Ketua Umum PBNU Apresiasi Presiden, Karena Vaksinasi Covid-19 Sukses

- Jurnalis

Rabu, 6 Oktober 2021 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Said Aqil Siradj di Istana Kepresidenan. foto: Antara

Said Aqil Siradj di Istana Kepresidenan. foto: Antara

1tulah.com, JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj mengapresiasi Presiden Joko Widodo, karena vaksinasi Covid-19 di Indonesia berjalan sukses.

Hal itu dikatakan Said kepada wartawan usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 6 Oktober 2021.

Said mengatakan Indonesia bahkan menjadi negara kelima di dunia yang sukses menyelenggarakan vaksinasi untuk mencegah infeksi Corona.

Vaksinasi, ujarnya, juga menjadi faktor penyebab terkendalinya Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir.

Said secara khusus juga mengapresiasi pemerintah atas vaksinasi yang dijalankan kepada santri, kiai, dan seluruh warga pesantren.

Baca Juga :  Skandal Chat Mesum FH UI: 16 Mahasiswa Terseret, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

Massifnya vaksinasi oleh pemerintah di lingkungan pesantren ini di luar dugaan Said.

“Wabil khusus vaksinasi di kalangan pesantren, luar biasa di luar dugaan saya bahwa vaksinasi masif masuk ke pesantren dan para kiai-kiai,” ujarnya.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 sampai Senin, 5 Oktober, vaksinasi dosis pertama telah diberikan kepada 94,9 juta jiwa, sedangkan dosis kedua 53,6 juta jiwa.

Selain menyangkut vaksinasi, dalam pertemuan dengan Presiden, Said Aqil mengatakan, dia ingin bersilaturahmi, dan sekaligus melaporkan hasil Munas dan Konferensi Besar (Konbes) NU 25-26 September 2021.

Baca Juga :  Gugat Legitimasi Paus Leo XIV, Donald Trump Picu Kemarahan Internasional dan Kecaman Iran

Ia juga melaporkan kepada Presiden bahwa NU akan menggelar Muktamar pada 23-25 Desember 2021.

Mekanisme penyelenggaraan Muktamar pada Desember 2021, kata Said, akan bergantung pada perkembangan situasi pandemi.

“Presiden pun agak tanda tanya, apakah sudah mungkin melihat situasi seperti ini, apalagi di Lampung. Nanti kita lihat, itu pun dengan syarat memperhatikan protokol kesehatan dan izin dari Satgas Nasional dan Satgas Lokal,” ujarnya. *

Sumber: Antara

Berita Terkait

Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!
Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15 WIB

Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:58 WIB

Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Jumat, 17 April 2026 - 10:12 WIB

Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Berita Terbaru