Geger Militer Israel Panggil 70.000 Pasukan Cadangan, Netizen Kaitkan dengan Hadis Kemunculan Dajjal

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perang - Perang Israel vs Iran. (Gemini)

Ilustrasi perang - Perang Israel vs Iran. (Gemini)

1TULAH.COM-Ketegangan geopolitik di Timur Tengah mencapai titik didih baru. Di tengah pecahnya perang terbuka antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran, jagat media sosial justru dihebohkan dengan spekulasi akhir zaman. Netizen mendadak ramai mengaitkan mobilisasi militer Israel dengan tanda-tanda kemunculan Dajjal.

Lantas, apa yang memicu teori “cocoklogi” ini hingga menjadi trending topic di platform X (Twitter)? Simak ulasan lengkapnya.

Pemicu Spekulasi: Angka “70.000” yang Spesifik

Kehebohan ini bermula dari laporan media internasional, termasuk Times of Israel, yang menyebutkan bahwa militer Israel telah memanggil sekitar 70.000 personel cadangan. Pasukan ini dikerahkan untuk memperkuat pertahanan udara dan keamanan dalam negeri menyusul serangan besar-besaran terhadap Iran.

Angka 70.000 tersebut langsung memicu ingatan kolektif netizen terhadap sebuah hadis sahih mengenai pengikut Dajjal di akhir zaman.

Bunyi Hadis yang Viral

Akun X @afrkml menjadi salah satu yang memicu diskusi hangat setelah mengunggah keresahannya pada Sabtu (28/2/2026):

“Bentar, 70 ribu pasukan?? Kenapa kok spesifik banget 70 ribu?? Jangan-jangan konspirasi Dajjal sebenernya sudah turun, hanya lagi bekerja di balik layar Israel dan US, itu bener?”

Adapun hadis yang dimaksud diriwayatkan oleh Imam Muslim yang berbunyi:

Baca Juga :  Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?

“Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Dajjal akan diikuti 70 ribu Yahudi dari Isfahan mengenakan selendang Persia’,” (HR. Muslim).

Perdebatan Netizen: Antara Tanda Zaman dan Cocoklogi

Unggahan tersebut menuai beragam reaksi. Sebagian netizen merasa khawatir dan mengajak masyarakat untuk segera bertobat, mengingat situasi dunia yang semakin tidak menentu.

“Jangan lupa tobat guys, berbuat baik. Kita hidup di akhir zaman,” tulis akun @lette***.

Namun, tidak sedikit pula netizen yang mencoba tetap rasional dan meminta publik untuk tidak menelan mentah-mentah teori konspirasi. Akun @riidz*** memberikan pandangan kritis:

“Angka 70 ribu di hadis itu konteksnya akhir zaman dan spesifik ke peristiwa Dajjal, bukan setiap angka 70 ribu yang muncul di berita dunia hari ini. Jadi jangan gampang cocoklogi. Tetap tenang, pakai akal sehat.”

Beberapa pengguna lain juga mengingatkan bahwa menurut literatur Islam, kemunculan Dajjal biasanya didahului oleh bencana besar seperti kekeringan atau kelaparan ekstrem selama tiga tahun berturut-turut.

Baca Juga :  Pemkab Mura Siapkan Dua Skema Beasiswa melalui Kartu Hebat Mahasiswa

Update Perang: Kematian Ali Khamenei

Kondisi di lapangan sendiri memang sangat kritis. Mengutip laporan dari Al Jazeera, media pemerintah Iran telah mengonfirmasi kabar duka yang mengejutkan dunia.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas di kantornya akibat serangan udara yang dilancarkan pihak AS-Israel pada Sabtu (28/2/2026). Peristiwa ini diprediksi akan mengubah peta kekuatan di Timur Tengah secara radikal dan memicu eskalasi yang lebih besar.

Dampak perang ini bahkan sudah terasa hingga ke Indonesia. Sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta terpaksa dibatalkan demi keamanan wilayah udara.

Munculnya angka 70.000 dalam mobilisasi militer Israel memang memicu diskursus teologis di media sosial. Namun, terlepas dari perdebatan mengenai tanda-tanda kiamat, situasi kemanusiaan di Timur Tengah saat ini memerlukan perhatian serius dan doa agar perdamaian segera terwujud.

Bagaimana pendapat Anda? Apakah ini sekadar kebetulan angka atau memang bagian dari tanda-tanda yang disebutkan dalam literatur agama? (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida
Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan
Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi
Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla
DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:13 WIB

DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:05 WIB

LBH Yogyakarta Terima 48 Aduan Pengangkapan Sewenang-wenang dan Massa Hilang Pasca-Ricuh Demo Malioboro

Berita Terbaru

Sekda Mura, Lynda Kristiane, saat mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Jamkrida Kalimantan Tengah Tahun 2026 secara daring melalui Zoom dari Aula A Kantor Bupati Mura, Jumat (30/10/2026).

Berita

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Okt 2026 - 22:32 WIB

Muara Teweh

PT SMM Bersama Pemerintah Daerah Resmikan Gereja GPDI Desa Pendreh

Sabtu, 31 Okt 2026 - 20:32 WIB