Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!

- Jurnalis

Senin, 2 November 2026 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalimantan Tengah Faridawaty Darland Atjeh. Foto:Istimewa

Anggota DPRD Kalimantan Tengah Faridawaty Darland Atjeh. Foto:Istimewa

1TULAH.COM-Masa-masa sulit akibat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap tebal di Kalimantan Tengah (Kalteng) perlahan mulai berganti dengan kondisi yang lebih membaik. Seiring dengan kembalinya udara segar dan pulihnya lingkungan, perhatian kini tertuju pada pentingnya membangkitkan kembali taraf hidup serta roda perekonomian masyarakat di Bumi Tambun Bungai.

Sorotan utama mengenai momentum pemulihan ini datang langsung dari pihak legislatif daerah yang menilai bahwa kebangkitan ekonomi warga harus berjalan beriringan dengan pemulihan ekologis.

Pernyataan Resmi Anggota Komisi III DPRD Kalteng

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, memberikan perhatian khusus terhadap situasi pascabencana karhutla dalam keterangannya pada Selasa (2/11/2026).

Ia  menegaskan bahwa pemulihan kondisi daerah harus dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat dalam kehidupan harian mereka.

“Kita mendoakan agar kondisi Kalteng semakin membaik setelah terdampak kabut asap. Harapannya, masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman, aman, dan produktif,” tegas Faridawaty.

Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen DPRD Kalteng untuk terus mengawal dan mendukung langkah-langkah pemulihan daerah pascabencana.

Baca Juga :  Momen Hangat Hari Sumpah Pemuda: Presiden Prabowo Pimpin Pembacaan Ikrar Bersama Siswa SD Didampingi Titiek Soeharto

Pandangan Legislator: Dampak Karhutla Lebih dari Sekadar Isu Lingkungan

Dalam analisisnya, Faridawaty menyoroti bahwa ancaman kabut asap memiliki efek domino yang meluas. Bencana tersebut tidak bisa hanya dipandang sebagai persoalan kesehatan atau kualitas udara semata, tetapi juga sebagai hambatan serius bagi roda perekonomian warga.

Menurut Legislator Komisi III DPRD Kalteng tersebut, dampak nyata bencana kabut asap meliputi:

  • Kelumpuhan Sektor Perdagangan: Terganggunya aktivitas jual beli di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan akibat keterbatasan mobilitas warga.

  • Hambatan Kegiatan Usaha: Pelaku UMKM dan sektor jasa mengalami penurunan pendapatan akibat iklim usaha yang tidak kondusif.

  • Ancaman Sumber Penghidupan: Terhentinya berbagai sektor lapangan kerja lapangan yang bergantung pada kondisi cuaca dan udara terbuka.

Dorongan DPRD untuk Pemulihan Ekonomi di Bumi Tambun Bungai

Melihat kondisi yang kian membaik, Faridawaty berharap situasi ini menjadi momentum awal untuk merevitalisasi berbagai sektor kehidupan. Pihaknya mendorong agar pusat-pusat kegiatan ekonomi di Kalimantan Tengah kembali bergerak aktif tanpa bayang-bayang ancaman kabut asap.

Baca Juga :  Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Ia menekankan dua pilar utama pemulihan pascakarhutla yang harus dicapai:

  1. Pemulihan Lingkungan yang Berkelanjutan: Terjaganya kualitas udara bersih dan pencegahan dini dari potensi ancaman titik api baru.

  2. Penguatan Ekonomi Daerah: Kembali bergairahnya aktivitas usaha lokal, perdagangan, serta meningkatnya produktivitas masyarakat di seluruh pelosok Kalteng.

Harapan dan Komitmen Bersama untuk Masa Depan Kalteng

Menutup penyampaian pesannya, legislator Kalteng ini turut mendoakan agar Provinsi Kalimantan Tengah senantiasa dilindungi dan terhindar dari ancaman bencana serupa di masa mendatang.

“Pemulihan pascakarhutla tidak hanya terlihat dari membaiknya kondisi lingkungan, tetapi juga dari kembali bergairahnya kegiatan ekonomi masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah,” pungkas Faridawaty.

DPRD Kalteng mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan, sehingga iklim usaha dan aktivitas sosial warga dapat terus berlangsung dengan aman, nyaman, dan berkelanjutan. (Ingkit)

Berita Terkait

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida
Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:32 WIB

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 10:47 WIB

Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Berita Terbaru

Sejumlah anggota Damkar saat melakukan pemadaman pada salah satu lahan yang terbakar. Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui BPBD secara resmi memutuskan untuk memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla serta Kekeringan Tahun 2026.

Seruyan

Suling Tambun Nihil Karhutla, Seruyan Hilir Timur Terparah

Senin, 2 Nov 2026 - 15:23 WIB

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., disambut oleh masyarakat saat melaksanakan kunjungan kerja ke salah satu kecamatan di Seruyan belum lama ini.

Seruyan

Warga Nantikan Layanan Cetak KTP di Hanau

Senin, 2 Nov 2026 - 10:25 WIB