Nekat Buka Layanan Esek-Esek, Pemilik Rumah Bordir dan Anak Buahnya di Amankan Polisi

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2020 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com,MUARA TEWEH– Lokalisasi Merong alias Lemb ah Durian sudah di tutup oleh Pemerintah Daerah Barito Utara(Barut). Namun diam-diam, tempat itu ternyata tempat itu masih jadi praktek layanan esek-esek.
Satuan Reskrim Polres Barut,Minggu(31/5/2020) malam, mengamankan satu pemilik wisma berinisial TN(55) dan seorang anak buah nya. Rumah bordir miliknya bernama Wisma Plamboyan kepergok jadi tempat esek-esek, anak buahanya bersama laelaki hidung belang.
Kasat Reskrim Polres Barut, AKP Kristanto Situmeang membenarkan telah mengamakan salah pemilik wisma dan salah wanita penghibur ke Mapolres.   Wisma miliknya, terang Kasat Reskrim masih buka layanan prostitusi, padahal kawasan lokalisasi Merong itu sudah di tutup oleh Pemerintah Daerah. Tak mudah lanjut Kristanto mengungkap karena setiap razia gabungan Polri, Satpol PP dan TNI selalu gagal.
Namun, Minggu(31/5) malam itu aktifitas kawasan Merong di pantau. tepat jam 22.00 WI, ada dua laki-laki hidung belang singgah dan masuk ke dalam Wisma Plamboyan. Tak lama berselang, anggota mendatangi wisma itu. benar saja, saat di gedor salah satu kamar, ada lelaki dan wanita.
“Laki-laki nya bisa kita amankan, tetapi wanita nya lari lewat pintu belakang. Kita interogasi sang laki-laki membenarkan bertamu dan membayarkan jasa kepada sang wanita,” kata Kristanto.
Wisma dan kamar dilakukan polive line oleh polisi. Tidak itu saja, polisi juga terus memantau kawasan Lembah Durian itu, jika ditemukan masih ada yang buka layanan esek-esek akan di garuk. “Mengumpulkan barang bukti dan saksi2 untuk memenui unsur pasal dan akan di buatkan surat pernyataan untuk menutup Wisma tersebut,” tutup Kristanto.(eni)
Baca Juga :  Alarm Korupsi di Menara Gading: Catatan Merah ICW 2006–2025

Berita Terkait

Pembangunan Jembatan Tumpung Laung Ditargetkan Selesai 2028
Aturan Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK: Celah Intervensi Politik dan Ancaman Independensi
Alarm Korupsi di Menara Gading: Catatan Merah ICW 2006–2025
KPK Didesak Usut Hasil Kebun Sawit Sitaan PT Agrinas Palma Nusantara, Potensi Kerugian Negara Triliunan Rupiah
Bupati Barito Utara Gowes Bersama Warga, Sekaligus Meninjau Venue “Barito Utara Bertabigh”
KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan: Minta Penetapan Tersangka Gugur dan Barang Disita Dikembalikan
Menko Kumhamimipas Yusril Ihza Mahendra Serukan Kedamaian Pascakericuhan di Aceh

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Pembangunan Jembatan Tumpung Laung Ditargetkan Selesai 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:18 WIB

Aturan Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK: Celah Intervensi Politik dan Ancaman Independensi

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Alarm Korupsi di Menara Gading: Catatan Merah ICW 2006–2025

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:41 WIB

KPK Didesak Usut Hasil Kebun Sawit Sitaan PT Agrinas Palma Nusantara, Potensi Kerugian Negara Triliunan Rupiah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Bupati Barito Utara Gowes Bersama Warga, Sekaligus Meninjau Venue “Barito Utara Bertabigh”

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:44 WIB

KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan: Minta Penetapan Tersangka Gugur dan Barang Disita Dikembalikan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Menko Kumhamimipas Yusril Ihza Mahendra Serukan Kedamaian Pascakericuhan di Aceh

Berita Terbaru

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama rombongan meninjau progres pembangunan Jembatan Tumpung Laung

Muara Teweh

Pembangunan Jembatan Tumpung Laung Ditargetkan Selesai 2028

Selasa, 25 Agu 2026 - 20:45 WIB