Dongkrak Sektor Strategis, DPRD Kalteng Soroti Hilirisasi hingga Kewajiban Plasma Perkebunan

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi I DPRD  Kalimantan Tengah, Sudarsono. Foto:Dok/1tulah.com

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Sudarsono. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah resmi menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng.

Langkah ini diambil guna mengevaluasi sekaligus mengoptimalkan kinerja pembangunan di berbagai sektor vital demi kesejahteraan masyarakat Bumi Tambun Bungai.

Rekomendasi penting tersebut tertuang dalam Laporan Hasil Rapat Kerja Tim Pembahasan DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kalteng Akhir Tahun Anggaran 2025. Catatan strategis ini diserahkan langsung dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026.

Rapat gabungan komisi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kalteng, Arton S. Dohong, dengan H. Sudarsono bertindak sebagai juru bicara yang memaparkan poin-poin krusial di hadapan forum.

Integrasi Distribusi dan Hilirisasi Komoditas Unggulan

Dalam paparannya, H. Sudarsono menekankan pentingnya lompatan besar di sektor perdagangan dan industri. DPRD Kalteng mendorong pemprov untuk segera membangun sistem distribusi barang kebutuhan pokok yang terintegrasi.

“Perlu membangun sistem distribusi barang kebutuhan pokok yang terintegrasi, mengembangkan sistem stabilisasi harga berbasis peringatan dini untuk mengendalikan disparitas harga antarwilayah, serta mendorong pengembangan industri hilir berbasis komoditas unggulan daerah seperti karet, rotan, dan hasil perikanan,” ujar H. Sudarsono.

Langkah ini dinilai mendesak untuk menekan ketimpangan harga barang antar-kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Drama Laga Panas! Timnas Indonesia U-19 Bungkam Vietnam 2-1, Segel Tiket Semifinal Piala AFF U-19 2026

Evaluasi Sektor Perikanan: Produksi Tinggi, Kesejahteraan Nelayan Perlu Dipacu

Sektor kelautan dan perikanan Kalteng sebenarnya menunjukkan performa impresif dari sisi angka. Tercatat, produksi perikanan tangkap menyentuh 159.305,74 ton dan produksi budidaya mencapai 140.319,03 ton.

Meski demikian, DPRD memberikan catatan kritis karena Nilai Tukar Nelayan (NTN) dan pembudidaya ikan rupanya masih belum memenuhi target. Untuk mendongkrak kesejahteraan mereka, DPRD merekomendasikan tiga langkah taktis:

  1. Memperkuat hilirisasi produk perikanan agar memiliki nilai jual lebih tinggi.

  2. Membangun infrastruktur cold chain (rantai dingin) untuk menjaga kualitas dan kesegaran komoditas.

  3. Memperluas akses pasar serta memperketat pengawasan berbasis masyarakat terhadap praktik illegal fishing.

Konflik Agraria dan Ketegasan Kewajiban Plasma 20 Persen

Sektor perkebunan dan pertanian tidak luput dari sorotan tajam legislatif. DPRD menyoroti penyelesaian konflik perkebunan di Kalteng yang dinilai lambat karena baru mencapai 26,31 persen.

Guna membenahi carut-marut ini, DPRD Kalteng mendesak penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Perkebunan Berkelanjutan. Pemprov diminta tegas mengawal kewajiban Perusahaan Besar Swasta (PBS) untuk membangun kebun plasma sebanyak 20 persen bagi masyarakat sekitar.

Selain itu, pengawasan terhadap PBS yang nekat menanam di kawasan sempadan sungai (buffer zone) harus diperketat demi menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Diisukan Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Chatib Basri Angkat Bicara

Percepatan Rehabilitasi Hutan Berbasis Teknologi GIS

Di bidang kehutanan, capaian rehabilitasi hutan dan lahan yang baru menyentuh angka 18,99 persen dari target menjadi rapor merah yang harus segera dibenahi.

Sebagai solusi, DPRD meminta pemprov memanfaatkan teknologi berbasis Geographic Information System (GIS) untuk memperkuat pengawasan. Hubungan kemitraan antara masyarakat dan pihak swasta perlu dipercepat, dibarengi dengan penguatan fungsi operasional Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di tingkat tapak.

Ketegasan Reklamasi Tambang dan Solusi Kalteng Terang

Merespons dinamika di sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dinas ESDM Kalteng diminta memastikan seluruh pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) menyelesaikan kewajiban reklamasi dan pascatambang tanpa celah.

Dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD), optimalisasi mekanisme opsen pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) harus digenjot lewat sistem pengawasan terintegrasi.

Terakhir, menanggapi masih adanya wilayah pelosok Kalteng yang belum menikmati listrik, DPRD mendorong kolaborasi intensif bersama PT PLN (Persero). Pemprov diminta tidak hanya bergantung pada jaringan konvensional, melainkan mulai melirik potensi energi terbarukan lokal.

Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan pembangkit listrik tenaga air dinilai menjadi jawaban konkret untuk mendongkrak rasio elektrifikasi di desa-desa terpencil Kalimantan Tengah. (Ingkit)

Berita Terkait

DPRD Barito Utara Bahas Dua Raperda untuk Perlindungan Masyarakat Adat dan Penguatan Lembaga Adat Dayak
Diisukan Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Chatib Basri Angkat Bicara
Gegara BI-Rate Rupiah Bernasib Baik Hari Ini, Tapi…
Skema Baru Dana Revitalisasi Sekolah Transfer Langsung, DPRD Kalteng: Jangan Paksakan Swakelola Jika Tak Mampu!
Komitmen Pelestarian Lingkungan, PT IMK Tanam Ratusan Pohon
Malam 1 Suro 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwal, Makna, dan Ragam Tradisi Sakralnya
Mengupas Buku ‘Presiden Solusi’: Rekam Jejak 108 Kebijakan Nyata 18 Bulan Pemerintahan Prabowo Subianto
Operasi Patuh Jaya Ditunda, Polda Metro Jaya Tetap Lakukan Penindakan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:59 WIB

DPRD Barito Utara Bahas Dua Raperda untuk Perlindungan Masyarakat Adat dan Penguatan Lembaga Adat Dayak

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:53 WIB

Diisukan Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Chatib Basri Angkat Bicara

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:18 WIB

Gegara BI-Rate Rupiah Bernasib Baik Hari Ini, Tapi…

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:54 WIB

Skema Baru Dana Revitalisasi Sekolah Transfer Langsung, DPRD Kalteng: Jangan Paksakan Swakelola Jika Tak Mampu!

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:11 WIB

Komitmen Pelestarian Lingkungan, PT IMK Tanam Ratusan Pohon

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:22 WIB

Malam 1 Suro 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwal, Makna, dan Ragam Tradisi Sakralnya

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:47 WIB

Mengupas Buku ‘Presiden Solusi’: Rekam Jejak 108 Kebijakan Nyata 18 Bulan Pemerintahan Prabowo Subianto

Senin, 8 Juni 2026 - 21:40 WIB

Operasi Patuh Jaya Ditunda, Polda Metro Jaya Tetap Lakukan Penindakan

Berita Terbaru

Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Perlindungan Masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Barito Utara

Muara Teweh

Dukungan Masyarakat Menguat untuk Penegakan Peraturan Daerah

Selasa, 9 Jun 2026 - 22:43 WIB

Prediksi posisi Timnas Indonesia vs Mozambik

Olahraga

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik

Selasa, 9 Jun 2026 - 16:45 WIB

Pesepak bola Timnas Indonesia Ole Romeny berebut bola dengan pemain Timnas China dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Indonesia melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Olahraga

FIFA Matchday: Ranking FIFA Timnas Indonesia vs Mozambik

Selasa, 9 Jun 2026 - 16:39 WIB