Wapres Gibran Tinjau Penanganan Karhutla di Kalteng, Pemprov Perkuat Sinergi

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka disambut Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan jajaran Forkopimda saat tiba di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, dalam rangka kunjungan kerja terkait penanganan Karhutla, Kamis (10/9/2026).

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka disambut Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan jajaran Forkopimda saat tiba di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, dalam rangka kunjungan kerja terkait penanganan Karhutla, Kamis (10/9/2026).

1TULAH.COM, Palangka Raya – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka tiba di Kalimantan Tengah dalam rangka kunjungan kerja untuk melihat secara langsung perkembangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sekaligus langkah penanganannya. Kedatangan Wapres di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kamis (10 September 2026), disambut Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kalteng dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Selama berada di Kalimantan Tengah, Wapres Gibran dijadwalkan mengunjungi sejumlah wilayah yang terdampak Karhutla, termasuk SDN-2 Petuk Katimpun dan kawasan Nyaru Menteng. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mendapatkan gambaran langsung mengenai kondisi di lapangan serta mengevaluasi berbagai langkah penanganan yang telah dilakukan.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan bahwa Karhutla masih menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian serius hingga awal September 2026. Sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah mengalami peningkatan titik panas, kejadian kebakaran, maupun luasan lahan yang terdampak.

Baca Juga :  Karhutla Kalteng Catat 8.048 Titik Panas, 16.387 Personel Gabungan Dikerahkan

Menghadapi kondisi tersebut, Pemprov Kalteng terus meningkatkan kesiapan penanganan dengan mengoptimalkan personel, peralatan, sarana dan prasarana, serta dukungan operasional. Koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan berbagai unsur terkait juga terus diperkuat guna memastikan penanganan di lapangan dapat dilakukan secara efektif.

Dampak Karhutla terhadap kualitas udara turut menjadi perhatian pemerintah. Asap yang ditimbulkan dari kebakaran menyebabkan kualitas udara di beberapa wilayah sempat masuk kategori tidak sehat hingga berbahaya. Kondisi ini mendorong Pemprov Kalteng mempercepat langkah penanganan setelah menetapkan status tanggap darurat Karhutla.

Dalam pelaksanaannya, petugas masih menghadapi tantangan berupa akses menuju titik kebakaran yang sulit serta terbatasnya sumber air. Kendala tersebut terutama dirasakan pada lokasi yang tidak mudah dijangkau menggunakan jalur darat sehingga proses pemadaman membutuhkan dukungan tambahan.

Atas kondisi tersebut, Pemprov Kalteng berharap adanya dukungan lebih lanjut dari Pemerintah Pusat. Dukungan yang dibutuhkan antara lain tambahan helikopter untuk operasi pemadaman melalui udara, peralatan pemadaman, dukungan operasional, serta pembangunan infrastruktur sumber air berupa sumur bor dan embung di kawasan yang memiliki risiko tinggi terhadap Karhutla.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM

Agustiar menegaskan bahwa upaya mengatasi Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara pemerintah daerah, Pemerintah Pusat, TNI, Polri, petugas pemadam, relawan, dan masyarakat diperlukan agar setiap kejadian dapat segera ditangani dan tidak berkembang lebih luas.

“Sinergi dan kolaborasi seluruh unsur menjadi kunci dalam penanganan Karhutla, sehingga masyarakat dan lingkungan Kalimantan Tengah dapat terlindungi dari dampak kebakaran dan kabut asap,” ungkapnya.

Kunjungan kerja Wapres Gibran Rakabuming Raka diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi Karhutla. Kehadiran pemerintah pusat di lapangan juga diharapkan mendorong penguatan dukungan terhadap upaya pemadaman, pencegahan, serta perlindungan masyarakat yang terdampak kebakaran dan kabut asap di Kalimantan Tengah.(*)

Penulis : Hewu

Editor : Apri

Berita Terkait

Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Sarpras Karhutla untuk 16 Kelurahan di Palangka Raya
Pemprov Kalteng Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Pemprov Kalteng Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM
Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG
Disdik Kalteng Usulkan Penundaan TKA 2026, Kemendikdasmen Setujui Demi Keselamatan Murid
Karhutla Kalteng Catat 8.048 Titik Panas, 16.387 Personel Gabungan Dikerahkan
Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Sarpras Karhutla untuk 16 Kelurahan di Palangka Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Pemprov Kalteng Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Disdik Kalteng Usulkan Penundaan TKA 2026, Kemendikdasmen Setujui Demi Keselamatan Murid

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Karhutla Kalteng Catat 8.048 Titik Panas, 16.387 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama

Berita Terbaru