Minum Cairan Disinfektan, Satu Napi Tewas dan 7 Lagi Dilarikan ke Rumah Sakit

- Jurnalis

Jumat, 11 Juni 2021 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

1tulah.com– Sebanyak delapan narapidana(napi) dilaporkan rame-rame minum disinfektan yang dicampur serbuk perasa minuman. Akibatnya, 7 orang dilarikan ke rumah sakit, sementara satu diantaranya dikabarkan meninggal dunia.

Mengutip Suara.com, jaringan media 1tulah.com, peristiwanya terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (LP) perempuan Kelas IIA Denpasar. Mereka dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar.

“Jadi ini kan ada disinfektan untuk protokol kesehatan kami letakkan per kamar untuk rutin disemprot. Nah disinfektan ini disalahgunakan dan dicampur dengan nutrisari lalu diminumlah sama mereka,” kata Kepala Lapas Kelas IIA Denpasar Lili saat dikonfirmasi di Denpasar, Jumat.

Baca Juga :  Muharam1446 H di Barsel: Pj Bupati Ajak Umat Muslim Jadikan Hijrah Nabi Sebagai Teladan

Ia mengatakan, ada delapan warga binaan yang dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar untuk diberikan penanganan lebih lanjut. Namun, satu orang di antaranya dinyatakan telah meninggal dunia.

“Kejadiannya kemarin Kamis (10/06). Awalnya ada satu orang WBP ngaku sakit perut sampai muntah-muntah, ngakunya maag tapi akhirnya mengaku kalau minum disinfektan. Selanjutnya semuanya akhirnya ngaku,” katanya.

Lili mengatakan awalnya ada empat orang warga binaan dibawa ke RSUP Sanglah, satu orang dinyatakan meninggal dunia, dua orang mendapatkan penanganan cuci darah dan satu lainnya masih rawat jalan.

Baca Juga :  Terungkap! Dugaan Orang Dalam di Balik Kebocoran Data PDN, Pakar Minta Investigasi Mendalam

Sementara pada pagi tadi, Jumat (11/06) menyusul ada empat warga binaan dengan keluhan yang sama dibawa ke RSUP Sanglah.

“Petugas kami langsung mengurus mereka ke rumah sakit, sampai 24 jam menemani mereka sampai sembuh. Satu WBP didampingi satu petugas lapas,” katanya.

Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan koordinasi serta tindak lanjut dari penemuan warga binaan yang diduga minum disinfektan.(eni)

Berita Terkait

Indonesia Termasuk Negara Penyumbang Sampah Terbesar di Dunia, Setara 4.800 Candi Borobudur!
Kamal Haasan Kembali Beraksi di Indian 2! Simak Sinopsis dan Daftar Pemainnya
Olimpiade Paris 2024: Momen Bersejarah Kesetaraan Gender Penuh Disambut Atlet Perempuan!
DPRD dan Pemkab Barito Utara Sepakati Penyempurnakan Struktur Perangkat Daerah
Terbuka dan Akuntabel: Pemkab Barito Utara Libatkan DPRD dalam Penyusunan APBD 2025
Katy Perry Kembali dengan Album Baru Bertajuk “143”, Penuh Semangat dan Cinta!
Pj Bupati Barito Timur Raih Prestasi dan Catatan Penting di Evaluasi Triwulan III 2024!
Penyelidikan Terbakarnya Remaja Putri di Bangi Wao Bartim, Polda Kalteng dan Polres Bartim Bentuk Tim Gabungan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 07:58 WIB

Indonesia Termasuk Negara Penyumbang Sampah Terbesar di Dunia, Setara 4.800 Candi Borobudur!

Sabtu, 13 Juli 2024 - 07:50 WIB

Kamal Haasan Kembali Beraksi di Indian 2! Simak Sinopsis dan Daftar Pemainnya

Sabtu, 13 Juli 2024 - 07:39 WIB

Olimpiade Paris 2024: Momen Bersejarah Kesetaraan Gender Penuh Disambut Atlet Perempuan!

Sabtu, 13 Juli 2024 - 07:22 WIB

DPRD dan Pemkab Barito Utara Sepakati Penyempurnakan Struktur Perangkat Daerah

Jumat, 12 Juli 2024 - 17:19 WIB

Terbuka dan Akuntabel: Pemkab Barito Utara Libatkan DPRD dalam Penyusunan APBD 2025

Jumat, 12 Juli 2024 - 16:31 WIB

Katy Perry Kembali dengan Album Baru Bertajuk “143”, Penuh Semangat dan Cinta!

Jumat, 12 Juli 2024 - 16:15 WIB

Pj Bupati Barito Timur Raih Prestasi dan Catatan Penting di Evaluasi Triwulan III 2024!

Jumat, 12 Juli 2024 - 07:45 WIB

Penyelidikan Terbakarnya Remaja Putri di Bangi Wao Bartim, Polda Kalteng dan Polres Bartim Bentuk Tim Gabungan

Berita Terbaru