DPRD Kalteng Dorong Alokasi Anggaran Khusus Pencegahan Narkoba Hingga Tingkat Desa

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II  DPRD Kalimantan Tengah, Hj Siti Nafsiah. Foto:Dok/1tulah.com

Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Hj Siti Nafsiah. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Ancaman bahaya narkotika kini tidak lagi sekadar menjadi masalah di perkotaan. Peredaran gelap barang haram ini kian merambah hingga ke pelosok pedesaan di Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan menyasar kelompok usia produktif dan anak-anak.

Menanggapi fenomena tersebut, Ketua  Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalteng, Siti Nafsiah, meminta seluruh pihak memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba secara masif hingga tingkat desa.

Penyebaran Narkoba Merambah Pedesaan, Masyarakat Diminta Waspada

Siti Nafsiah menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh lengah dan menganggap kawasan pedesaan aman serta terbebas dari ancaman peredaran narkoba. Reality di lapangan menunjukkan bahwa para pelaku tindak kejahatan narkotika terus memperluas jaringan operasinya.

“Jangan dianggap mereka di desa lalu tidak tahu apa-apa, justru di sana itu juga berkembang dan marak,” tegas Siti Nafsiah, Senin (13/7/2026).

Fenomena ini menjadi peringatan keras bagi seluruh lapisan masyarakat agar tetap waspada dan aktif mengawasi lingkungan sekitar.

Pentingnya Edukasi Sejak Dini: Siswa SD dan SMP Jadi Target Modus Baru

Salah satu sorotan utama Komisi II DPRD Kalteng adalah perlunya perluasan sosialisasi bahaya narkoba ke kelompok usia yang lebih muda, khususnya murid Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Baca Juga :  Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Anak-anak kini kian rentan menjadi target para pengedar karena beragam modus baru yang menyamarkan narkoba dalam bentuk:

  • Makanan ringan dan permen yang menarik perhatian anak.

  • Produk minuman olahan berdesain kemasan menarik.

  • Barang konsumsi harian yang dikemas secara terflasifikasi.

Edukasi sejak dini di bangku sekolah sangat krusial agar anak-anak memiliki pemahaman mandiri untuk mengenali, menolak, dan menghindari berbagai modus bujuk rayu pengedar.

Sinergi Lintas Sektor dan Peran Tokoh Adat serta Agama

Menurut politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Kalteng ini, pemberantasan dan penanggulangan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan langkah penegakan hukum oleh aparat kepolisian semata.

Pendekatan pencegahan yang efektif memerlukan kolaborasi aktif dari berbagai elemen:

  1. Lingkungan Keluarga: Menjadi benteng pertahanan utama dalam mengawasi perubahan perilaku anak.

  2. Institusi Pendidikan: Menyelipkan materi bahaya narkoba dalam kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler.

  3. Pemerintah Desa & Lingkungan Kerja: Membangun sistem deteksi dini dan sistem keamanan lingkungan (Siskamling).

  4. Tokoh Adat & Tokoh Agama: Memperkuat moralitas dan benteng spiritual masyarakat memanfaatkan kearifan lokal serta nilai budaya daerah.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca BMKG 24 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kota-Kota Ini

Dukungan Anggaran dan Operasional dari Pemerintah Daerah

Guna mengoptimalkan gerakan antinarkoba, DPRD Kalteng mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memberikan dukungan nyata, di antaranya:

  • Pengalokasian Anggaran Memadai: Mengalokasikan pos anggaran operasional khusus untuk program pencegahan, sosialisasi, pembinaan masyarakat, hingga layanan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba.

  • Dukungan Operasional Aparat Penegak Hukum: Memberikan fasilitas perlengkapan, pelatihan teknis, serta dukungan sarana-prasarana bagi aparat penegak hukum di wilayah Kalteng.

Dukungan anggaran dan fasilitas yang memadai diyakini dapat membuat pelaksanaan program penanggulangan narkoba di Kalimantan Tengah berjalan lebih optimal, terstruktur, dan tepat sasaran demi menyelamatkan generasi penerus bangsa. (Ingkit)

Berita Terkait

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian
Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia
KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara
Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI
Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:33 WIB

KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island

Berita Terbaru