Tak berapa lama, kata Ilham, datang kelotok warga menolong karena mereka melihat ditengah kegelapan itu tangannya melambai-lambai.
Warga meminta dia naik ke atas kelotok, namun Ikhsan tetap menggantung di kelotok milik warga yang menyelematkannya.
“Pak teman saya bertiga belum ketemu, coba di cari pak,” kata Ikhsan Maulana.
Ditanya saat kejadian kemana kelotok cis yang ditumpangi, Ikhsan menjawab tidak ada, karena saat tenggelam dengan posisi kemudi langsung masuk ke sungai dan ketika itu langsung hilang.
“Kondisi saya sudah normal pak, tapi saya sedih dua teman saya Fransisco Redi dan Mohammad Ilham Wiradhika, serta motoris Irwan Suseno justru tidak tertolong dan meninggal dunia,” ungkapnya lagi.
Dia malah bertutur, tak ada sama sekali pirasat tidak baik sebelum kejadian. Malah air julmah banyak sempat berhasil diantar ke tongkang. Kejadian nahas saat pengambilan air kedua, dan saat mereka hendak pulang.”Tapi syukur saya bisa selamat biar orang tahu kejadian sesungguhnya. Saya jug sudah mengabari keluarga saya di Kampung,” tutupnya.(*)

![Willy Dozan mengaku tak bisa lagi melakukan adegan ekstrem dalam film. Penyebabnya karena dia mengalami pengapuran di kaki. [Rena Pangesti/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/willy-dozan-360x200.jpg)




![Dokter Detektif alias Doktif saat konferensi pers di Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu, 7 Januari 2026. [Suara.com/Rena Pangesti]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/doktif-225x129.jpg)





![Dokter Detektif alias Doktif saat konferensi pers di Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu, 7 Januari 2026. [Suara.com/Rena Pangesti]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/doktif-360x200.jpg)










