RDP Warga Desa Ramban di DPRD Kotim Berlangsung Alot

- Jurnalis

Jumat, 28 Januari 2022 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto - Koordinator Aksi, Karliansyah usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur.Foto.Fitri/1tulah.com

Foto - Koordinator Aksi, Karliansyah usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur.Foto.Fitri/1tulah.com

1tulah.com, SAMPIT– Warga Desa Ramban, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, kabupaten Kotawaringin Timur harus pulang dengan kekecewaan. Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Kotim tidak sesuai dengan harapan atau aspirasi masyarakat.

Pasalnya rekomendasi dari hasil rapat yang dilaksanakan pada Rabu 26 Januari 2022 tersebut, dinilai tidak memiliki niat untuk menyelesaikan persoalan masyarakat di daerah itu.

“Rapat ini tidak ada maknanya, kelihatan sekali tidak ada keberpihakan kepada kami masyarakat,” kata koordinator aksi Karliansyah, kepada 1tulah.com di Sampit, Rabu (26/01).

Karliansyah menuding apa yang dilaksanakan dalam rapat ini hanya terkesan asal dilaksanakan saja oleh lembaga tersebut. Bahkan kalangan legislator ini sekalipun tidak ada mengejar lagi persoalan dan pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan.

Diungkapkannya, substansi dari desakan masyarakat salah satunya adalah mengenai perizinan perusahaan tersebut yang mana dalam praktiknya tidak sesuai aturan dan ketentuan.

Baca Juga :  KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi

“Fakta lapangan itu sudah terjadi, maka dari itu kami tidak terima perlakukan seperti ini, hasilnya nol, masyarakat tetapi jadi korban dengan hal semacam ini, yang jelas kami akan melakukan aksi besar-besaran sampai apa yang kami perjuangkan itu bisa terlaksana,” tukas Karliansyah.

Dari pantauan sebelumnya, jalannya rapat tersebut berlangsung alot, dan setidaknya tiga kali skorsing. Skorsing pertama yakni menunggu kedatangan dari Ketua Gapoktan Bagendang Raya yang mana dalam persoalan itu terungkap sebagai pelapor sehingga menjebloskan 12 orang warga Desa Ramban ke Polres Kotim.

Sementara itu, rapat tersebut berjalan alot lantaran salah satu tuntutan mereka yakni ke 12 orang warga di dalam Polres Kotim yang ditahan untuk bisa dikeluarkan. Warga menginginkan kepastian dari Kapolres Kotim kala itu untuk bisa mengambulkan keinginan mereka.

Baca Juga :  Gunakan Pos Banpres Rp100 M untuk Kurban, Langkah Prabowo Dikritik Politisi PDI-P

Namun, Polres Kotim yang dalam rapat diwakilan kepada Kasat Intel tersebut menegaskan keinginan tersebut tidak bisa dipenuhi, jikapun ada hal-hal yang ingin dipertanyakan, maka sudah selayaknya warga langsung mendatangi kantor Polres Kotim.

“Pak Kapolres tidak bisa hadir dalam agenda ini, maka saya ditunjuk untuk hadir, “ kata Kasat Intel AKP I Gede Arya.

Dari rekomendasi dari DPRD Kotim yang dibacakan Ketua DPRD Kotim, Rinie di antaranya adalah DPRD mendorong agar pemerintah daerah melakukan rekonsiliasi antara kelompok masyarakat dan Gapoktanhut Bagendang Raya.

Meminta agar Polres Kotim bisa mempertimbangkan penangguhan penahanan terhadap 12 orang warga yang ditangkap, ketiga kepada warga warga sekitar HTR untuk tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum.

Keempat yakni kepada Poktan yang ada harus mengakomodir semua warga masyarakat yang ada di wilayah tersebut.(Fit).

 

Berita Terkait

Gunakan Pos Banpres Rp100 M untuk Kurban, Langkah Prabowo Dikritik Politisi PDI-P
Salat Idul Adha 1447H di Masjid Kubah Kecubung, Anggota DPRD Kalteng Okki Maulana Harapkan Berkah bagi Peserta Kurban
5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas, Tetap Awet dan Antibusuk!
Polda Metro Jawab Tudingan di Sidang Andrie Yunus: Tidak Ada Penghentian Kasus!
Kasus Andrie Yunus: TAUD Cium Jaringan Terorganisir, 12 Pelaku Lain Belum Tersentuh
Presiden Prabowo Bagikan 109 Hewan Kurban untuk Warga Bogor
KPK Ungkap Temuan Invoice Jam Tangan Mewah Atas Nama Fadia Arafiq
DPRD Barito Utara Gelar RDP Terkait Pelayanan Kesehatan RSUD dan BPJS

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:53 WIB

Gunakan Pos Banpres Rp100 M untuk Kurban, Langkah Prabowo Dikritik Politisi PDI-P

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:30 WIB

Salat Idul Adha 1447H di Masjid Kubah Kecubung, Anggota DPRD Kalteng Okki Maulana Harapkan Berkah bagi Peserta Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:44 WIB

Polda Metro Jawab Tudingan di Sidang Andrie Yunus: Tidak Ada Penghentian Kasus!

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:36 WIB

Kasus Andrie Yunus: TAUD Cium Jaringan Terorganisir, 12 Pelaku Lain Belum Tersentuh

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:59 WIB

Presiden Prabowo Bagikan 109 Hewan Kurban untuk Warga Bogor

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:46 WIB

KPK Ungkap Temuan Invoice Jam Tangan Mewah Atas Nama Fadia Arafiq

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:25 WIB

DPRD Barito Utara Gelar RDP Terkait Pelayanan Kesehatan RSUD dan BPJS

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:34 WIB

Jelang Hari Raya Idul adha, Pemprov Kalteng Pantau Harga Cabai, Beras, Daging hingga LPG di Palangka Raya

Berita Terbaru

Karyawan BRI Muara Teweh saat berkurban dan membagikan kepada masyarakt sekitar, Rabu(27/05/2026).Foto humas BRI

Muara Teweh

BRI Muara Teweh Kurban 1 Sapi dan 1 Ekor Kambing

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:01 WIB