Dorong Transformasi Digital Inklusif, DPRD Kalteng Minta Infrastruktur Internet Desa Diperkuat

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Asdy Narang.Foto:Dok/1tulah.com

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Asdy Narang.Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Upaya memperluas jangkauan akses internet hingga ke wilayah pedalaman menjadi salah satu faktor paling krusial dalam mendorong kemajuan masyarakat di Kalimantan Tengah (Kalteng). Ketersediaan jaringan telekomunikasi yang merata diyakini mampu membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat pelosok untuk mengakses layanan pendidikan, kesehatan, informasi, hingga peluang ekonomi berbasis digital.

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Asdy Narang, menegaskan bahwa proses transformasi digital tidak boleh hanya berpusat di kawasan perkotaan. Menurutnya, masyarakat yang tinggal di desa maupun wilayah terpencil berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk menikmati manfaat pesatnya perkembangan teknologi.

“Transformasi digital harus dirasakan seluruh masyarakat. Jangan sampai masih ada kesenjangan yang membuat sebagian wilayah kesulitan mengakses layanan berbasis teknologi,” tegas Asdy Narang pada Rabu (17/6/2026).

Pemerataan Infrastruktur Telekomunikasi Cegah Kesenjangan Digital

Asdy menilai bahwa pemerataan akses digital merupakan kebutuhan yang semakin mendesak. Seiring dengan pesatnya integrasi teknologi dalam berbagai aktivitas harian, pembangunan serta penguatan infrastruktur telekomunikasi harus menjadi prioritas agar tidak ada daerah di Kalteng yang tertinggal dalam proses digitalisasi.

Baca Juga :  Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island

Politisi dari Fraksi Partai NasDem ini menambahkan, keberadaan konektivitas yang memadai tidak hanya mempermudah pertukaran informasi, tetapi juga berdampak langsung pada efisiensi pelayanan publik.

Saat ini, berbagai sektor vital pemerintahan, fasilitas kesehatan, hingga lembaga pendidikan kian bergantung pada platform digital yang membutuhkan dukungan jaringan internet yang stabil dan cepat.

Peluang Ekonomi Digital bagi Pelaku Usaha Pedesaan

Selain menunjang sektor pelayanan publik, ketersediaan jaringan internet yang stabil di wilayah pedalaman membuka potensi besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor ekonomi.

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta masyarakat di kawasan pedesaan kini memiliki kesempatan lebih besar untuk:

  • Memperluas Jangkauan Pasar: Memasarkan produk unggulan lokal hingga keluar daerah melalui platform e-commerce dan media sosial.

  • Meningkatkan Efisiensi Usaha: Memanfaatkan transaksi digital dan sistem keuangan inklusif untuk mempermudah operasional bisnis.

  • Membuka Peluang Kerja Baru: Menciptakan inovasi usaha berbasis digital langsung dari desa.

Meski demikian, Asdy menyayangkan masih adanya beberapa wilayah di Kalteng yang mengalami keterbatasan sinyal (blank spot). Kondisi ini dinilai menghambat potensi lokal untuk berkembang secara optimal.

Baca Juga :  DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis

“Ketersediaan jaringan yang stabil dan menjangkau seluruh wilayah menjadi fondasi utama. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, berbagai program digitalisasi dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” jelasnya.

Pentingnya Penguatan Literasi Digital Masyarakat

Di samping pembangunan fisik berupa menara pemancar dan jaringan internet, Asdy mendorong pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mengimbangi langkah tersebut dengan peningkatan literasi digital bagi masyarakat pedesaan.

Penguasaan teknologi secara bijak, produktif, dan aman menjadi aspek krusial agar masyarakat tidak sekadar menjadi konsumen pasif. Dengan pemahaman digital yang baik, masyarakat pelosok diharapkan mampu memanfaatkan internet untuk meningkatkan kualitas hidup, memperluas wawasan, serta memperkuat perekonomian keluarga.

Melalui pemerataan akses internet yang inklusif serta penguatan literasi digital yang berkelanjutan, transformasi digital di Kalimantan Tengah diharapkan dapat mengakselerasi pembangunan daerah hingga ke sudut-sudut pelosok. (Ingkit)

Berita Terkait

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian
Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia
KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara
Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI
Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:33 WIB

KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island

Berita Terbaru