Pemain Nakal Gas Melon Makin Gencar Beroperasi, Tajeri : Hanya Pemda dan Penegak Hukum yang Bisa Menyelesaikan

- Jurnalis

Rabu, 1 Maret 2023 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi : Agen dan pangkalan elpiji bersubsidi 3 kg bakal di panggil Satpol PP. Foto.dok 1tulah.com

Foto Ilustrasi : Agen dan pangkalan elpiji bersubsidi 3 kg bakal di panggil Satpol PP. Foto.dok 1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Pemain-pemain nakal gas melon seperti tak ada rasa takut. Padahal tim pemantau dari Pemerintah daerah, Disperindag dan Satpol PP masih melakukan pemantauan pemberlakuan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Faktanya bukan berhenti, pemain nakal, justru tetap menyalurkan gas melon alias elpiji bersubsidi 3 kg ke pangkalan resmi dan tak resmi.

“Kemaren sore ada pickup masuk ke pangkalan resmi. Tapi anehnya itu bukan pangkalan binaan dari agen tertentu. Beberapa hari sebelumnya juga ada truck malah menyuplai ke pangkalan tak resmi di Kelurahan Melyu. Saya tak sempat foto karena takut ketahuan,” kata sumber media ini yang enggan namanya dipublikasi, Selasa 28 Februari 2023, malam.

Tim Pemantau sebenarnya sudah tahu modus operandi seperti ini. Karena saat mereka melakukan pantauan, tak sedikit pemilik pangkalan bercerita, dapat pasokan dari agen yang bukan binaannya.

Baca Juga :  KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Selain itu, harga dijual dari agen tak sesuai HET, malah di beri harga jual di atas harga HET. Namun entah kenapa, tak ada penertiban. padahal sudah masuk ranah pidana.

Ha Tajeri, anggota DPRD Barito Utara yang getol mengkritisi masalah gas melon yang mahal mengatakan, kemungkinan besar drama ini sudah ada sutradaranya.

“Kalau saya bicara begini, yang bisa menyelesaikan  tentu pemerintah daerah dengan aparat penegak hukum. Kalau mau pasti tuntas, aman dan terkendali harga gas melon. Daerah lain bisa kenapa daerah kita tidak,” kata Tajeri dikonfirmasi melalui pesan tertulis Whatapss, Rabu 1 Maret 2023.

Baca Juga :  Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya

Dia mengatakan, pemerintah daerah punya kuasa untuk menertibkan ini. Sebab mereka yang menerapkan harga eceran tertinggi (HET). Jadi tanggungjawab mereka menerapkannya dilapangan.

Ditambahkannya,  rakyat sengsara jangan dibiarkan. Penegak hukum juga berkewajiban dalam hal ini. Karena gas Melon disubsidi Pemerintah.

“Kita dapat membedakan mana hak masyarakat dan kewajiban pemerintah. Harapan saya masalah ini cepat tuntas
Semoga. Kami wakil rakyat tidak tinggal diam dalam menyuarakan ini. besok Kamis ada rapat membahas masalah elpiji bersubsidi yang tak sesuai HET,” kata dia.

Catatan nedia uni, karut marut elpiji bersubsidi hampir sama dengan pupuk bersubsidi. Bedanya, pupuk bersubsidi sudah masuk ranah lidik dan penyelidikan penegak hukum. Sementara gas Melon belum tersentuh.(*)

 

 

Berita Terkait

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas
15 Desa Masih Belum Nikmati Listrik, Barito Utara Kejar Penyelesaian 2027
Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun
Skandal Suap Pengadaan Smart Board & Chromebook Muara Enim senilai Rp62,86 Miliar: Terungkapnya Kongkalikong di Jakarta
Pemkab Barsel Sediakan Rumah Oksigen Gratis Akibat Kabut Asap
Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik
Manchester City Rekrut Enzo Fernandez, Gelandang Argentina Jadi Amunisi Baru
Rahasia Sains di Balik Fenomena Matahari Berwarna Merah Saat Bencana Karhutla
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:21 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas

Rabu, 2 September 2026 - 20:48 WIB

15 Desa Masih Belum Nikmati Listrik, Barito Utara Kejar Penyelesaian 2027

Rabu, 2 September 2026 - 17:25 WIB

Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Rabu, 2 September 2026 - 17:02 WIB

Skandal Suap Pengadaan Smart Board & Chromebook Muara Enim senilai Rp62,86 Miliar: Terungkapnya Kongkalikong di Jakarta

Rabu, 2 September 2026 - 13:39 WIB

Pemkab Barsel Sediakan Rumah Oksigen Gratis Akibat Kabut Asap

Rabu, 2 September 2026 - 13:31 WIB

Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik

Rabu, 2 September 2026 - 12:43 WIB

Manchester City Rekrut Enzo Fernandez, Gelandang Argentina Jadi Amunisi Baru

Rabu, 2 September 2026 - 12:12 WIB

Rahasia Sains di Balik Fenomena Matahari Berwarna Merah Saat Bencana Karhutla

Berita Terbaru