Kaesang Persilakan Ade Armando Keluar dari PSI, Buntut Dinasti Politik DIY

- Jurnalis

Kamis, 7 Desember 2023 - 06:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran pengurus Partai Solidaritas Indonesia (sumber; suara.com)

Jajaran pengurus Partai Solidaritas Indonesia (sumber; suara.com)

1TULAH.COM – Ditegaskan oleh Kaesang Pangarep, selaku Ketum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bahwa PSI merupakan partai yang taat akan konstitusi dan UU menyangkut tentang Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Ade Armando, dipersilakan Kaesang untuk keluar dari PSI jika tidak mengikuti aturan konstitusi terkait Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), buntut dari pernyataan Ade Armando sebelumnya terkait dinasti politi di DIY.

“Kami partai PSI taat pada aturan konstitusi, apalagi yang menyangkut Daerah Istimewa Yogyakarta,” kata Kaesang di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (6/12/2023) malam.

Bagi seluruh kader partai yang tidak dapat mengikuti UU atau UUD 1945, bahkan terkhusus untuk Ade Armando yang telah menyinggung dinasti di Yogyakarta dipersilakan Kaesang untuk keluar dari PSI.

Baca Juga :  Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati

“Bang Ade atau kader lain yang tidak bisa taat, bisa keluar saja dari PSI,” tegas putra bungsu Presiden Joko Widodo itu.

Kaesang juga menambahkan bahwa dirinya merupakan bagian dari Yogyakarta.

“Saya bagian dari Yogyakarta, saya juga menikah di Yogyakarta, istri saya juga orang Yogya,” katanya.

Sementara itu, Grace Natalie, selaku Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, mengatakan partainya menanggapi secara serius terkait dengan apa yang telah dilakukan oleh salah satu kadernya, yakni Ade Armando.

Baca Juga :  Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

“Jadi, ini masalah yang buat kami perlu ditangani sangat serius. Oleh karenanya, proses di internal partai masih terus berlangsung,” kata Grace di Bangkalan, Jawa Timur.

Menurutnya, teguran keras sudah diberikan oleh Kaesang kepada Ade Armando usai dirinya menyinggung masalah dinasti politik di DIY.

“(Untuk sanksi) masih dirapatkan, tapi sudah ada teguran keras langsung dari Mas Kaesang,” kata Grace.

Terkait hal tersebut, Ade Armando sendiripun sudah membuat video klarifikasi permohonan maaf.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Kantor Bea Cukai Kudus Digeledah KPK, Puluhan Petugas Turun Langsung
Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel
Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan
Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati
Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?
Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Kantor Bea Cukai Kudus Digeledah KPK, Puluhan Petugas Turun Langsung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Berita Terbaru