Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Dorong DAD dan BATAMAD Jadi Garda Pelestarian Budaya Dayak

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran melantik pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) dan BATAMAD se-Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang. Pelantikan tersebut menjadi momentum memperkuat pelestarian budaya Dayak, pencegahan konflik sosial, serta sinergi adat dan pemerintah daerah. Jumat, (22/5/26)

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran melantik pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) dan BATAMAD se-Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang. Pelantikan tersebut menjadi momentum memperkuat pelestarian budaya Dayak, pencegahan konflik sosial, serta sinergi adat dan pemerintah daerah. Jumat, (22/5/26)

1tulah.com, PALANGKA RAYA — Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran selaku Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah resmi melantik pengurus DAD dan BATAMAD se-Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (22 Mei 2026).

Pelantikan tersebut ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan DAD Kalteng oleh Yulindra Dedy, dilanjutkan pemasangan Mandau dan Peteng Tengang kepada Ketua DAD Kabupaten/Kota serta prosesi Tampung Tawar oleh basir sebagai simbol penguatan amanah dan tanggung jawab adat.

Dalam sambutannya, Agustiar Sabran menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum penting memperkuat koordinasi, menyatukan langkah, dan menyamakan persepsi dalam menghadapi dinamika sosial, budaya, dan ekonomi di Kalimantan Tengah.

Menurutnya, Kalimantan Tengah tidak hanya kaya sumber daya alam, tetapi juga memiliki keberagaman suku, budaya, dan agama yang harus terus dijaga dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, kita memiliki tanggung jawab besar menjaga harmoni agar pilar-pilar kebangsaan tetap kokoh berdiri,” ujar Gubernur.

Baca Juga :  Karhutla Kalteng Catat 8.048 Titik Panas, 16.387 Personel Gabungan Dikerahkan

Pada kesempatan tersebut, Agustiar menekankan tiga fokus utama yang harus menjadi ruh pergerakan DAD ke depan.

Pertama, DAD diminta fokus pada penanganan dan pencegahan konflik dengan bersikap proaktif dalam mendeteksi potensi konflik di tengah masyarakat sebelum berkembang menjadi sengketa yang lebih besar.

Ia menegaskan bahwa dialog dan musyawarah harus tetap menjadi pendekatan utama dalam penyelesaian perselisihan, dengan lembaga adat hadir sebagai jembatan yang netral, adil, dan terpercaya.

Kedua, Gubernur menyoroti pentingnya penguatan kearifan lokal sebagai instrumen hukum, moral, dan pendidikan masyarakat.

Menurutnya, falsafah Huma Betang yang mengandung nilai kebersamaan, toleransi, dan gotong royong harus terus diwujudkan melalui hukum adat, ritual perdamaian, dan pelestarian budaya Dayak.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan bahasa Dayak melalui penerapan muatan lokal sehari berbahasa Dayak di sekolah-sekolah.

Selain itu, Agustiar berharap pembangunan ekonomi dan investasi di Kalimantan Tengah tetap berjalan selaras dengan penghormatan terhadap hak-hak adat dan pelestarian budaya lokal.

Baca Juga :  Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla

Ketiga, DAD dan BATAMAD diminta terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan aparat keamanan dengan mengedepankan prinsip koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi.

Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga harkat dan martabat masyarakat adat Dayak, melestarikan adat istiadat, serta menjaga keamanan dan ketertiban di Kalimantan Tengah.

“Dengan prinsip melayani masyarakat adat Dayak, marilah kita menjaga hubungan antar pengurus yang sejuk, demokratis, dan penuh rasa kekeluargaan demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin Berkah, Maju, dan Sejahtera,” pungkasnya.

Prosesi pelantikan juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Penguatan Program Kependudukan dan Pembangunan Keluarga melalui integrasi nilai budaya lokal dan kearifan adat Dayak di Kalimantan Tengah.

Turut hadir unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, Marthin Billa, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah, Pj. Sekda Kalteng Linae Victoria Aden, kepala OPD lingkup Pemprov Kalteng, serta Staf Khusus Gubernur Herson B. Aden dan Leonard S. Ampung.(*)

Penulis : Hewu

Berita Terkait

Pemprov Kalteng Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM
Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG
Disdik Kalteng Usulkan Penundaan TKA 2026, Kemendikdasmen Setujui Demi Keselamatan Murid
Karhutla Kalteng Catat 8.048 Titik Panas, 16.387 Personel Gabungan Dikerahkan
Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama
Karhutla Kalteng Capai 85 Kejadian, 16.387 Personel Gabungan Disiagakan
Hari Santri 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Doa dan Bantuan untuk Penanganan Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Disdik Kalteng Usulkan Penundaan TKA 2026, Kemendikdasmen Setujui Demi Keselamatan Murid

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Karhutla Kalteng Catat 8.048 Titik Panas, 16.387 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Karhutla Kalteng Capai 85 Kejadian, 16.387 Personel Gabungan Disiagakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Hari Santri 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Doa dan Bantuan untuk Penanganan Karhutla

Berita Terbaru