1TULAH.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah melalui langkah terpadu dan berkelanjutan. Upaya tersebut mencakup operasi pemadaman darat dan udara, pendinginan, pelayanan kesehatan, pemantauan kualitas udara, hingga penguatan pencegahan dan penegakan hukum, Senin (14 Septemberr2026).
Hingga saat ini, Satgas Bencana Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah bersama seluruh unsur terkait telah menangani 372 kejadian Karhutla dengan total luasan mencapai 63,20 hektare. Penanganan dilakukan melalui Posko Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla dengan melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, pemadam kebakaran, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Sinergi lintas sektor terus dioptimalkan untuk mempercepat penanganan di lapangan. Lebih dari 40 OPD turut berkontribusi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, baik dalam operasi pemadaman dan pembasahan maupun memberikan dukungan terhadap penanganan dampak Karhutla.
Pada periode 13–14 September 2026, sejumlah kejadian Karhutla berhasil ditangani di Kota Palangka Raya, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Kabupaten Pulang Pisau.
Setelah pemadaman, tim gabungan melaksanakan pendinginan atau mopping up untuk memastikan bara api benar-benar padam sekaligus mencegah munculnya kembali titik api. Upaya pengendalian juga diperkuat melalui pembangunan sumur bor dan pembuatan sekat bakar atau firebreak di kawasan yang dinilai rawan.
Penanganan Karhutla turut dilakukan melalui operasi udara, terutama untuk menjangkau kawasan gambut dalam yang sulit diakses melalui jalur darat. Sejumlah helikopter water bombing dikerahkan dari Palangka Raya dan Sampit untuk mendukung pemadaman di wilayah prioritas.
Operasi water bombing difokuskan pada kawasan dengan tingkat kerawanan tinggi, antara lain Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Kotawaringin Timur, serta kawasan Taman Nasional Sebangau.
Upaya tersebut diperkuat melalui pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), yang merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Pelaksanaan TMC ditujukan untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan, terutama di wilayah yang membutuhkan pembasahan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi potensi meluasnya Karhutla, khususnya di kawasan gambut.
Dari sisi kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah bersama fasilitas pelayanan kesehatan dan rumah sakit daerah telah menangani 4.004 kasus atau pasien gangguan pernapasan/ISPA yang berkaitan dengan paparan asap Karhutla.
Perlindungan masyarakat terus diperkuat melalui berbagai langkah, di antaranya pembagian puluhan ribu masker, pengoperasian posko kesehatan bergerak, serta penyediaan oksigen gratis di sejumlah lokasi yang membutuhkan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan dan perlindungan di tengah kondisi kualitas udara yang terdampak asap Karhutla.
Untuk memperkuat koordinasi dan mempercepat penanganan, Gubernur Kalimantan Tengah telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla mulai 31 Agustus hingga 29 September 2026.
Melalui status tersebut, seluruh unsur terkait terus diperkuat dan dikoordinasikan agar penanganan Karhutla berlangsung cepat, terpadu, dan terukur. Upaya ini sekaligus diarahkan untuk meminimalkan dampak kebakaran terhadap masyarakat dan lingkungan.
Pemprov Kalteng mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya Karhutla.
Penulis : Hewu
Editor : Apri

![Curahan hati Aisyah Thisia Agustiar, istri Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), menjadi sorotan setelah videonya saat mengikuti forum pengajian Menata Hati beredar di media sosial. [Instagram Aisyah Thisia Agustiar]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/thisiah-agustiar-360x200.jpg)
![Shandy Aulia [Instagram/shandyaulia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/sandy-aulia-360x200.jpg)






![BMKG memprakirakan ada potensi hujan di Kalimantan dan Sumatra pada Sabtu, 24 Oktober 2026. [Dok Asmo]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/bmkg-hari-ini-225x129.jpg)














![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

