Legislator ini Ingatkan Orang Tua Wajib Lindungi Anak dari Pelecehan Seksual

- Jurnalis

Senin, 18 Juli 2022 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Barito Utara Mustafa Joyo Muchtar.Foto.Delia/1tulah.com

Anggota DPRD Barito Utara Mustafa Joyo Muchtar.Foto.Delia/1tulah.com

1TULAH.COM, MUARA TEWEH– Beberapa hari belakangan topik pelecehan seksual ramai dibicarakan publik. Perlu disadari, tindakan pelecehan seksual sering terjadi pada perempuan dan anak.  Tentu ini jadi kekhawatiran buat banyak orang, terutama untuk orang tua yang masih punya anak kecil.

Kekhawatiran ini sama dirasakan anggota DPRD Barito Utara Mustafa Joyo Muchtar.

Dia berharap, anak-anak wajib mendapatkan perlindungan yang sungguh-sungguh dari semua elemen masyarakat, baik itu dari pemerintah, orang tua dan elemen masyarakat lain.

Sebab saat ini kata dia, bisa saja terjadi pelecehan seksual terhadap anak-anak di daerah ini, seperti yang ramai di berita media online terjadi di daerah lain.

Baca Juga :  Sentimen Positif China Dongkrak Harga Batu Bara Global, Bursa Newcastle dan Rotterdam Hijau

“jadi para orang tua wajib melindungi anak-anaknya dari tindakan pelecehan seksual. Bentengi juga mereka dengan mengedukasi seksualitas sejak dini, kerjasama dengan pihak sekolah dan terpenting juga awasi aktivitas anak di media sosial,” ujar Mustafa Joyo Muchtar, Senin 18 Juli 2022.

Politisi Partai Gerindra Barito Utara ini menambahkan, anak-anak adalah merupakan potensi yang sangat penting bagi generasi penerus masa depan bangsa, penentu kualitas sumber daya manusia (SDM) yang menjadi pilar utama pembangunan.

Karena itu kualitas anak perlu ditingkatkan dan yang terpenting lagi anak seharusnya mendapatkan perlindungan yang sungguh-sungguh dari semua elemen masyarakat serta pemerintah daerah.

Baca Juga :  Viral Pagi, Lupa Sore: Jebakan Algoritma yang Mengubah Cara Kita Berpikir

Saat ini lanjut dia, pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah mendesain dan mensosialisasikan sebuah sistem dan strategi pemenuhan hak-hak anak yang terintegrasi dan berkelanjutan dengan mengembangkan kebijakan kabupaten atau kota layak anak (KLA).

“Maka dari itu lah kita berharap agar setiap elemen masyarakat bisa menjaga anak anak untuk generasi penerus masa yang akan datang kita nantinya,” kata Mustafa Joyo Muchtar.(*)

Berita Terkait

Prabowo Usulkan Keponakannya Jadi Deputi Gubernur BI Gantikan Juda Agung
Gelar Training ESQ, Bupati H Shalahuddin Ingin Cetak SDM Tangguh Bangun Barut
Polisi Sulsel Siapkan Tim DVI Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500
Fadli Zon Serahkan SK Pengelola Cagar Budaya Keraton Solo, Ini Fakta-Fakta Kericuhannya
Senegal Juara Piala Afrika 2025! Bungkam Maroko Lewat Drama Penalti Gagal dan Gol Pape Gueye
Tim SAR Gabungan Diturunkan ke Gunung Bulusaraung Usai Temuan Serpihan ATR
Bandingkan dengan Negara Raksasa, Airlangga Hartarto Sebut Ekonomi RI Tetap Solid
Mengenal Food Genomics: Rahasia Diet Presisi Berdasarkan DNA Anda

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 17:10 WIB

Prabowo Usulkan Keponakannya Jadi Deputi Gubernur BI Gantikan Juda Agung

Senin, 19 Januari 2026 - 16:26 WIB

Gelar Training ESQ, Bupati H Shalahuddin Ingin Cetak SDM Tangguh Bangun Barut

Senin, 19 Januari 2026 - 08:10 WIB

Fadli Zon Serahkan SK Pengelola Cagar Budaya Keraton Solo, Ini Fakta-Fakta Kericuhannya

Senin, 19 Januari 2026 - 08:01 WIB

Senegal Juara Piala Afrika 2025! Bungkam Maroko Lewat Drama Penalti Gagal dan Gol Pape Gueye

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:56 WIB

Tim SAR Gabungan Diturunkan ke Gunung Bulusaraung Usai Temuan Serpihan ATR

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:40 WIB

Bandingkan dengan Negara Raksasa, Airlangga Hartarto Sebut Ekonomi RI Tetap Solid

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:41 WIB

Mengenal Food Genomics: Rahasia Diet Presisi Berdasarkan DNA Anda

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:03 WIB

Lelah Menjelaskan? Ini 7 Cara Melepaskan Emosi Negatif Tanpa Harus Bercerita

Berita Terbaru