Remaja 16 Tahun Tikam si Joni Pedagang Ayam Hingga Tewas

- Jurnalis

Rabu, 30 Desember 2020 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com-MR, Remaja berumur 16 tahun berulah nekat. ia menusuk si Joni, seorang pedagang Ayam hingga tewas seketika. Pelaku nekat membunuh korban setelah membela ayahnya.

Insiden penusukan ini terjadi di di Sungai PinyuhMempawah, Kalimantan Barat yang menjadi korban penusakan oleh remaja berinisial MR.

Kasus pembunuhan ini dibenarkan oleh Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah.

Seperti di liris Suarakalbar.co.id (jaringan Suara.com), peristiwa itu terjadi di Gang Pancasila, RT. 10/RW.06, Kelurahan Sungai Pinyuh pada Rabu (30/12/2020) sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca Juga :  Raisa Komentar "Kue Putu" di Unggahan Mathis Molinie, Sinyal Kedekatan Makin Kuat?

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum insiden maut itu, warga sempat melihat Joni cekcok dengan Jo, ayah MR.

Keduanya terlibat cekcok karena masalah anak-anak mereka. Cekcok itu berujung perkelahian. Melihat kejadian itu, MR tak terima.

Dia mengambil pisau dapur dari rumahnya lalu menghampiri ayahnya yang tengah bertengkar dengan Joni.

Sembari menghampiri korban,  MR lalu nekat menusuk dada kiri Joni menggunakan pisau yang dibawanya. Mendapat tusukan pisau itu korbanpun terkapar dengan tubuh bersimbah darah.

Baca Juga :  Tingkatkan Rasa Bangga Berbusana Lokal, DWP Sekretariat DPRD Kalteng Edukasi Anggota lewat Museum Batik

Warga yang melihat kejadian itu berusaha menyelamatkan Joni dengan membawanya ke Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh.

Namun nahas, Joni dinyatakan meninggal dunia karena diduga pisau MR menembus jantungnya.

Pasca insiden tersebut, MR dan ayahnya Jo digiring ke Mapolres Mempawah guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (eni)

Berita Terkait

Soroti Hak Pesangon dan PHK, KSPI Desak Pemerintah Cabut PP Turunan UU Cipta Kerja
Pemkab Murung Raya Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Bersama KPK
Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Skandal Korupsi PT TPL Tbk, Negara Rugi Rp2 Triliun
Tingkatkan Rasa Bangga Berbusana Lokal, DWP Sekretariat DPRD Kalteng Edukasi Anggota lewat Museum Batik
Bahlil dan Purbaya Bertemu Bahas Subsidi BBM Tepat Sasaran
Ahmad Sahroni Minta Provokator Hoaks di Medsos Ditindak Tegas
Salju Abadi Indonesia Kian Memudar: Gletser Puncak Jaya Papua Tersisa 2 Persen, Diprediksi Punah Total 2026
Dakwaan Kasus Kuota Haji: JPU KPK Ungkap Pengaturan Kuota Tambahan ‘Satu Pintu’ Lewat Bos Maktour

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Soroti Hak Pesangon dan PHK, KSPI Desak Pemerintah Cabut PP Turunan UU Cipta Kerja

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:52 WIB

Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Skandal Korupsi PT TPL Tbk, Negara Rugi Rp2 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Tingkatkan Rasa Bangga Berbusana Lokal, DWP Sekretariat DPRD Kalteng Edukasi Anggota lewat Museum Batik

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Bahlil dan Purbaya Bertemu Bahas Subsidi BBM Tepat Sasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Ahmad Sahroni Minta Provokator Hoaks di Medsos Ditindak Tegas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Salju Abadi Indonesia Kian Memudar: Gletser Puncak Jaya Papua Tersisa 2 Persen, Diprediksi Punah Total 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:46 WIB

Dakwaan Kasus Kuota Haji: JPU KPK Ungkap Pengaturan Kuota Tambahan ‘Satu Pintu’ Lewat Bos Maktour

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Bukan Lagi Soal Kompetisi: Kolaborasi Lintas Media Jadi Kunci Eksistensi Pers Daerah

Berita Terbaru