Warga Benangin Kecewa PT BEK Tak Libatkan Mereka Palas Hutan

- Jurnalis

Rabu, 20 Januari 2021 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, MUARA TEWEH – Tak dilibatkan saat kegiatan palas hutan, Senin (13/1), warga Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, menyurati PT Bharinto Ekatama (BEK).

Surat tertanggal 19 Januari 2021 dikirim oleh Kelompok Keturunan Likup (KKL), Jalan Tujuh-Tujuh, RT 003, Benangin. Isi surat mengenai pengklaiman hutan hak ulayat adat di wilayah Tinum Kerebe dan sekitarnya yang masuk di dalam IPPKH 704 PT BEK.
Kuasa Perwakilan KKL Lagamsyah, lewat aplikasi WhatsApp, Rabu (20/1/2021) pagi, membenarkan pihaknya menolak palas hutan yang dilakukan PT BEK, karena tak melibatkan masyarakat, pewaris tertinggi, dan lembaga adat setempat.

Baca Juga :  Santri Pondok Pasantren Sambut PAN Murung Raya untuk Salurkan Bantuan Logistik dan Santunan

” Kami merasa adat istiadat nenek moyang dilecehkan dan diremehkan,” tegas Lagamsyah.

Dia menambahkan, pihaknya segera memasang Hinting Pali atau portal adat di wilayah Sungai Tinum Kerebe dan sekitarnya dengan melibatkan lembaga-lembaga yang ada di Kalteng.

Baca Juga :  Soroti Kredibilitas Pemerintah, Eks Direktur BAIS TNI Desak Presiden Prabowo Segera Evaluasi Kabinet

KKL juga, sebut Lagamsyah, memberi batas waktu selama tiga hari kepada PT BEK untuk merespon tuntutan KKL.

“Jika tidak, kami akan membawa masalah ini kepada seluruh pemangku kepentingan terkait tentang perbuatan PT BEK,” ucap dia.

Terpisah External Head PT BEK Hairung, ketika dikonfirmasi, Selasa siang melalui platform WhatsApp, mengatakan pihaknya akan membicarakan masalah tersebut. “Ya, nanti kita bicarakan info tersebut,” ujar Hairung.(eni)

Berita Terkait

Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN
Banggar DPRD Kalteng dan TAPD Sepakati Tambahan Bagi Hasil Kab/Kota Rp186,71 Miliar di APBD 2027
Bupati Heriyus: Apkasi Expo Jadi Ajang Promosikan Potensi Murung Raya
Soroti Kredibilitas Pemerintah, Eks Direktur BAIS TNI Desak Presiden Prabowo Segera Evaluasi Kabinet
Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka, Presiden Prabowo Tegaskan Tak Intervensi
Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri
DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit
Jaga Kelembapan Gambut dan Habitat Orangutan, Mitigasi Karhutla di Kalbar Libatkan Warga Tapak

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Banggar DPRD Kalteng dan TAPD Sepakati Tambahan Bagi Hasil Kab/Kota Rp186,71 Miliar di APBD 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Bupati Heriyus: Apkasi Expo Jadi Ajang Promosikan Potensi Murung Raya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Soroti Kredibilitas Pemerintah, Eks Direktur BAIS TNI Desak Presiden Prabowo Segera Evaluasi Kabinet

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka, Presiden Prabowo Tegaskan Tak Intervensi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:22 WIB

DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Jaga Kelembapan Gambut dan Habitat Orangutan, Mitigasi Karhutla di Kalbar Libatkan Warga Tapak

Berita Terbaru