Rekor OTT 2026! Bupati Tulungagung Jadi Kepala Daerah Ke-10 yang Terjaring KPK

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026). (Suara.com/Dea Hardianingsih)

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026). (Suara.com/Dea Hardianingsih)

1TULAH.COM-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan gebrakan melalui operasi senyap. Kali ini, tim penindak lembaga antirasuah tersebut menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Jumat (10/4/2026).

Dalam operasi tersebut, KPK mengonfirmasi telah mengamankan belasan orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi.

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Diamankan

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan tangkap tangan tersebut. Dari total 16 orang yang terjaring, salah satu pihak utama yang diamankan adalah orang nomor satu di Kabupaten Tulungagung.

“Tim mengamankan sejumlah 16 orang, salah satunya Bupati Tulungagung (Gatut Sunu Wibowo),” ujar Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (10/4/2026).

Meskipun telah mengonfirmasi penangkapan Gatut Sunu Wibowo, pihak KPK masih menutup rapat identitas 15 orang lainnya yang turut dibawa oleh tim penyidik. Budi menjelaskan bahwa saat ini tim KPK masih bekerja di lapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan.

“Saat ini tim masih berada di lapangan. Kami berjanji akan menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai detail perkara ini segera setelah pemeriksaan awal selesai,” tambahnya.

Baca Juga :  Skandal Chat Mesum FH UI: 16 Mahasiswa Terseret, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

OTT Kesepuluh di Tahun 2026

Penangkapan di Tulungagung ini menambah panjang daftar operasi senyap yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026. Tercatat, ini merupakan OTT kesepuluh yang digelar KPK hanya dalam waktu kurang dari empat bulan.

Berikut adalah rekam jejak OTT KPK yang menghebohkan publik sepanjang tahun 2026:

  1. Pajak Kemenkeu: Kasus dugaan korupsi pemeriksaan pajak di Ditjen Pajak (periode 2021-2026).

  2. Wali Kota Madiun: OTT Wali Kota Madiun, Maidi, terkait pemerasan modus fee proyek dan dana CSR.

  3. Bupati Pati: Penangkapan Bupati Pati, Sudewo, dalam kasus dugaan pemerasan calon perangkat desa.

  4. KPP Banjarmasin: Kasus dugaan korupsi terkait restitusi pajak di Kalimantan Selatan.

  5. Bea Cukai: OTT terkait dugaan korupsi importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai.

  6. PN Depok: Penangkapan Ketua PN Depok, I Wayan Eka Mariarta, dan Wakil Ketua PN Depok, Bambang Setyawan, terkait suap sengketa lahan.

  7. Bupati Pekalongan: Penangkapan Fadia Arafiq terkait pengadaan jasa outsourcing.

  8. Bupati Rejang Lebong: Penangkapan Muhammad Fikri Thobar terkait kasus ijon proyek.

  9. Bupati Cilacap: Kasus pemerasan dengan modus pengumpulan THR Lebaran yang menjerat Bupati Syamsul Auliya Rachman dan Sekda Cilacap.

  10. Bupati Tulungagung: Kasus terbaru yang melibatkan Gatut Sunu Wibowo (10 April 2026).

Baca Juga :  Heriyus: Bakah Bawe Jadi Wajah Pariwisata Murung Raya

Prosedur Hukum Selanjutnya

Sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum dari pihak-pihak yang diamankan tersebut.

Masyarakat kini menunggu keterangan resmi mengenai konstruksi perkara, pasal yang disangkakan, serta barang bukti uang atau dokumen yang berhasil disita dalam operasi di Tulungagung tersebut.

Kasus ini kembali menjadi peringatan keras bagi para kepala daerah untuk tetap menjaga integritas, terutama di tengah pengawasan ketat yang dilakukan oleh lembaga antirasuah terhadap tata kelola pemerintahan daerah. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU
Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos
Respons Aksi “Reformasi Militer”, DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri
Skandal Chat Mesum FH UI: 16 Mahasiswa Terseret, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan
Harga Emas Hari Ini 16 April 2026: Antam Tembus Rekor Rp3 Juta per Gram!
Resmi! Korlantas Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan, Cukup KTP Pemilik Baru
Tok! Presiden Prabowo Teken PP Gaji Ke-13 2026: Cair Juni, Ini Rincian Nominal PNS, PPPK, & Pejabat
Dongkrak PAD, Pemkab Murung Rayaa Siapkan Perseroda
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 19:42 WIB

Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos

Kamis, 16 April 2026 - 10:25 WIB

Skandal Chat Mesum FH UI: 16 Mahasiswa Terseret, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

Kamis, 16 April 2026 - 09:08 WIB

Harga Emas Hari Ini 16 April 2026: Antam Tembus Rekor Rp3 Juta per Gram!

Rabu, 15 April 2026 - 22:11 WIB

Resmi! Korlantas Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan, Cukup KTP Pemilik Baru

Rabu, 15 April 2026 - 21:57 WIB

Tok! Presiden Prabowo Teken PP Gaji Ke-13 2026: Cair Juni, Ini Rincian Nominal PNS, PPPK, & Pejabat

Rabu, 15 April 2026 - 15:59 WIB

Dongkrak PAD, Pemkab Murung Rayaa Siapkan Perseroda

Rabu, 15 April 2026 - 08:41 WIB

Tetap Sejuk dan Eksis! Goojodoq GFS025 Jadi Pendamping Wajib Saat Cuaca Panas Ekstrem

Berita Terbaru

Ilustrasi Haji dan Umrah

Nasional

Polri Siap Berantas Oknum Haji Ilegal Melalui Satgas Haji

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:58 WIB

Ilustrasi vape. [Dok. Antara]

Berita

Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:04 WIB