Komisi II DPRD Kotim Kunjungi Pabrik Pengolahan Minyak Goreng

- Jurnalis

Selasa, 25 Januari 2022 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Jajaran Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, saat melihat langsung proses pengemasan produk olahan minyak kelapa sawit menjadi minyak goreng di Pabrik PT. SSM di Desa Bagendang,  Kecamatan Mentaya Hilir Utara. Fotografer: Ifit/1tulah.com.

Foto: Jajaran Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, saat melihat langsung proses pengemasan produk olahan minyak kelapa sawit menjadi minyak goreng di Pabrik PT. SSM di Desa Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara. Fotografer: Ifit/1tulah.com.

1tulah.com, SAMPIT- Jajaran Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah dengan dipimpin langsung oleh Ketua Hj. Darmawati mendatangi pabrik pengolahan minyak goreng milik PT. Sukajadi Sawit Mekar (SSM) Musim Mas Group.

Dalam kunjungan tersebut Darmawati Ketua Komisi II DPRD Kotim turut didampingi Wakil Ketua Faisal Damarsing, anggota Hj. Mariani dan M. Abadi. Rombongan disambut langsung oleh General Manager Humas Musim Mas Group, Rusli Salim dan jajaran staf Perusahaan.

“Jadi maksud dan tujuan kami hari ini untuk menindaklanjuti soal harga minyak goreng yang naik secara signifikan di tengah perbaikan ekonomi pasca pandemi Covid-19, karena itu sengaja kami kunjungi pabrik pengelohan minyak goreng dari perusahaan kelapa sawit untuk mengetahui jumlah pasti kuota minyak yang telah disalurkan kepada masyarakat,” kata Darmawati di Sampit, Selasa (25/1/2022).

Menurut Darmawati, kondisi kenaikan sekaligus kelangkaan minyak goreng yang terjadi saat ini, sangat terasa aneh, padahal di Kotim sendiri ada banyak perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pabrik pengelohan minyak CPO yang salah satu produknya juga menghasilkan minyak goreng.

Baca Juga :  Poin Sama dengan Borneo FC, Persib Bandung Juara Super League 2025/2026 Unggul Head-to-Head

“Kita ketahui bersama bahwa kenaikan harga minyak goreng memang terjadi diseluruh indonesia, meski demikian justru akan aneh jika kondisi yang sama terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur yang jelas-jelas ada banyak PBS yang memiliki pabrik pengelohan minyak kelapa sawit,” ungkap Darmawati.

Menanggapi hal itu, Rusli Salim menyampaikan bahwa pihaknya saat ini telah melakukan beberapa terobosan untuk membantu menormalkan harga minyak goreng yang mengalami kenaikan.

Saat ini PT. SSM bersama PT. Globalindo Alam Perkasa (GAP) satu group melaksanakan kegiatan pasar murah bagi masyarakat bekerjasama dengan pihak pemerintah Kecamatan.

“Bentuk kerjasama menurunkan harga minyak goreng itu, kami bersama pihak pemerintah kecamatan mentaya hilir utara sudah mendistribusikan minyak goreng kemasan 1 liter dengan harga Rp14 ribu kepada masyarakat, jadi masyarakat bisa beli langsung produk kita di kantor kecamatan,” ungkap Rusli Salim.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Terima Gelar Adat Dayak Tertinggi di HUT ke-69 Kalteng

Kemudian lanjutnya, upaya lainnya yang juga telah dilakukan oleh pihaknya dengan menyalurkan sebanyak 72.000 liter minyak goreng kemasan kepada pihak rekanan yang ditunjuk perusahaan sebagai distributor minyak goreng dari PT. SSM dan PT. GAP untuk di ecer ketingkat pasar.

“Garis besarnya kami sangat mendukung apapun bentuk kebijakan dari pemerintah pusat maupun daerah terkait bagaimana bersama-sama menyikapi persoalan kelangkaan sekaligus kenaikan harga minyak goreng yang sampai kepada masyarakat,” jelas Rusli.

Dalam kunjungan tersebut juga jajaran Komisi II DPRD Kotim juga dipersilahkan untuk melihat secara langsung proses pengemasan minyak goreng dari PT. SSM dengan label Produk M&M yang telah dipasarkan kepada masyarakat.

Berita Terkait

Gunakan Pos Banpres Rp100 M untuk Kurban, Langkah Prabowo Dikritik Politisi PDI-P
Salat Idul Adha 1447H di Masjid Kubah Kecubung, Anggota DPRD Kalteng Okki Maulana Harapkan Berkah bagi Peserta Kurban
5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas, Tetap Awet dan Antibusuk!
Polda Metro Jawab Tudingan di Sidang Andrie Yunus: Tidak Ada Penghentian Kasus!
Kasus Andrie Yunus: TAUD Cium Jaringan Terorganisir, 12 Pelaku Lain Belum Tersentuh
Presiden Prabowo Bagikan 109 Hewan Kurban untuk Warga Bogor
KPK Ungkap Temuan Invoice Jam Tangan Mewah Atas Nama Fadia Arafiq
DPRD Barito Utara Gelar RDP Terkait Pelayanan Kesehatan RSUD dan BPJS

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:53 WIB

Gunakan Pos Banpres Rp100 M untuk Kurban, Langkah Prabowo Dikritik Politisi PDI-P

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:30 WIB

Salat Idul Adha 1447H di Masjid Kubah Kecubung, Anggota DPRD Kalteng Okki Maulana Harapkan Berkah bagi Peserta Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:44 WIB

Polda Metro Jawab Tudingan di Sidang Andrie Yunus: Tidak Ada Penghentian Kasus!

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:36 WIB

Kasus Andrie Yunus: TAUD Cium Jaringan Terorganisir, 12 Pelaku Lain Belum Tersentuh

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:59 WIB

Presiden Prabowo Bagikan 109 Hewan Kurban untuk Warga Bogor

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:46 WIB

KPK Ungkap Temuan Invoice Jam Tangan Mewah Atas Nama Fadia Arafiq

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:25 WIB

DPRD Barito Utara Gelar RDP Terkait Pelayanan Kesehatan RSUD dan BPJS

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:34 WIB

Jelang Hari Raya Idul adha, Pemprov Kalteng Pantau Harga Cabai, Beras, Daging hingga LPG di Palangka Raya

Berita Terbaru

Karyawan BRI Muara Teweh saat berkurban dan membagikan kepada masyarakt sekitar, Rabu(27/05/2026).Foto humas BRI

Muara Teweh

BRI Muara Teweh Kurban 1 Sapi dan 1 Ekor Kambing

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:01 WIB