Tugas Mensos Berat, Risma : Saya Mungkin akan Meletakkan Jabatan

- Jurnalis

Kamis, 11 Februari 2021 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com– Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memcurahkan isi hatinya saat menghadiri acara peresmian jalan yang dibangun organiasi wartawan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Serang, Banten, Minggu (7/2/2021).

Ia mengaku, sudah tidak kuat dan berniat menghadap ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam acara tersebut Risma mengungkapkan pekerjaan di Kementrian Sosial (Kemensos) begitu berat. Ia turut menyatakan mungkin akan meletakkan jabatannya.

“Terus terang berat pak, berat sekali. Saya sampaikan ke teman-temen. Saya kalau saya enggak kuat, saya akan matur ke pak presiden, dan saya sampaikan, saya mungkin akan meletakkan jabatan,” terangnya, mengutip berita dilansir suara.com (media jaringan 1tulah.com).

Baca Juga :  Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Risma menjelaskan, mental di lingkungan Kemensos sedang terpuruk, belum lagi diterpa dengan hal yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Apalagi ia mengaku harus membenahi sistem Kemensos mulai dari nol.

Akibatnya, Kemensos harus tetap bekerja membenahi sistem data yang bermasalah hingga akhir pekan sekali pun.

“Mental temen-temen sudah down sekarang, kemudian harus menghadapi hal-hal yang terus terang sangat saya tidak pernah bayangkan. Itu terus terang berat sekali. Kedua saya harus membenahi sistem mulai dari nol,” ungkapnya.

Baca Juga :  Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla

Risma menyatakan bahwa tugasnya itu harus benar-benar harus dirasakan masyarakat, jangan sampai terbelenggu di dalam kemiskinan selamanya. Jika masyarakat tak bisa keluar dari kemiskinan, maka hal itu begitu memberatkan dan membebani Risma.

“Jadi kalau uang itu sudah dikeluarkan banyak, maka kita harus yakin kapan itu warga keluar dari kemiskinan. Itulah yang paling berat bagi saya. Karena kalau tidak, terus begitu, ada yang sudah 5 tahun dibantu, kemudian enggak keluar (dari kemiskinan). Ini adalah tantangan saya,” terangnya. (eni)

 

Berita Terkait

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan
Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo
Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta
Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 06:27 WIB

Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Rabu, 4 November 2026 - 06:19 WIB

Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 14:44 WIB

Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 13:04 WIB

Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Selasa, 3 November 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

Berita Terbaru