Liga Spanyol Sekarang Telah Menjadi Liga Paling Rasis, Pemain Real Madrid, Vinicius Jr Diteriaki ‘Monyet’ Saat Melawan Valencia

- Jurnalis

Senin, 22 Mei 2023 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerang Real Madrid asal Brasil Vinicius Junior (ketiga dari kanan) menghadapi ofisial Valencia saat dia dikeluarkan usai mendapat kartu merah dari wasit selama pertandingan pekan ke-36 Liga Spanyol 2022-2023 antara Valencia vs Real Madrid CF di stadion Mestalla di Valencia pada 21 Mei 2023. JOSE JORDAN / AFP.

Penyerang Real Madrid asal Brasil Vinicius Junior (ketiga dari kanan) menghadapi ofisial Valencia saat dia dikeluarkan usai mendapat kartu merah dari wasit selama pertandingan pekan ke-36 Liga Spanyol 2022-2023 antara Valencia vs Real Madrid CF di stadion Mestalla di Valencia pada 21 Mei 2023. JOSE JORDAN / AFP.

1TULAH.COM-Sepak Bola Eropa tampaknya tengah berada di alam Jahiliyah Modern. Sepak bola Eropa yang selama ini dianggap paling bergensi, bukan hanya lantaran kualitas pamain dan permainannya, melainkan tingginya semangat egalitarian dan humanisme dalam setiap kali penyelenggaraannya.

Sehingga menjadi kiblat peradaban sepak bola modern. Namun, dalam beberapa tahun belakangan, peradaban dalam sepak bola Eropa tersebut, berubah dratis, sehingga sekarang ini Liga Spanyol atau La Liga justru diangga sebagai kompetisi bola paling rasis di muka bumi ini.

Terbaru, Winger Real Madrid, Vinicius Junior kembali jadi korban rasisme di LaLiga atau Liga Spanyol untuk kesekian kalinya. Insiden teranyar benar-benar bikin dirinya dan seluruh pihak yang mendukungnya kecewa dan marah.

Vinicius Junior mendapatkan pelecehan verbal saat membela Real Madrid menghadapi tuan rumah Valencia dalam pertandingan pekan ke-36 Liga Spanyol 2022-2023 di Stadion Mestalla, Valencia, Senin (22/5/2023) dini hari WIB.

Los Blancos pada akhirnya kalah 0-1 dalam pertandingan ini dan Vinicius Junior mendapat kartu merah pada menit ke-97 setelah bertengkar dengan Hugo Duro.

Di awal pertandingan, Vinicius yang marah mencoba menunjukkan kepada wasit terkait perilaku fans Valencia yang sejak awal laga, terus meneriakan kata-kata rasis termasuk “monyet” yang ditunjukkan kepadanya.

Baca Juga :  Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Pasca pertandingan, Vini yang kecewa karena upaya protesnya justru berbuah kartu merah, dengan tegas menyebut LaLiga atau Liga Spanyol bukanlah kompetisi sepak bola.

Hal itu dia sampaikan melalui Instagram Story, “Hadiah rasis adalah kartu merah saya. Ini bukan sepak bola, ini LaLiga,” tulis Vinicius.

Lebih jauh, Vini juga mengunggah kalimat yang lebih panjang melalui unggahan di Instagra. Dia merasa LaLiga telah menjadi kompetisi rasis alih-alih sebuah wadah sepak bola.

“Kejuaraan yang dulunya milik Ronaldinho, Ronaldo, Cristiano, dan Messi, sekarang menjadi milik rasis,” tulis Vinicius Jr.

“Itu bukan yang pertama, atau yang kedua, atau yang ketiga. Rasisme normal di La Liga. Kompetisi berpikir itu normal, Federasi juga melakukannya dan lawan mendorongnya.”

Permainan dihentikan sejenak di babak kedua saat penyerang Real bereaksi dengan marah atas insiden di tribun.

Dia dikeluarkan dari permainan sejak saat itu alias untuk kali pertama sepanjang kariernya di LaLiga karena keterlibatannya dalam pertengkaran antar pemain.

Manajernya Carlo Ancelotti mengatakan pertandingan itu seharusnya dihentikan karena pelecehan yang ditujukan kepada pemainnya.

“Apa yang kami lihat hari ini tidak dapat diterima. Seluruh stadion meneriakkan hinaan rasis,” kata pelatih asal Italia itu dikutip dari BBC.

Baca Juga :  Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film "Pesta Babi" Dandhy Laksono

“Saya tidak ingin membicarakan sepak bola hari ini, tidak ada artinya membicarakan sepak bola hari ini. Saya mengatakan kepada wasit bahwa dia seharusnya menghentikan pertandingan.

“La Liga bermasalah. Bagi saya Vinicius adalah pemain paling penting di dunia. La Liga bermasalah, episode rasisme ini harus dihentikan.”

Kiper Real Madrid Thibaut Courtois mengatakan dia mendengar beberapa “suara monyet” setelah laga berjalan 20 menit dan mengatakan dia akan pergi dengan Vinicius jika rekan setimnya memilih untuk berhenti bermain.

“Jika Vini ingin terus bermain, kami akan terus bermain, tetapi jika Vini mengatakan dia tidak akan bermain lagi, saya akan meninggalkan lapangan bersamanya, karena kami tidak dapat mentolerir hal-hal ini,” kata Courtois kepada Movistar.

Dalam sebuah pernyataan, La Liga mengatakan telah “berjuang melawan perilaku semacam ini selama bertahun-tahun, serta mempromosikan nilai-nilai positif olahraga, tidak hanya di lapangan permainan, tetapi juga di luarnya”.

‘Seluruh stadion meneriakkan cercaan rasis’ Penyerang Brasil itu telah berkali-kali menjadi sasaran pelecehan rasis musim ini di La Liga. (Sumber:Suara.com)

 

 

 

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Berita Terbaru