1TULAH.COM-Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) dipastikan segera melakukan perbaikan berat terhadap ruas Jalan HM Arsyad yang menghubungkan Kota Sampit dengan Samuda di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Guna mendukung percepatan penanganan infrastruktur vital tersebut, Pemprov Kalteng telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar melalui APBD Tahun Anggaran 2026.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Abdul Hafid, usai mengikuti Rapat Kerja (Raker) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah.
Ia mengungkapkan bahwa paket pekerjaan perbaikan jalan tersebut saat ini telah memasuki proses lelang resmi, sehingga pengerjaan fisik di lapangan tinggal menunggu selesainya seluruh tahapan administrasi.
“Sudah teranggarkan dalam APBD 2026 sebesar Rp10 miliar. Paket pekerjaannya juga sudah dilelang, kita tunggu saja,” ungkap Abdul Hafid, Kamis (16/7/2026).
Target Pengerjaan Fisik Mulai Pertengahan Juli hingga Agustus 2026
Lebih lanjut, Abdul Hafid menjelaskan bahwa berdasarkan pemaparan dari Dinas PUPR Kalteng, proses lelang proyek penanganan Jalan HM Arsyad saat ini telah berada pada masa sanggah.
Jika seluruh prosedur dan tahapan pengadaan berjalan lancar tanpa hambatan, pengerjaan fisik di lapangan ditargetkan mulai dieksekusi pada pertengahan Juli hingga awal Agustus 2026.
“Dari keterangan Dinas PUPR saat rapat, kegiatan itu sudah dilelang namun masih dalam masa sanggah. Mereka memastikan pertengahan Juli atau awal Agustus sudah mulai dikerjakan,” jelasnya.
Kondisi Jalan Rusak Parah dan Membahayakan Pengendara
Penanganan ruas Jalan HM Arsyad Sampit–Samuda dinilai sangat mendesak mengingat kondisi terkini di lapangan yang mengalami kerusakan cukup parah. Lubang-lubang besar yang menganga, permukaan aspal yang bergelombang, serta kerusakan struktur jalan kerap membahayakan keselamatan para pengguna jalan.
Risiko kecelakaan lalu lintas meningkat tajam terutama pada malam hari akibat minimnya penerangan, maupun saat musim hujan ketika lubang-lubang jalan tertutup genangan air.
Padahal, ruas jalan ini merupakan urat nadi transportasi dan jalur logistik utama yang menghubungkan pusat Kota Sampit menuju wilayah pesisir Samuda dan sekitarnya. Perbaikan yang cepat diharapkan dapat memulihkan kelancaran mobilitas masyarakat serta efisiensi distribusi barang dan jasa di Kotim.
DPRD Kalteng Ajak Masyarakat Ikut Awasi Proyek
Demi memastikan kualitas pengerjaan berjalan optimal dan sesuai standar teknis, Komisi IV DPRD Kalteng mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta melakukan pengawasan terhadap jalannya proyek konstruksi tersebut.
Langkah pengawasan partisipatif ini penting agar anggaran negara sebesar Rp10 miliar yang dikucurkan dapat menghasilkan infrastruktur jalan yang kokoh, tahan lama, dan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan dalam kontrak.
“Silakan masyarakat ikut mengawasi proses perbaikan jalan ini. Jika nanti ditemukan kekurangan atau pekerjaan yang tidak sesuai, sampaikan kepada kami agar bisa segera ditindaklanjuti bersama,” tegas Abdul Hafid. (Ingkit)

![Shandy Aulia [Instagram/shandyaulia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/sandy-aulia-360x200.jpg)






![Mekanisme gaji PNS jadi sorotan usai Menteri Koperasi mengungkapkan wacana penggajian via koperasi [SUARA.COM/Syahda]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/gaji-koperasi-225x129.jpg)








![Mekanisme gaji PNS jadi sorotan usai Menteri Koperasi mengungkapkan wacana penggajian via koperasi [SUARA.COM/Syahda]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/gaji-koperasi-360x200.jpg)






![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

