Tak Perlu Mahal, Rahasia Gaya Hidup Hijau Luna Maya Cuma Modal Kebiasaan Kecil

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Luna Maya, publik figur sekaligus Co-Founder TS Media, berbagi cerita tentang perjalanannya menjalani gaya hidup berkelanjutan. Sumber: Instagram/lunamaya

Luna Maya, publik figur sekaligus Co-Founder TS Media, berbagi cerita tentang perjalanannya menjalani gaya hidup berkelanjutan. Sumber: Instagram/lunamaya

1TULAH.COM-Gaya hidup ramah lingkungan kerap dipersepsikan sebagai hal yang merepotkan dan mahal. Padahal, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten justru dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian lingkungan.

Hal tersebut dibagikan oleh aktris sekaligus pengusaha Luna Maya saat menjadi pembicara dalam sesi bertajuk “From Influence to Impact: The Story of Game Changer” pada ajang Katadata SAFE 2026, Rabu (16/9/2026).

Bawa Rantang Stainless hingga Biopori Murah di Rumah

Dalam acara tersebut, Luna Maya membagikan sejumlah langkah nyata yang ia lakukan sehari-hari untuk mengurangi jejak sampah pribadinya:

  • Membawa Rantang Stainless: Luna mengaku tidak ragu membawa wadah makanan sendiri saat membeli makanan di restoran. Meski sempat dipandang aneh oleh sebagian orang, ia tetap percaya diri melakukanya.

  • Membawa Tumbler & Bebas Sedotan Plastik: Membiasakan diri membawa tempat minum pribadi dan menolak penggunaan sedotan plastik sekali pakai saat membeli kopi.

  • Menghemat Air dan Energi: Memakai celana jeans setidaknya dua kali sebelum dicuci untuk menekan penggunaan air serta listrik dari mesin cuci.

  • Pengolahan Sampah Organik: Mengolah sisa makanan menjadi kompos di rumah serta memanfaatkan metode lubang biopori.

“Alatnya murah banget, kayak pipa, itu cuma sekitar Rp30 ribu sampai Rp50 ribu. Tanam aja di tanah, masukin bekas-bekas sayuran atau buah di situ. Manfaatnya tanahnya jadi subur,” jelas Luna.

Menurutnya, komitmen terhadap keberlanjutan tidak perlu menunggu perubahan besar atau kebijakan tertentu, melainkan bermula dari kesadaran pribadi.

Baca Juga :  Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta

Apresiasi Aksi Kecil dan Edukasi di Lapangan

Gaya hidup hijau ini bukan sekadar pencitraan bagi Luna. Ia mengaku tak segan menegur pihak yang membuang sampah sembarangan di tempat umum, sekaligus memberikan apresiasi kepada orang-orang yang peduli pada kebersihan.

Luna menceritakan pengalamannya saat berlari pagi di Bali dan menyapa sekelompok pria yang memungut sampah plastik di jalanan untuk sekadar mengucapkan terima kasih. Menurutnya, apresiasi kecil sangat penting agar aksi baik terhadap lingkungan terus berlanjut secara konsisten.

Baca Juga :  Viral Wartawan Wanita Dihalau Polisi di Bundaran HI, Polda Metro Akui Petugas Kurang Paham

Dari Kebiasaan Pribadi Menjadi Investor Waste4Change

Komitmen Luna terhadap kelestarian lingkungan juga diwujudkan dalam aksi nyata yang lebih luas. Berawal dari pelanggan layanan pemilahan sampah rumah tangga, Luna kini resmi menjadi salah satu investor di Waste4Change, startup yang bergerak di bidang pengolahan sampah.

Kendati demikian, Luna menekankan bahwa gaya hidup berkelanjutan tidak harus dimulai dari langkah besar seperti investasi. Siapa pun bisa memulainya dari perubahan perilaku sehari-hari.

“Saya percaya dalam sustainability itu nggak bisa langsung sempurna. Nggak ada. Tapi butuh benar-benar ada rasa bahwa saya harus berubah, sekecil apa pun,” ucapnya.

Ia berharap perbincangan mengenai gaya hidup ramah lingkungan ke depan dapat bergeser ke arah pemanfaatan teknologi dan kebijakan publik yang makin mempermudah masyarakat dalam menjaga bumi. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan
Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Rabu, 4 November 2026 - 06:27 WIB

Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Rabu, 4 November 2026 - 06:19 WIB

Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 14:44 WIB

Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta

Berita Terbaru