DPRD Kalteng Kawal Perbaikan Jalan HM Arsyad Kotim: Pekerjaan Fisik Dimulai Juli 2026

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Abdul Hafid. Foto:Dok/1tulah.com

Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Abdul Hafid. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) dipastikan segera melakukan perbaikan berat terhadap ruas Jalan HM Arsyad yang menghubungkan Kota Sampit dengan Samuda di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Guna mendukung percepatan penanganan infrastruktur vital tersebut, Pemprov Kalteng telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar melalui APBD Tahun Anggaran 2026.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Abdul Hafid, usai mengikuti Rapat Kerja (Raker) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah.

Ia mengungkapkan bahwa paket pekerjaan perbaikan jalan tersebut saat ini telah memasuki proses lelang resmi, sehingga pengerjaan fisik di lapangan tinggal menunggu selesainya seluruh tahapan administrasi.

“Sudah teranggarkan dalam APBD 2026 sebesar Rp10 miliar. Paket pekerjaannya juga sudah dilelang, kita tunggu saja,” ungkap Abdul Hafid, Kamis (16/7/2026).

Target Pengerjaan Fisik Mulai Pertengahan Juli hingga Agustus 2026

Lebih lanjut, Abdul Hafid menjelaskan bahwa berdasarkan pemaparan dari Dinas PUPR Kalteng, proses lelang proyek penanganan Jalan HM Arsyad saat ini telah berada pada masa sanggah.

Baca Juga :  Putusan Akhir Sidang PHPU 2026: MK Tegaskan Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka

Jika seluruh prosedur dan tahapan pengadaan berjalan lancar tanpa hambatan, pengerjaan fisik di lapangan ditargetkan mulai dieksekusi pada pertengahan Juli hingga awal Agustus 2026.

“Dari keterangan Dinas PUPR saat rapat, kegiatan itu sudah dilelang namun masih dalam masa sanggah. Mereka memastikan pertengahan Juli atau awal Agustus sudah mulai dikerjakan,” jelasnya.

Kondisi Jalan Rusak Parah dan Membahayakan Pengendara

Penanganan ruas Jalan HM Arsyad Sampit–Samuda dinilai sangat mendesak mengingat kondisi terkini di lapangan yang mengalami kerusakan cukup parah. Lubang-lubang besar yang menganga, permukaan aspal yang bergelombang, serta kerusakan struktur jalan kerap membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

Risiko kecelakaan lalu lintas meningkat tajam terutama pada malam hari akibat minimnya penerangan, maupun saat musim hujan ketika lubang-lubang jalan tertutup genangan air.

Baca Juga :  Juara Tingkat Provinsi, Heriyus Apresiasi Prestasi Kepala Sekolah PAUD Murung Raya

Padahal, ruas jalan ini merupakan urat nadi transportasi dan jalur logistik utama yang menghubungkan pusat Kota Sampit menuju wilayah pesisir Samuda dan sekitarnya. Perbaikan yang cepat diharapkan dapat memulihkan kelancaran mobilitas masyarakat serta efisiensi distribusi barang dan jasa di Kotim.

DPRD Kalteng Ajak Masyarakat Ikut Awasi Proyek

Demi memastikan kualitas pengerjaan berjalan optimal dan sesuai standar teknis, Komisi IV DPRD Kalteng mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta melakukan pengawasan terhadap jalannya proyek konstruksi tersebut.

Langkah pengawasan partisipatif ini penting agar anggaran negara sebesar Rp10 miliar yang dikucurkan dapat menghasilkan infrastruktur jalan yang kokoh, tahan lama, dan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan dalam kontrak.

“Silakan masyarakat ikut mengawasi proses perbaikan jalan ini. Jika nanti ditemukan kekurangan atau pekerjaan yang tidak sesuai, sampaikan kepada kami agar bisa segera ditindaklanjuti bersama,” tegas Abdul Hafid. (Ingkit)

Berita Terkait

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi
Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN
Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah
Juara Tingkat Provinsi, Heriyus Apresiasi Prestasi Kepala Sekolah PAUD Murung Raya
Persiapan Pemilu 2029: Komisi II DPR Bentuk Panja RUU Pemilu dan Adminduk, Buka Ruang Masukan Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:44 WIB

Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Juara Tingkat Provinsi, Heriyus Apresiasi Prestasi Kepala Sekolah PAUD Murung Raya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:46 WIB

Persiapan Pemilu 2029: Komisi II DPR Bentuk Panja RUU Pemilu dan Adminduk, Buka Ruang Masukan Masyarakat

Berita Terbaru