Konsisten Perjuangkan Kebebasan Berekspresi di Indonesia, Goenawan Mohamad Terima Penghargaan Japan Foundation

- Jurnalis

Kamis, 20 Oktober 2022 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Goenawan Mohamad saat menerima penghargaan dari Japan Foundation. (Istimewa/suara.com)

Goenawan Mohamad saat menerima penghargaan dari Japan Foundation. (Istimewa/suara.com)

1TULAH.COM-Di tengah minimnya sastrawan dan penulis dalam negeri menerima penghargaan dari luar negeri, Goenawan Mohamad menerima penghargaan dari Japan Foundation.

Sastrawan legendaris yang biasa disapa GM ini terus berkarya dalam kondisi Negara Indonesia seperti sekarang ini. Tanpa harus menjilat maupun merapat ke penguasa, GM selalu konsisten memperjuangkan kebebasan berekspresi dan pers. Melalui karya-karya sastra dan esainya yang sangat tajam dan membumi.

Penyair, esais dan pelukis Goenawan Mohamad, 81 tahun, menerima penghargaan dari Japan Foundation dalam perayaan hari jadi yayasan itu yang ke-50.

Anugerah itu diberikan kepada GM, demikian Goenawan biasa disapa, pada Rabu 19 Oktober 2022 malam di Hotel Grand Prince Takanawa, Tokyo.

Bersama Goenawan, penerima penghargaan lainnya adalah Robert Lepage, aktor, penulis naskah drama, sutradara teater dan film asal Kanada. Juga, Asosiasi Korea-Jepang, sebuah lembaga asal Korea Selatan yang mempromosikan persahabatan kedua negara.

Baca Juga :  HUT TNI ke-81, Polres Murung Raya Perkuat Sinergi Bersama Yonif TP 883

Dalam sambutannya, Menteri Luar Negeri Jepang Yoshimasa Hayashi menyatakan Goenawan memiliki  peran penting dalam mengembangkan pemikiran yang mempererat hubungan Jepang dan  Indonesia.

Goenawan secara aktif mempertahankan kekebasan ekspresi dan memperjuangkan kebebasan pers.

“Goenawan beberapa kali datang ke Jepang untuk mendiskusikan kebebasan ekspresi,” katanya. Panitia menilai Goenawan  merupakan “salah satu raksasa intelektual Asia pada generasinya”.

Dalam kata sambutannya, pendiri majalah Tempo itu menyatakan terimakasih atas penghargaan ini. Didera pandemi dan perang  di Ukraina, katanya, masa depan menawarkan janji dan kecemasan.

“Masa depan bukan semata masa depan tapi merupakan pengulangan atas katestropi yang pernah ada,” kata Goenawan.

Tradisi pemberian penghargaan telah dilakukan Japan Foundation sejak 1973. Penghargaan diberikan setiap  tahun kepada individu dan organisasi. Para pemenang dipilih karena dianggap telah memberikan kontribusi signifikan untuk mempromosikan saling pengertian dan persahabatan internasional antara Jepang dan negara-negara lain melalui kegiatan akademik, seni, dan budaya.

Baca Juga :  Pemkab Mura Dorong Generasi Cerdas dan Berkarakter, Kukuhkan Duta Baca

Sutradara Jepang, Akira Kurosawajg, pada 1982 pernah menerima anugerah ini. Demikian pula dengqn novelis Haruki Murakami pada 2012. Dari Indonesia penerima lain award ini adalah pemikir  kebudayaan Sutan Takdir Alisyahbana (1992).

Ketiga penerima anugerah Japan Foundation Award 2022 dipilih dari 74 aplikasi yang dinominasikan oleh ahli dan masyarakat umum.

Penganugerahan dihadiri oleh Pangeran Hisahito dan istri. Turut hadir dalam resepsi keluarga dan sahabat Goenawan. Di antaranya Widarti Goenawan, istri sekaligus pendiri Majalah Femina, CEO Tempo Media Arif Zulkifli, Indonesianis Lance Castle dan mantan koresponden Majalah Tempo di Jepang, Saichi Okawa. (Sumber:suara.com)

Berita Terkait

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi
Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN
Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru
Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:44 WIB

Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Juara Tingkat Provinsi, Heriyus Apresiasi Prestasi Kepala Sekolah PAUD Murung Raya

Berita Terbaru