Polri Ungkap Peran Tersangka pada Kasus Impor Ilegal Ponsel Asal China

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Institusi Polri

Ilustrasi Institusi Polri

1TULAH.COM – Satuan Tugas Penegakan Hukum Penyelundupan Kepolisian Negara Republik Indonesia mengungkap peran dua tersangka berinisial DCP alias P dan SJ dalam kasus impor ilegal ponsel dan produk lainnya dari China.

Keduanya diduga bertanggung jawab atas proses pemasukan hingga distribusi barang di dalam negeri.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Ade Safri Simanjuntak, menjelaskan bahwa DCP berperan sebagai importir yang memasukkan barang tidak baru tanpa memenuhi standar, termasuk Standar Nasional Indonesia (SNI).

Baca Juga :  UKW di Muara Teweh Ditutup Pendaftarannya, Peserta Membludak

Sementara itu, SJ diduga bertindak sebagai pihak yang menerima dan mendistribusikan barang tersebut di pasar domestik.

Dalam pengembangan kasus, aparat juga menggeledah kantor PT TSL di Sidoarjo yang diduga menjadi bagian dari jaringan impor ilegal.

Perusahaan tersebut disebut berfungsi sebagai holding yang menggunakan perusahaan cangkang untuk mengurus dokumen impor.

Polri menegaskan akan terus menelusuri pihak lain yang terlibat dalam praktik ilegal ini. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kerugian negara sekaligus menindak pelanggaran di bidang perdagangan, telekomunikasi, dan perlindungan konsumen.

Baca Juga :  Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto 'Cat Eyes' di Balik Fitnah.

Sebelumnya, penyidik menyita puluhan ribu ponsel ilegal, termasuk iPhone dan Android, serta aksesori dengan nilai ratusan miliar rupiah.

Selain itu, ditemukan pula produk lain seperti pakaian bayi dan mainan anak yang tidak memenuhi standar namun telah beredar di pasaran.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Pesan Mendalam Apristini Arton di Hari Kartini 2026 untuk Perempuan Kalimantan Tengah
UKW di Muara Teweh Ditutup Pendaftarannya, Peserta Membludak
KPK Sita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Soal Kasus Bea Cukai
Menkeu Purbaya Ancam Pecat Pegawai Lambat: “Tak Kerja, Siap-siap Angkat Koper!”
Harga Pangan Hari Ini 22 April 2026: Kelompok Cabai dan Minyak Goreng Melonjak Tajam
Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook
GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan
Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 16:35 WIB

Pesan Mendalam Apristini Arton di Hari Kartini 2026 untuk Perempuan Kalimantan Tengah

Rabu, 22 April 2026 - 15:17 WIB

Polri Ungkap Peran Tersangka pada Kasus Impor Ilegal Ponsel Asal China

Rabu, 22 April 2026 - 15:16 WIB

UKW di Muara Teweh Ditutup Pendaftarannya, Peserta Membludak

Rabu, 22 April 2026 - 13:33 WIB

Menkeu Purbaya Ancam Pecat Pegawai Lambat: “Tak Kerja, Siap-siap Angkat Koper!”

Rabu, 22 April 2026 - 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini 22 April 2026: Kelompok Cabai dan Minyak Goreng Melonjak Tajam

Rabu, 22 April 2026 - 07:15 WIB

Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Berita Terbaru