Bikin Emak-emak Nangis, di Kota Muara Teweh Elpiji 3 kg Dijual Hingga Rp50 Ribu per Tabung

- Jurnalis

Kamis, 21 April 2022 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi LPG bersubsidi di Kota Muara Teweh marak di jual di kios-kios eceran. Pemkab akan menurunkan Tim Satgas memastikan warga mudah mendapatkan LPG sesuai HET di pangkalan resmi. 
Foto.dok  1tulah.com

Ilustrasi LPG bersubsidi di Kota Muara Teweh marak di jual di kios-kios eceran. Pemkab akan menurunkan Tim Satgas memastikan warga mudah mendapatkan LPG sesuai HET di pangkalan resmi. Foto.dok 1tulah.com

1tulah.com, MUARA TEWEH  – Warga Kota Muara Teweh, Barito Utara, Kalimantan Tengah,  mengeluh gas elpiji 3 kg harganya meroket di Bulan Ramadan 1443 Hijriah. Mereka mengeluhkan harga jual di pasaran  naik hingga Rp 50 ribu per tabung.  Pemerintah daerah melalui Satgas pengawasan diminta turun tangan.

“Coba teman-teman wartawan monitor harga elpiji 3 kg naiknya enggak ketulungan. Sekarang dijual naik harganya sampai Rp50 ribu per tabung. Kasian kami warga kecil menjerit. Ini harga di Muara Teweh loh, enggk tau harga jual di pedalaman,” kata Fauzi, warga Sengaji Hilir menuturkan kepada 1tulah.com, Rabu (20/4/2022).

Menurut Fauzi, harga ini sudah tidak wajar. Sebab kata dia, harga beli dipangkalan hanya Rp17 ribu. Kog dijual di pasaran sampai tembus Rp50 ribu.

Baca Juga :  Pasca-Gempa Magnitudo 7,7 Flores: Waspada Informasi Hoaks dan Pahami Arahan Resmi BMKG

“Harga yang dijual memang bervariasi dari harga Rp48 ribu sampai harga Rp50 ribu. Kami minta pemerintah daerah melakukan pengawasan. jangan sampai kami warga bawah selalu kesulitan. Kemarin minyak goreng, sekarang elpiji yang harganya gila-gilaan,” kata Fauzi.

Senada dengannya Holly, warga Muara Teweh lainnya justru mengkritik satgas yang dibentuk oleh pemda justru tak ada peran dan fungsinya.

Harusnya kata dia, saat begini mereka turun dan bertindak. Pedagang dan pangkalan nakal ditegur atau di sanksi.

“Mana Satgas yang katanya sudah dibentuk tahun lalu. Atau jangan-jangan memang belum dibentuk. Saya masih ingat tahun lalu ada rapat mengenai satgas memantau dan menertibkan pedagang dan pangkalan elpiji nakal,” kata dia.

Baca Juga :  Ancaman di Balik Energi Terbarukan: Mengapa PSN Berlabel Hijau Memicu Konflik Agraria?

Sementara itu Kadis Perindustrian, Pedagang dan Pasar (Disperindagsar) Hajranoor melalui Kabid Perdagangan Juni Rantetampang justru memaparkan berbeda dengan hal dikeluhkan warga.

“Untuk saat ini di Kota Muara Teweh harga berkisar Rp42 ribu sampai Rp45 ribu per tabung. Kalau untuk kecamatan lain memang benar bisa Rp50 ribu pertabung bahkan lebih. Tapi semua memang menjual di atas HET,” kata Juni.

Terkait kebutuhan pokok selain minyak goreng dan elpiji 3 kg, pihaknya sudah menyurati selurub kecamatn untuk ikut memantau harga di daerahnya. (*)

 

 

 

 

Berita Terkait

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Ajak Masyarakat Rawat Kedamaian di Bumi Tambun Bungai
Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Temui Titik Terang, Diangkat Penuh Waktu Secara Bertahap Mulai Tahun 2027
Orasi Mencekam Demo Mahasiswa UI di Thamrin: “Kita Merasa Dijajah!”
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan: Minta Penetapan Tersangka Gugur dan Barang Disita Dikembalikan
CSIS Catat 1.851 Kasus Kekerasan Kolektif, Aksi Vigilantism di Indonesia Meningkat
Menko Kumhamimipas Yusril Ihza Mahendra Serukan Kedamaian Pascakericuhan di Aceh
Diduga Bocorkan Data Penyelidikan, Eks Personel KPK Terancam Pidana Pemerasan
Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI di Monas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Ajak Masyarakat Rawat Kedamaian di Bumi Tambun Bungai

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Temui Titik Terang, Diangkat Penuh Waktu Secara Bertahap Mulai Tahun 2027

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Orasi Mencekam Demo Mahasiswa UI di Thamrin: “Kita Merasa Dijajah!”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan: Minta Penetapan Tersangka Gugur dan Barang Disita Dikembalikan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Menko Kumhamimipas Yusril Ihza Mahendra Serukan Kedamaian Pascakericuhan di Aceh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:37 WIB

Diduga Bocorkan Data Penyelidikan, Eks Personel KPK Terancam Pidana Pemerasan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI di Monas

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Fenomena Antariksa Langka, Lubang Hitam ‘Piatu’ Terdeteksi Memangsa Bintang

Berita Terbaru