Terungkap Motif Ayah Sadis yang Bunuh Anak Kandung di Depok

- Jurnalis

Jumat, 4 November 2022 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku Pembunuhan di Depok (sumber foto : DepokToday)

Pelaku Pembunuhan di Depok (sumber foto : DepokToday)

1TULAH.COM – Terungkap motif pembunuhan kepada anak kandung oleh ayah sadis di Depok, baru-baru ini.

Adang Jawari (58), ayah kandung pelaku pembunuhan anak kandung di Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok mengungkapkan fakta terbaru. Disebutkan pelaku pernah berguru ilmu hitam.

Menurutnya karekater pelaku yang bernama Rizky Noviandi Achmad alias Kiki, berubah menjadi tempramen sejak beberapa minggu terakhir.

“Jadi awal sebelum kejadian Rizky pernah bilang ke saya, pak saya kalau melihat Lala (istrinya) kok kayanya bukan si Lala, kaya musuh, kayak setan katanya, kata Kiki,” ucap Adang saat ditemui wartawan di kediamannya, mengutip dari DepokToday -jaringan Suara.com, Kamis (3/11/2022).

“Terus saya bilang, lah kamu ada-ada aja. Itu (omongan) seminggu sebelum kejadian. Lah kamu ada-ada aja, itu istri kamu,” sambung Adang.

Walau ditepis oleh ayahnya, namun Kiki bersikeras, menurut penglihatannya itu bukan Lala. “Nggak pak, saya lihat Lala kayak musuh Kiki, kayak setan, itu yang harus dibantai. Ah kamu gomong sembarangan,” lanjut Adang mengingat percakapannya bersama pelaku.

Baca Juga :  Polsek Grogol Tangkap Tiga Pelaku Pengeroyokan Pelajar, Satu Buron

Diberitakan sebelumnya, pelaku pembunuhan sadis di Jatijajar, Tapos, Kota Depok, Jawa Barat menangis sesenggukan saat melihat seragam sekolah anaknya, di Mapolres Metro Depok.

Pelaku ayah bunuh anak di Depok itu bernama Rizky Noviandi Achmad. Dia terlihat menangis saat diperlihatkan seragam anaknya yang masih penuh dengan darah.

Tangisan pelaku semakin menjadi ketika Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar, memberikan nasihat.

“Sudah sadar kamu? Apa nyesal atau gimana?,” kata Kapolres saat menemui Rizky, mengutip dari DepokToday -jaringan Suara.com, Kamis (3/11/2022)

Mendengar omongan tersebut, Rizky langsung nangis sesenggukan. “Nangis tidak ada gunanya, karena anak kandungmu yang kau habisi,” jelas Kapolres.

Rizky pun menimpali ucapan Kapolres. “Nyesel saya pak, nyesel,” jawab Rizky sambil menangis.

“Coba kau pikir, dia berpakaian sekolah di bajunya yang berlumuran darah itu. Perasaanmu gimana? Kamu itu manusia bukan setan,” timpal Kapolres.

Lebih lanjut anak buah Kapolri ini mengatakan, bahwa anak itu tidak berdosa. “Kamu ribut sama istri apa urusannya sama anak? Anakmu itu tidak berdosa. Kamu lihat itu seragamnya, kamu lihat itu,” tegas Kapolres sambil menunjuk ke arah barang bukti seragam SD yang masih berlumuran darah.

Baca Juga :  Roy Suryo dan dr Tifa Dijemput Paksa Polisi, Istri Ungkap Detik-Detik Penangkapan

“Ampun pak, ampun,” tangis Rizky semakin menjadi-jadi.

Apa yang ada di otak kamu? Pagi-pagi dia mau sekolah, darah dagingmu yang kau habisi, lihat itu seragamnya berlumur darah. Coba kamu berpikir,” Kapolres menegaskan lagi.

“Nggak salah apa-apa dia. Coba kau pikirkan, bayangin seragam anakmu itu. Darah dagingmu loh itu. Jangan minta maaf sama kami,” tandas perwira berpangkat bunga melati tiga itu.

Seperti diketahui, Rizky ayah sadis tega menghabisi nyawa anaknya sendiri pada Selasa (2/11/2022 sekira pukul 05:00 WIB.

Aksi keji pelaku yang tak lain adalah ayah sekaligus kepala rumah tangga itu bermula karena terlibat cekcok dengan istrinya, Nila Islamia (31).

Istri mengeluh karena suaminya kerap pulang pagi. Sebelum membunuh anaknya dan menganiaya istrinya, pelaku sempat ke luar rumah untuk pergi ke masjid. (suara.com)

 

Berita Terkait

Tak Sampai 2 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Motor Ojol di Tanjung Priok
Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat
Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi
DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah
Prabowo Targetkan Tutup hingga 800 BUMN Merugi demi Hemat Anggaran Triliunan Rupiah
Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?
Bawaslu Bartim Gandeng IWO dan PWI, Bangun Sinergi Demi Informasi Pengawasan yang Akurat
Jelang Muktamar ke-35 PBNU, Cak Imin Tegaskan Oknum Politik Praktis Harus Didepak

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:49 WIB

Tak Sampai 2 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Motor Ojol di Tanjung Priok

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:24 WIB

Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:11 WIB

Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:05 WIB

DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:43 WIB

Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:17 WIB

Bawaslu Bartim Gandeng IWO dan PWI, Bangun Sinergi Demi Informasi Pengawasan yang Akurat

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:42 WIB

Jelang Muktamar ke-35 PBNU, Cak Imin Tegaskan Oknum Politik Praktis Harus Didepak

Senin, 22 Juni 2026 - 16:38 WIB

DPRD Kalteng: Pembangunan Inklusif 2026 Adalah Kunci Kesejahteraan Merata

Berita Terbaru