Sinyal Megawati Bakal Hadiri Puncak Hari Lahir Pancasila 2026 Bareng Prabowo

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri disebut bakal mengahdiri peringatan Hari Lahir Pancasila. [Dok. PDIP]

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri disebut bakal mengahdiri peringatan Hari Lahir Pancasila. [Dok. PDIP]

1TULAH.COM-Kehadiran Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dalam Puncak Peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026 mendatang tengah menjadi sorotan hangat. Publik menantikan kehadiran sosok yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tersebut dalam agenda besar kenegaraan ini.

Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, memberikan sinyal positif mengenai potensi kehadiran Megawati.

“Insyaallah beliau hadir. Doakan saja, beliau ada waktu kesempatan untuk hadir,” ujar Djarot saat ditemui awak media di kawasan Jakarta Utara, Sabtu (30/5/2026).

Agenda Ganda Partai dan Negara Jadi Faktor Penentu

Meskipun sinyal yang diberikan cukup positif, kehadiran Megawati di acara nasional tersebut kabarnya masih harus menyesuaikan dengan agenda internal partai yang cukup padat.

Djarot menjelaskan bahwa pada hari yang sama, PDIP juga dijadwalkan menggelar upacara internal secara khidmat. Upacara tersebut akan dilaksanakan di Sekolah Partai DPP PDIP yang berlokasi di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Faktor adanya agenda ganda inilah yang membuat kepastian kehadiran Megawati di Gedung Pancasila masih bersifat dinamis.

“Kita lihat besok,” tambah Djarot singkat saat ditanya mengenai konfirmasi final terkait kepastian kehadiran sang Ketua Umum.

Upacara Kenegaraan Dipimpin Langsung oleh Presiden Prabowo Subianto

BPIP sendiri sebelumnya telah mengumumkan detail pelaksanaan Puncak Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 tingkat pusat. Upacara resmi akan digelar pada Senin, 1 Juni 2026, mulai pukul 10.00 WIB.

Berikut adalah rincian pelaksanaan upacara kenegaraan Hari Lahir Pancasila 2026:

  • Lokasi Sejarah: Lapangan Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

  • Tema Peringatan: “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”

  • Inspektur Upacara: Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan hadir langsung dan memimpin jalannya upacara.

Momen bersejarah ini juga akan dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, para mantan Presiden dan Wakil Presiden RI terdahulu, serta deretan tokoh nasional lintas generasi.

Baca Juga :  Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Daya Tarik Utama: Paskibraka Tampilkan “Formasi Pancasila”

Tak sekadar menjadi acara seremonial tahunan, BPIP memastikan bahwa seluruh perangkat upacara telah dipersiapkan secara matang guna memberikan esensi yang mendalam bagi masyarakat.

Hal Menarik: Salah satu daya tarik utama yang patut dinantikan dalam upacara tahun ini adalah penampilan dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Khusus pada peringatan tahun 2026 ini, Paskibraka akan menampilkan sebuah gerakan khusus bernama “Formasi Pancasila”.

Formasi ini dirancang rapi dan terdiri atas lima kelompok barisan yang secara filosofis mencerminkan setiap sila dalam Pancasila. Struktur barisan ini dihadirkan untuk mempertegas kembali pesan persatuan, gotong royong, dan keharmonisan di tengah keberagaman bangsa Indonesia. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Kantor Bea Cukai Kudus Digeledah KPK, Puluhan Petugas Turun Langsung
Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel
Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan
Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati
Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?
Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Kantor Bea Cukai Kudus Digeledah KPK, Puluhan Petugas Turun Langsung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Berita Terbaru