1tulah.com, MUARA TEWEH-Pencariankorban tenggelam oleh masyarakat dan Tim SAR akhirnya membuahkan hasil. Terpat di hari ketiga, korban bernama Jum’atni alias Tandeng, warga Kelurahan Tumpung Laung I, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara (Barut) berhasil ditemukan, Senin (11/10/2021) pagi, sekira pukul 06.30 WIB.
“Alhamdulillah korban tnggelam sudah ditemukan. Jasadnya pertama kali ditemukan oleh tiga warga bernama Nuai, Adi dan Arbit,” ujar Plt Camat Montallat Nur Gabrianudin kepada 1tulah.com, Senin pagi.
Tempat ditemukannya, lanjut Camat, tak jauh dari tempat korban dilaporkan tenggelam, sekitar 200 an meter. Ketika itu warga yang melakukan pencarian melihat jasad korban mengapung kurang lebih 40 meter dari bibir pantai barito.
“Ketiga warga yang leihat langsung mengangkat mayat korban ke dalam kelotok cis, lalu membawanya pulang ke rumah,” jelas Camat.
“Saya mewkili pemerintah kecamatan mengucapkan terima kasih kepada tim pencarian dan juga masyarakat yang sudah bahu-membahu selama tiga hari mencari jasad korban di perairan Sungai Barito,” ungkap Camat.
Seperti diberitakan 1tulah.com, Warga Kelurahan Tumpung Laung I, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara (Barut) Kalimantan Tengah di laporkan hilang di perairan Sungai Barito, Sabtu (9/10/2021) siang.
Jum’atni alias Tandeng (korban), pertama kali dilaporkan hilang dan tenggelam, Sabtu (9/10/2021) sekira pukul 11.00 WIB.
Siang itu korban pulang menyadap karet di kebun seberang kampung Tumpung Laung I. Setelah selesai menyadap karet korban berencana pulang ke kampung, dengan menggunakan Sampan (jukung). Sebelum pulang kearah kampung korban mendayung sampan ke arah hulu yang harus melalui Tongkang Batubara yang lagi bersandar di seberang kampung.
Saat berada di muka tongkang, korban mengarahkan sampannya hendak menuju ke tepian barito tepat di depan tongkang. Diduga karena arus Sungai Barito cukup deras, sampan yang dinaiki korban oleng dan terbalik di depan tongkang .
Korban berenang ketepian pantai tetepi belum sampai ke pinggir pantai korban hanyut dan tersandar ke bawah tongkang bagian depan dan akhirnya menghilang.(*)

![Willy Dozan mengaku tak bisa lagi melakukan adegan ekstrem dalam film. Penyebabnya karena dia mengalami pengapuran di kaki. [Rena Pangesti/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/willy-dozan-360x200.jpg)




![Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/purbaya-rupiah-anjlok-225x129.jpg)
![ARSIP-Suasana pengolahan sampah di Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta, Selasa (25/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/bank-sampah-225x129.jpg)




![Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/purbaya-rupiah-anjlok-360x200.jpg)
![ARSIP-Suasana pengolahan sampah di Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta, Selasa (25/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/bank-sampah-360x200.jpg)








