1tulah.com, JAKARTA – Konvergensi media mendorong jurnalis untuk memiliki ketrampilan atau skill di berbagai bidang seperti menulis, mengambil gambar baik berupa foto maupun video.
“Jurnalis di era konvergensi harus punya ketrampilan teknik untuk mengambil gambar berupa foto serta video maupun merekam,” ujar pakar jurnalisme digital dari Amerika Serikat Michael O’Connell dalam diskusi virtual “Dinamika Konvergensi Media Amerika” di Jakarta, Rabu, 17 November 2021.
Selain memiliki ketrampilan menulis yang tajam dan mendalam, kata O’Connell, jurnalis masa sekarang harus bisa siaran langsung di berbagai media sosial seperti Facebook maupun Instagram.
“Jurnalis harus bisa mempresentasikan kisah secara langsung. Anda harus nyaman di depan kamera dan melakukan wawancara narasumber di depan kamera,” katanya.
Di samping itu, katanya, jurnalis di era konvergensi harus memahami cara kerja media sosial.
“Bagaimana menggunakan media sosial untuk memancing percakapan orang-orang. Bagaimana caranya membuat konten berita yang menarik di mesin pencarian Google,” kata O’Connell.
Ia mengatakan, jurnalis harus dapat memahami bagaimana membuat headline yang mampu menarik rasa ingin tahu pembaca.
“Menciptakan headline yang memikat pembaca, karena pembaca punya kendali kapan dan di mana mereka ingin mengonsumsi berita,” kata O’Connell. *
Sumber: Antara
















![Ilustrasi polisi. [Ist]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2024/08/polisi-360x200.jpg)
![Kerusuhan pecah di sejumlah kota di Belanda usai kekalahan timnas dari Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. [@StevenKrayk]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/rusueh-belanda-360x200.jpg)






![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

