Hari Ibu 22 Desember 2023, Presiden Joko Widodo Posting Doodles Aktivitas Kaum Perempuan, Apa Komentar Warganet?

- Jurnalis

Jumat, 22 Desember 2023 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unggahan Jokowi soal Hari Ibu. (Dok.X/Jokowi)

Unggahan Jokowi soal Hari Ibu. (Dok.X/Jokowi)

1TULAH.COM-Refleksi Hari Ibu tanggal 22 Desember 2023 ditunjukkan melalui gambar oleh Presiden Joko Widodo. Gambar doodles dalam rangka Hari Ibu ini memperlihatkan sosok Jokowi berada di tengah para perempuan dan anak-anak yang tengah beraktivitas.

Beragam penafsiran terhadap doodles yang juga diposting Jokowo di media sosial X tersebut. Apa saja komenter warganet?

Presiden Joko Widodo juga memberikan ucapan selamat Hari Ibu pada caption postingannya. Dia mengakui bahwa berperan sebagai ibu memang tidak mudah.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) merilis gambar doodles spesial Hari Ibu Nasional di media sosial. Gambar tersebut memang selalu curi perhatian warganet lantaran kerap kali diselipkan karakter dan tulisan lucu.

Jokowi juga memberikan ucapan selamat Hari Ibu pada caption postingannya. Dia mengakui bahwa berperan sebagai ibu memang tidak mudah. Bagi Presiden RI ke-7 tersebut, Hari Ibu bisa menjadi momentum untuk mengingat segala kebaikan ibu kepada anak-anaknya.

“Kita tak pernah menyadari betapa sulitnya menjadi seorang ibu karena mereka terlihat menjalankan perannya dengan begitu mudah. Seorang ibu bisa menyayangi dengan lembut, mampu menahan ombak kehidupan sekeras batu karang, bisa menyembunyikan kesedihan di balik senyum yang tulus, seraya menyiapkan anak-anaknya menyongsong masa depan. Hari ini, kita mengingat lagi kebaikan, kasih sayang, dan kemurahan hati ibu. Selamat hari ibu,” tulis Jokowi pada caption, dikutip suara.com pada Jumat (22/12/2023).

Baca Juga :  Bendung Badai PHK, Pemerintah Siap Pangkas Harga Gas Industri Non-Subsidi

Doodles itu pun didominasi dengan gambar para ibu dengan berbagai aktivitasnya. Seperti, mengajar, mengantar anak ke sekolah, menyapu halaman, ibu-ibu belanja di gerobak sayur, serta potret guri perempuan yang sedang hamil. Pada bagian tengah doodles juga ada karakter mirip Jokowi dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam sedang memegang buket bunga.

Warganet menduga kalau karakter tersebut memang Jokowi yang akan mengunjungi makam ibunya. Selain gambar setiap karakter, warganet masih mencari sosok lainnya yang juga jadi ciri khas pada setiap doodles Jokowi. Yakni keberadaan kucing oren.

Selain kucing oren, ada pula karakter tambahan berupa kucing belang tiga yang digambarkan sedang menyusui anak-anaknya serta satu anak bebek yang ikut nimbrung.

Tidak hanya kucing, rupanya ada hal menggelitik lainnya pada doodles tersebut. Yakni, tulisan “Pusat Transfer Data” pada gerobak sayur yang dikeliling oleh para ibu berbelanja sambil mengobrol.

Baca Juga :  Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers

“Fix oyen udah jdi anak kesayangan sampe masuk keranjang belanja ibu,” ucap warganet @inforxxxxx.

“Itu knapa si bebek ikut nyusu meong,” tanya @sr.canxxxxxx juga.

“Salfok sama bpk bpk bunga.. kayak pak jokowi,” kata @irulxxxxx.

“Bunga yg dibawa pak Jokowi adalah simbol bahwa beliau akan “nyekar” berkunjung ke makam ibunda,” timpal @antxxxxx.

Namun, unggahan Jokowi di akun Twitter itu justru mendapat sejumlah kritik dari warganet. Banyak yang menganggap bahwa Jokowi keliru memaknai perayaan Hari Ibu.

“Peringatan Hari Ibu di Indonesia berbeda dengan Mother Day lho Pak. Hari Ibu untuk menggelorakan sprit Kongres Perempuan Indonesia I 1928, untuk mendapatkan kesetaraan dalam pendidikan, pernikahan, Kesehatan dan peran sosial kemasyarakatan,” ujar @sekar_galuh.

“Malah glorifikasi peran domestik perempuan,” ujar @rbuxxx.

Seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Hari Ibu adalah pengakuan dari eksistensi perjuangan para perempuan pejuang di masa kemerdekaan. Hari Ibu lahir dari pergerakan perempuan pada Kongres Perempuan Pertama di Indonesia yang berlangsung 22 – 25 Desember 1928 di Yogyakarta. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers
Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?
Dibidik KPK Terkait Kasus OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Antoni Buka Suara Soal Aliran Dana HPT
Tragedi Tumbang Kalemei: Satu Polisi Gugur, Dua Hilang Saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan
KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dalam Kasus OTT Bupati Langkat
Mabes Polri Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Program MBG
Pemprov Kalteng Perkuat GERMAS, ASN Diajak Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Wujudkan SDM Unggul

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:26 WIB

Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WIB

Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:26 WIB

Dibidik KPK Terkait Kasus OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Antoni Buka Suara Soal Aliran Dana HPT

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:18 WIB

Tragedi Tumbang Kalemei: Satu Polisi Gugur, Dua Hilang Saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:13 WIB

KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dalam Kasus OTT Bupati Langkat

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:12 WIB

Mabes Polri Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Program MBG

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:52 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat GERMAS, ASN Diajak Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Wujudkan SDM Unggul

Berita Terbaru