Pemerintah Harus Jaga Stabilitas Harga Karet

- Jurnalis

Selasa, 8 Maret 2022 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Ary Dewar.(Fit).

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Ary Dewar.(Fit).

Sampit, – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Ary Dewar mengatakan keberadaan petani karet di Bumi Habaring Hurung ini sangat banyak. Sebab itu peran pemerintah agar dapat menjaga kestabilan harga komoditas karet, supaya roda perekonomian masyarakat petani karet bisa meningkat.

“Sangat diharapkan pemerintah bisa memfasilitasi dalam menyetabilkan harga komoditas karet, karena dari informasinya, sempat terjadi penurunan meski tidak sigfikan. Jangan sampai harganya itu semakin drop seperti dulu. Kasian petani kita jika hal itu sampai terjadi,” kata Ary Dewar, 8 Maret 2022.

Baca Juga :  Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Waket III DPRD Kalteng Minta Pemda Fokus pada Potensi Kreatif dan Modal

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kotim ini menerangkan, normal bahkan kenaikan harga getah karet, menjadi sesuatu yang diharapkan petani karet terutama di Kotim agar mereka bisa tetap mendapat keuntungan dengan harga yang stabil.

“Harga getah karet kisaran Rp 10 ribu – Rp 13 ribu per kilo gram itu menjadi harapan masyarakat. Dengan harga yang stabil, diatas Rp 10 ribu, menjadi barometer ‘cukup mapan’ bagi petani karet lokal. Kalau harganya lebih rendah bahkan merosot sangat jauh, pastinya masyarakat akan enggan untuk memanen hasil kebunnya,” jelas Ary Dewar.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Soroti Penghentian Sementara Dapur Program SPPG: Standar BGN Harga Mati!

Dirinya menilai, apabila pemerintah tidak dapat membantu masyarakat dalam menyetabilkan harga getah karet tersebut, maka akan berdampak buruk yang tidak hanya dirasakan oleh masyarakat tapi juga daerah.

“Bisa saja masyarakat itu beralih profesi, agar bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mulai dari kebutuhan makan, pengobatan, hingga biaya sekolah. Hal ini tentu juga akan merugikan bagi daerah jika profesi yang dikerjakan masyarakat itu ilegal atau melanggar hukum,”Demikian Ary Dewar.(Fit)

Berita Terkait

Perkuat Peran Fraksi di Parlemen, Silaturahmi DPRD Kalteng dan PKB
DPRD Barito Utara Sepakati Proyek Strategis Dijalankan Secara Multiyears
Perkuat Pengawasan! Komisi I dan II DPRD Kalteng Evaluasi LKPj APBD 2025
DPRD Barut Nilai Safari Jumat Bupati sebagai Wujud Kepedulian terhadap Infrastruktur Masyarakat
Edi Pran Aji Soroti Banyak Guru di Barut Masih Berijazah SMA, Ini Jadi PR Besar
DPRD Barut Wardatun Apresiasi Kolaborasi Pemkab Raih Tiga Penghargaan
DPRD Barut Nilai Penghargaan Jadi Bukti Keseriusan Pemkab Turunkan Stunting
Komisi III DPRD Kalteng Soroti Jaminan Kesehatan Pekerja Pendatang di Kabupaten Kapuas

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:46 WIB

Perkuat Peran Fraksi di Parlemen, Silaturahmi DPRD Kalteng dan PKB

Kamis, 30 April 2026 - 17:03 WIB

DPRD Barito Utara Sepakati Proyek Strategis Dijalankan Secara Multiyears

Kamis, 30 April 2026 - 15:09 WIB

Perkuat Pengawasan! Komisi I dan II DPRD Kalteng Evaluasi LKPj APBD 2025

Kamis, 30 April 2026 - 09:54 WIB

DPRD Barut Nilai Safari Jumat Bupati sebagai Wujud Kepedulian terhadap Infrastruktur Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 09:49 WIB

Edi Pran Aji Soroti Banyak Guru di Barut Masih Berijazah SMA, Ini Jadi PR Besar

Rabu, 29 April 2026 - 23:09 WIB

DPRD Barut Wardatun Apresiasi Kolaborasi Pemkab Raih Tiga Penghargaan

Rabu, 29 April 2026 - 23:01 WIB

DPRD Barut Nilai Penghargaan Jadi Bukti Keseriusan Pemkab Turunkan Stunting

Rabu, 29 April 2026 - 03:18 WIB

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Jaminan Kesehatan Pekerja Pendatang di Kabupaten Kapuas

Berita Terbaru