WFH ASN Kalimantan Tengah Perlu Dukungan Infrastruktur Digital dan Monitoring Kinerja

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akademisi FISIP Universitas Palangka Raya, Suprayitno, menilai kebijakan Work From Home (WFH) bagi ASN di Kalimantan Tengah sebagai langkah progresif menuju transformasi birokrasi modern dan sistem pemerintahan yang lebih adaptif. (6/4/26)

Akademisi FISIP Universitas Palangka Raya, Suprayitno, menilai kebijakan Work From Home (WFH) bagi ASN di Kalimantan Tengah sebagai langkah progresif menuju transformasi birokrasi modern dan sistem pemerintahan yang lebih adaptif. (6/4/26)

1tulah.com, PALANGKA RAYA – Penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kalimantan Tengah setiap hari Jumat dinilai sebagai langkah progresif dalam mendorong transformasi birokrasi yang lebih modern dan adaptif.

Akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Palangka Raya (UPR), Suprayitno, mengatakan kebijakan yang diinisiasi oleh Menteri Dalam Negeri tersebut tidak sekadar memindahkan lokasi kerja ASN, tetapi merupakan bagian dari perubahan mendasar dalam tata kelola pemerintahan.

“Dalam perspektif manajemen publik, ini merupakan langkah menuju Birokrasi 4.0. Bukan hanya bekerja dari rumah, tetapi juga transformasi dalam mengelola sumber daya manusia dan pelayanan publik yang selama ini belum efisien,” ujarnya, Senin (6 April 2026).

Suprayitno menilai pemerintah daerah seharusnya tidak mengalami kendala berarti dalam penerapan kebijakan ini. Pasalnya, saat pandemi COVID-19, sistem WFH pernah diterapkan dalam jangka waktu yang lebih panjang.

Baca Juga :  Perang Melawan Narkoba, Pemprov Kalteng dan BNN Deklarasikan Komitmen Berantas Narkotika

Menurutnya, kebijakan WFH bagi ASN di Kalimantan Tengah juga mendorong perubahan pola kerja dari yang sebelumnya berbasis kehadiran menjadi berbasis hasil kerja.

Pergeseran tersebut dinilai penting agar pemerintah mampu beradaptasi dengan dinamika perubahan yang cepat dalam sistem pemerintahan modern.

“Pemerintah dituntut menjadi lebih lincah atau agile governance. Jika birokrasi lama seperti kapal besar yang sulit berbelok, maka sistem baru ini seperti speedboat yang mampu bermanuver dengan cepat,” jelasnya.

Meski demikian, Suprayitno mengingatkan bahwa penerapan WFH ASN di Kalimantan Tengah tetap harus mempertimbangkan kondisi geografis wilayah yang luas. Pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tidak boleh terganggu.

Unit pelayanan seperti rumah sakit, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), menurutnya perlu menerapkan sistem kerja bergiliran atau piket.

Baca Juga :  Transformasi Pendidikan Kalteng di Era Digital: Dari Kelas Konvensional Menuju Ekosistem Pembelajaran Modern

“Misalnya tetap ada sekitar 25 hingga 30 persen pegawai yang bekerja di kantor, sementara sisanya mendukung pelayanan secara daring,” jelasnya.

Selain pengaturan sumber daya manusia, pemerintah daerah juga perlu menyiapkan infrastruktur teknologi informasi yang memadai. Stabilitas server serta keamanan sistem dari potensi serangan siber menjadi faktor penting untuk mendukung efektivitas kebijakan WFH.

Lebih lanjut, Suprayitno menambahkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga perlu menyusun aturan turunan yang mengatur teknis pelaksanaan kebijakan tersebut, mulai dari kriteria ASN yang dapat menjalankan WFH hingga indikator penilaian kinerja harian.

“Perlu juga sistem monitoring berbasis geografis untuk memastikan ASN benar-benar bekerja dari rumah. Karena esensi WFH bukan libur, melainkan tetap bekerja dengan lokasi berbeda,” tegasnya.(*)

Penulis : Hewu

Berita Terkait

Karhutla Kalteng Masih Terkendali, Pemprov Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat
IPH Kalteng Terkendali, Pemprov Waspadai Dampak Kemarau terhadap Distribusi Pangan
Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Sabran Gelar Salat Istisqo di Palangka Raya
Prabowo Pimpin Rakor Karhutla di Kalimantan Tengah , Pemerintah Perkuat Operasi dan Pencegahan Kebakaran
Gubernur Agustiar Sabran Sambut Presiden Prabowo Subianto di Palangka Raya, Pantau Penanganan Karhutla
Perang Melawan Narkoba, Pemprov Kalteng dan BNN Deklarasikan Komitmen Berantas Narkotika
Gubernur Kalteng dan BNN Perkuat Sinergi P4GN, Lindungi Generasi Muda dari Ancaman Narkotika
Pemprov Kalteng Ikuti Entry Meeting Pengawasan Kemendagri, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Karhutla Kalteng Masih Terkendali, Pemprov Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:31 WIB

IPH Kalteng Terkendali, Pemprov Waspadai Dampak Kemarau terhadap Distribusi Pangan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Sabran Gelar Salat Istisqo di Palangka Raya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Prabowo Pimpin Rakor Karhutla di Kalimantan Tengah , Pemerintah Perkuat Operasi dan Pencegahan Kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Sambut Presiden Prabowo Subianto di Palangka Raya, Pantau Penanganan Karhutla

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Perang Melawan Narkoba, Pemprov Kalteng dan BNN Deklarasikan Komitmen Berantas Narkotika

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Gubernur Kalteng dan BNN Perkuat Sinergi P4GN, Lindungi Generasi Muda dari Ancaman Narkotika

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Pemprov Kalteng Ikuti Entry Meeting Pengawasan Kemendagri, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Berita Terbaru

El Family A juara Mini Turnamen Domino Orado Bloc Bee Coffe

Berita

Selamat, El Family A Juara Mini Turnamen Domino Orado

Senin, 24 Agu 2026 - 23:56 WIB