkait lainnya sebisa mungkin menanggulangi eksploitasi kayu secara besar-besaran di provinsi ini,” tandasnya. (Ingkit)

 

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polisi Masih Selidiki Penyebab Ledakan di Asrama Polisi

26 September 2022 - 10:18 WIB

Polisi masih selidiki penyebab ledakan di Asrama Polisi (suara.com)

Viral Suara Pengamen Bawakan Lagu Bon Jovi, Warganet : Keren Suaranya

26 September 2022 - 09:40 WIB

Viral pengamen mirip vokalis Bon Jovi (tangkapan youtube)

Tukang Ojek dan Nelayan Bakal Terima Bansos, Pencairan Oktober-Desember, Lengkapi Syarat-syaratnya Ini

26 September 2022 - 08:36 WIB

Sadis, Polwan BNN Diduga Aniaya dan Sekap Perempuan

26 September 2022 - 08:33 WIB

Ilustrasi - polwan BNN diduga aniaya dan sekap perempuan (suara.com)

Kejurda Grasstrack 2022 Barsel, Jaring Pebalap Lokal di Ajang Porprov 2023

26 September 2022 - 08:25 WIB

Berteman dengan 4 Zodiak Ini, Dijamin deh Selalu Riang Gembira

26 September 2022 - 07:50 WIB

Trending di Berita