Medco E&P Rehabilitasi Aliran Sungai di Kalimantan Tengah

- Jurnalis

Rabu, 13 Oktober 2021 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medco E&P da SKK Migas Serah Terima Hasil Rehabilitasi. Foto: Antara

Medco E&P da SKK Migas Serah Terima Hasil Rehabilitasi. Foto: Antara

1tulah.com, JAKARTA – PT Medco E&P Indonesia melaksanakan rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan sebagai upaya mendukung pelestarian lingkungan hidup.

Vice President Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi mengatakan, rehabilitasi DAS itu sebagai kewajiban dari Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) yang diperoleh perusahannya.

“Kami terlibat aktif dalam pelestarian lingkungan dengan menanam berbagai jenis tanaman diantaranya, meranti merah, pulai, tengkawang, nangka, durian, dan kemiri,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Rabu, 13 Oktober 2021.

Baca Juga :  Bupati Heriyus: Apkasi Expo Jadi Ajang Promosikan Potensi Murung Raya

Anak usaha MedcoEnergi yang bergerak dalam bidang minyak dan gas bumi ini merehabilitasi DAS di kawasan hutan lindung Meranti Sungai Merah Sub DAS Banyuasin, Sumatera Selatan seluas 18,83 hektare.

Perusahaan itu juga merehabilitasi kawasan hutan produksi tetap di DAS Barito sub DAS Lahung, Permata Intan, Murung Raya, Kalimantan Tengah seluas 83 hektare.

Kegiatan rehabilitasi telah dilakukan oleh Medco E&P Blok Rimau dan Medco Energi Bangkanai Ltd. bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksanaan Kegiatan Industri Hulu Migas (SKK Migas) di kedua wilayah kawasan hutan tersebut.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret

Arif menuturkan bahwa pemerintah telah menyatakan keberhasilan program ini dan telah menandatangani berita acara keberhasilan program tersebut.

Medco E&P bersama SKK Migas lantas melakukan serah terima hasil kegiatan tersebut secara virtual kepada Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (Ditjen PDASHL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Selasa (12/10).

“Kami berharap kerja sama dengan pemerintah dalam rehabilitasi lahan dapat terus dilanjutkan, karena yang sudah dilakukan terbukti dapat berjalan dengan baik,” kata Arif. *

Sumber: Antara

Berita Terkait

Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim
DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga
Temui Presiden Prabowo, Panglima Jilah Bawa Aspirasi Masyarakat Adat Dayak
Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU
Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN
Banggar DPRD Kalteng dan TAPD Sepakati Tambahan Bagi Hasil Kab/Kota Rp186,71 Miliar di APBD 2027
Bupati Heriyus: Apkasi Expo Jadi Ajang Promosikan Potensi Murung Raya
Soroti Kredibilitas Pemerintah, Eks Direktur BAIS TNI Desak Presiden Prabowo Segera Evaluasi Kabinet

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:23 WIB

DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Temui Presiden Prabowo, Panglima Jilah Bawa Aspirasi Masyarakat Adat Dayak

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Bupati Heriyus: Apkasi Expo Jadi Ajang Promosikan Potensi Murung Raya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Soroti Kredibilitas Pemerintah, Eks Direktur BAIS TNI Desak Presiden Prabowo Segera Evaluasi Kabinet

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka, Presiden Prabowo Tegaskan Tak Intervensi

Berita Terbaru