SMA dan SMK di Buntok, Sudah Memenuhi Syarat Belajar Tatap Muka

- Jurnalis

Senin, 1 Maret 2021 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ruangan kelas yang sudah siap menjalani pembelajaran tatap muka.

Foto : Ruangan kelas yang sudah siap menjalani pembelajaran tatap muka.

1tulah.com, BUNTOK– Sejumlah Sekolah Menengah Negeri (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sudah memenuhi persyaratan untuk memulai membelajaran sistem tatap muka, yang rencananya akan dimulai pada Bulan Maret 2021.

Hal ini disampaikan oleh pihak sekolah SMANSA Buntok Nuriati, S. Pd Waka Sarana SMANSA kepada wartawan saat di jumpai di sekolah, Senin (1/3/2021).

Nuriati mengatakan, memang rencananya kami akan mengadakan sistem pembelajaran tatap muka langsung, terutama bagi siswa kelas 10 dam kelas 12, bagi kelas 10 ini para guru masih banyak yang belum mengenal dengan siswanya.

Baca Juga :  Pasca Gempa Pacitan, BMKG DIY Imbau Warga Waspadai Gempa Susulan dan Kondisi Bangunan

“Rencananya kegiatan ini akan kami awali mungkin pada Bulan Maret ini juga, nanti juga kami akan informasikan kepada para siswa dan orang tua murid,” ucapnya.

Lanjutnya, kami bersama pihak Komite sudah mempersipkan surat kepada orang tua siswa meminta untuk menandatanginya dan meminta ijin kepada orang tua murid.

“Sedangkan untuk kelas 12 ini, memang kami mau tatap muka langusng kerana meraka di Tahun ini sudah memasuki semester akhir dan mereka mau menghadapi Ujian Akhir Sekolah (UAS),” katanya.

Nuriati berharap, dengan adanya pembelajaran tatap muka ini, kami bisa melakukan dan memberikan pelajaran secara efektif lagi seperti tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Pimpin Monev Pembangunan, Bupati Mura Ingatkan OPD Antisipasi Kendala Dini

Di tempat berbeda Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 1 Buntok, Joko Lelono, Sp. Mm mengatakan, pihak kami sudah tentu siap, akan tetapi kami masih menunggu masalah perijinan dari pihak Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

Untuk Protokol Kesehatan (Prokes) sendiri pihaknya sudah menyiapakan apa yang diminta oleh Satuan Tugas (Satgad) Covid-19 Kabupaten Barsel.

“Mudah-mudahan saja Dinkes, Disdik, dan Satgas Covid serta orang tua murid merekomendasi kita akan bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka ini,” ungkapnya. (Alifansyah)

Berita Terkait

Polisi Kepulauan Babel Gerebek Gudang Peleburan Timah Ilegal
Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro
Bantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Pemkab Barsel Kucurkan Dana Bedah Rumah Rp20 Juta
Bupati Mura Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan
Pemkab Mura Dorong Guru Tetap Solid dan Aktif 
SAKIP 2025, Pemkab Murung Raya Kembali Catat Prestasi Positif
Ketua TP-PKK Mura Dorong Lansia Tetap Produktif dan Bahagia
Miris! Guru Madrasah Ngadu ke DPR Soal Gaji Rp300 Ribu per Bulan

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:12 WIB

Polisi Kepulauan Babel Gerebek Gudang Peleburan Timah Ilegal

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:06 WIB

Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Bupati Mura Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:44 WIB

Pemkab Mura Dorong Guru Tetap Solid dan Aktif 

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:26 WIB

SAKIP 2025, Pemkab Murung Raya Kembali Catat Prestasi Positif

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:57 WIB

Ketua TP-PKK Mura Dorong Lansia Tetap Produktif dan Bahagia

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:40 WIB

Miris! Guru Madrasah Ngadu ke DPR Soal Gaji Rp300 Ribu per Bulan

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:10 WIB

Kolaborasi Ekonomi Kreatif Kalteng-Pusat Diperkuat, Gubernur Agustiar Terima Kunjungan Yovie Widianto

Berita Terbaru

Ilustrasi Niat Puasa. (Unsplash)

Nasional

Kemenag Aceh Perkirakan 19 Februari jadi Awal Ramadhan 1447 H

Kamis, 12 Feb 2026 - 15:21 WIB