Usulan Warga Pedesaan Banyak Tak Terealisasi

- Jurnalis

Selasa, 2 Maret 2021 - 00:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Barito Utara, Haji Benny saat bertemu dengan warga desa, dalam rangka menyerap aspirasi warga, Jumat 5 Agustus 2022.

Anggota DPRD Barito Utara, Haji Benny saat bertemu dengan warga desa, dalam rangka menyerap aspirasi warga, Jumat 5 Agustus 2022.

1tulah.com, MUARA TEWEH– Pemerintah daerah Barito Utara (Barut) masih banyak mengutamakan pembangunan proyek besar, melalui Multiyear. Akhirnya, banyak usulan warga desa tak terakomodir. Parahnya, kondisi ini sudah berlangsung dua tahun lebih.

“Di wilayah Dapil 2, banyak usulan warga tak terakomodir. Pemerintah sepertinya mendahulukan proyek-proyek besar melalui Multiyear, akhirnya usulan warga pedalaman tak terakomidir. Ini dirasakan oleh warga di dua kecamatan Teweh Baaru dan Teweh Selatan,” ujar salah anggota DPRD Barut, H Benny, Selasa (2/03/2021).

Baca Juga :  Ratusan Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar, Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang

Dikatakannya, saat reses kemarin, mereka (anggota dewan,red) terus ditanyakan kenapa segala usulan tak satupun diakomodir.

“Kita sulit menjawab, karena ini tahun kedua usulan mereka tak diakomodir. Dan inipun kami tampung lagi untuk masuk usulan di tahun ketiga. Maunya kami para wakil rakyat, pemerintah menampung dan merealisasi 40 atau 60 persen dari usulan warga pedalaman,” ungkap Haji Benny.

Apa saja usulan warga desa? di Hajak lanjut Benny, warga mengusulkan lanjutan penanganan Jalan tembus Desa hajak menuju Malawaken. Lalu di Desa Pandran, warga meminta perbaikan jembatan dan gereja.

Baca Juga :  Aturan Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK: Celah Intervensi Politik dan Ancaman Independensi

Sedang di Desa Bintang Ninggi, tepatnya transbangdep, warga meminta perbaikan jalan lingkungan. Desa Gandring juga sama, perbaikan jalan. Sementara untuk Kelurahan Jingah, merka meminta pembangunan Kantor Kelurahan.

“Kasian kan sejak lama Kelurahan Jingah itu selallu menumpang dan pinjam bangunan orang lain. Jadi pemerintah meski memperhatikan juga usulan-usulan warga pedalaman dan mau mengalah proyek-proyek besar di tunda,” terangnya. (eni)

Berita Terkait

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran
Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul
Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47
Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim
DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga
Temui Presiden Prabowo, Panglima Jilah Bawa Aspirasi Masyarakat Adat Dayak
Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU
Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:22 WIB

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:23 WIB

DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Banggar DPRD Kalteng dan TAPD Sepakati Tambahan Bagi Hasil Kab/Kota Rp186,71 Miliar di APBD 2027

Berita Terbaru

Ilustrasi KPK. (KPK)

Berita

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:22 WIB