Proyek Food Estate Singkong di Gunung Mas Dikabarkan Gagal, Benarkah?

- Jurnalis

Rabu, 7 September 2022 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi II  DPRD Kalteng, Sudarsono

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Sudarsono

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Tidak ada kabarnya, proyek food estate tanaman singkong di Kabupaten Gunung Mas dikabarkan gagal. Sebelumnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertahanan RI (Kemenhan) melakukan pembukaan lahan besar-besaran di Gunung Mas, lahan yang luasanya mencapai ribuan haktare ini digadang-gadang ditanami singkong.

Seiring berjalanya waktu, belum ada ekspose resmi dari pemerintah tentang keberhasilan proyek tanaman singkong tersebut, sementara ribuan hektare lahannya sudah terdeporestasi.

Kabar kurang menggembirakan proyek singkong ini turut menjadi perhatian Komisi II DPRD Kalteng. Dalam waktu dekat, komisi yang membidangi Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) akan menjadwalkan untuk terjun ke lokasi guna melihat langsung fakta di lapangan.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng H Sudarsono mengatakan, saat ini pihaknya belum bisa memberikan banyak komentar, sebelum melihat kondisi dan fakta sebenarnya dari isu kegagalan program Food Estate singkong.

Baca Juga :  Suami Wamen Stella Christie Kecelakaan Ski di Aspen: Alami Cedera Tulang Belakang Hingga Pecah Aorta

“Sebelumnya kita sudah melaksanakan pembahasan terkait isu kegagalan program Food Estate singkong, dan kami akan menjadwalkan untuk terjun langsung ke lapangan, guna melihat kondisi dan fakta sebenarnya yang terjadi,” Sudarsono kepada 1tulah.com di Palangka Raya, Selasa (6/9/2022).

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) II meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Seruyan ini juga mengatakan, program Food Estate singkong di Kabupaten Gumas, direalisasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya asupan karbohidrat.

Perlu adanya upaya-upaya dalam rangka menyukseskan program Food Estate singkong. Dalam arti, mulai dari proses penggarapan, hingga panen harus dilaksanakan secara optimal oleh pemerintah maupun stakeholder terkait.

Baca Juga :  Masa Depan E-Government Indonesia: Antara Inovasi Teknologi dan Penegakan Hukum

“Kalau memang ada indikasi kegagalan, maka hal inilah yang akan kami pertanyakan ke dinas teknis, apalagi kita juga tidak punya kewenangan secara langsung, tetapi untuk proyek-proyek seperti Food Estate jangan sampai hanya sekadar menyerap anggaran, tetapi tidak punya manfaat besar bagi kepentingan daerah,” ujarnya.

Baik eksekutif maupun legislatif, sambungnya, berkeinginan baik proyek APBN dan APBD bisa bermanfaat bagi daerah, sehingga apabila proyek Food Estate singkong benar-benar gagal atau tidak tepat sasaran, maka DPRD Kalteng khususnya Komisi II akan menyampaikan rekomendasi kepada Pemprov agar hal tersebut disampaikan langsung ke pemerintah pusat. (Ingkit)

 

Berita Terkait

KPK Bakal Usut Anggota Komisi V DPR Terkait Dugaan Suap Proyek DJKA
Pertanyakan Truk Plat B-Tenaga Kerja Luar Perusahaan Barut, Patih Herman: Potensi Rugikan PAD dan Masyarakat Lokal
Sejarah Baru! KPop Demon Hunters Raih 2 Nominasi Oscar 2026: Animasi Netflix Terpopuler
Cari Sandal yang Nyaman untuk Lansia? Ini 5 Merk Terbaik Pengganti Crocs
Bedah Pidato Davos: Mengapa Prabowonomics Jadi Magnet Investasi Global Baru?
DPRD Kalteng Soroti Proyeksi Bank Kalteng 2026: Dorong Digitalisasi dan Penguatan Modal
Berani Main Harga Daging Jelang Ramadan? Siap-siap Izin Usaha Dicabut Permanen oleh Mentan
Rapat Kecil di Paviliun Indonesia: Prabowo dan Jajaran Menteri Godok Visi Pasca-WEF
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:25 WIB

KPK Bakal Usut Anggota Komisi V DPR Terkait Dugaan Suap Proyek DJKA

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:12 WIB

Pertanyakan Truk Plat B-Tenaga Kerja Luar Perusahaan Barut, Patih Herman: Potensi Rugikan PAD dan Masyarakat Lokal

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:39 WIB

Sejarah Baru! KPop Demon Hunters Raih 2 Nominasi Oscar 2026: Animasi Netflix Terpopuler

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:23 WIB

Bedah Pidato Davos: Mengapa Prabowonomics Jadi Magnet Investasi Global Baru?

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:14 WIB

DPRD Kalteng Soroti Proyeksi Bank Kalteng 2026: Dorong Digitalisasi dan Penguatan Modal

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:06 WIB

Berani Main Harga Daging Jelang Ramadan? Siap-siap Izin Usaha Dicabut Permanen oleh Mentan

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:55 WIB

Rapat Kecil di Paviliun Indonesia: Prabowo dan Jajaran Menteri Godok Visi Pasca-WEF

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:46 WIB

Waspada! Belasan Bank Bangkrut di Awal 2026, Apakah Tabungan Anda Aman?

Berita Terbaru

Simpan 35 Paket Sabu, Warga Kapuas Diamankan Polisi (Foto : Ist)

Daerah

Simpan 35 Paket Sabu, Warga Kapuas Diamankan Polisi

Jumat, 23 Jan 2026 - 20:08 WIB