4 Kondisi yang Sebaiknya Menunda Konsumsi Air Rebusan Jahe

- Jurnalis

Jumat, 5 Januari 2024 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi minuman hasil rebusan jahe (sumber: freepik)

Ilustrasi minuman hasil rebusan jahe (sumber: freepik)

1TULAH.COM – Air rebusan jahe memiliki ribuan manfaat layaknya obat herbal. Akan tetapi, masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan bahwa air rebusan jahe sehat dan aman untuk dikonsumsi sehari-hari.

Dari penelitian terbatas, air rebusan jahe ditemukan sifat antiinflamasi atau anti radang dalam tubuh. Peradangan terjadi akibat masuknya bahan kimia tertentu ke tubuh, pola makan, hingga infeksi bakteri ataupun virus.

Selain itu, jahe juga mengandung antioksidan yang dapat membantu mencegah penyakit kardiovaskular seperti jantung, penyakit neurodegeneratif, seperti parkinson, alzheimer, sampai huntington. Bahkan, ada sebuah tradisi mengonsumsi jahe di hampir seluruh dunia yaitu meminum air rebusan jahe saat mengalami gangguan pencernaan seperti muntah dan mual.

Namun demikian, dari segudang khasiat yang ditemukan dalam jahe, para ahli masih melakukan penelitian lebih luas untuk membuktikan hubungan keduanya tidak hanya sebatas efek plasebo.

Dilansir dari Healthlin, dalam kondisi tertentu, meminum air rebusan jahe tidak dianjurkan karena akan menyebabkan risiko penggunanya. Ada sebagian orang dengan kondisi tertentu yang disarankan untuk meninggalkan kebiasaan ini, terutama seseorang yang sedang dalam perawatan medis. Hal ini untuk menghindari kemungkinan adanya interaksi buruk dengan obat lain yang mungkin dikonsumsi.

Siapakah yang Perlu Membatasi?
Orang yang memiliki penyakit jantung, diabetes, dan batu empedu sebaiknya melakukan konsultasi dengan dokter sebelum meminum jahe sebagai suplemen. Ibu hamil, menyusui, atau seseorang yang akan dioperasi juga dianjurkan untuk menunda atau menghentikan konsumsi air rebusan jahe.

Penulis : Laili Rukhmina

Berita Terkait

21 Ucapan Hari Kartini 2026: Inspiratif, Powerful, dan Cocok untuk Caption Media Sosial
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!
Tetap Sejuk dan Eksis! Goojodoq GFS025 Jadi Pendamping Wajib Saat Cuaca Panas Ekstrem
Mengenal Motif Tato Dayak: Simbol Identitas dan Status Sosial Masyarakat Kalimantan
Waspada Efek Peniruan, Kemenkes Desak Penertiban Promosi Film Bertema Bunuh Diri
Modal Murah Hasil Mewah! Intip 7 Kegunaan Aloe Vera Pontianak untuk Kecantikan Wajah
Makna Mendalam Paskah 2026: Dari Tradisi Rabu Abu hingga Tobat Ekologis
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 11:18 WIB

21 Ucapan Hari Kartini 2026: Inspiratif, Powerful, dan Cocok untuk Caption Media Sosial

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Rabu, 15 April 2026 - 08:41 WIB

Tetap Sejuk dan Eksis! Goojodoq GFS025 Jadi Pendamping Wajib Saat Cuaca Panas Ekstrem

Selasa, 14 April 2026 - 06:08 WIB

Mengenal Motif Tato Dayak: Simbol Identitas dan Status Sosial Masyarakat Kalimantan

Senin, 6 April 2026 - 12:46 WIB

Waspada Efek Peniruan, Kemenkes Desak Penertiban Promosi Film Bertema Bunuh Diri

Jumat, 3 April 2026 - 18:24 WIB

Modal Murah Hasil Mewah! Intip 7 Kegunaan Aloe Vera Pontianak untuk Kecantikan Wajah

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:35 WIB

Makna Mendalam Paskah 2026: Dari Tradisi Rabu Abu hingga Tobat Ekologis

Berita Terbaru

Bupati Heriyus SE melakukan pemasangan tanda peserta pelatihan, Selasa (28/04/2026). Foto : 1tulah.com)

Berita

Heriyus: Program OPP-MPP buka Peluang Kerja Masyarakat Lokal

Selasa, 28 Apr 2026 - 13:02 WIB