1tulah.com, JAKARTA – PT Medco E&P Indonesia melaksanakan rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan sebagai upaya mendukung pelestarian lingkungan hidup.
Vice President Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi mengatakan, rehabilitasi DAS itu sebagai kewajiban dari Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) yang diperoleh perusahannya.
“Kami terlibat aktif dalam pelestarian lingkungan dengan menanam berbagai jenis tanaman diantaranya, meranti merah, pulai, tengkawang, nangka, durian, dan kemiri,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Rabu, 13 Oktober 2021.
Anak usaha MedcoEnergi yang bergerak dalam bidang minyak dan gas bumi ini merehabilitasi DAS di kawasan hutan lindung Meranti Sungai Merah Sub DAS Banyuasin, Sumatera Selatan seluas 18,83 hektare.
Perusahaan itu juga merehabilitasi kawasan hutan produksi tetap di DAS Barito sub DAS Lahung, Permata Intan, Murung Raya, Kalimantan Tengah seluas 83 hektare.
Kegiatan rehabilitasi telah dilakukan oleh Medco E&P Blok Rimau dan Medco Energi Bangkanai Ltd. bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksanaan Kegiatan Industri Hulu Migas (SKK Migas) di kedua wilayah kawasan hutan tersebut.
Arif menuturkan bahwa pemerintah telah menyatakan keberhasilan program ini dan telah menandatangani berita acara keberhasilan program tersebut.
Medco E&P bersama SKK Migas lantas melakukan serah terima hasil kegiatan tersebut secara virtual kepada Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (Ditjen PDASHL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Selasa (12/10).
“Kami berharap kerja sama dengan pemerintah dalam rehabilitasi lahan dapat terus dilanjutkan, karena yang sudah dilakukan terbukti dapat berjalan dengan baik,” kata Arif. *
Sumber: Antara

![Perjalanan Cinta Roberto Carlos: Punya 11 Anak dari 7 Wanita Berbeda dan Menikah 4 Kali [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/bantah-mualaf-360x200.jpg)







![Sekretaris Steering Committee (SC) Muktamar ke-35 NU, Prof M Nuh. [Suara.com/Lilis Varwati]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/prof-nuh-225x129.jpg)













![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

