Menuju Indonesia Emas 2045: Mendagri Tito Karnavian Ajak KAHMI Perkuat Ekonomi dan SDM

- Jurnalis

Minggu, 21 September 2025 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian. (Dok: Kemendagri)

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian. (Dok: Kemendagri)

1TULAH.COM-Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, mengajak seluruh anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) untuk terus berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa. Menurut Tito, KAHMI memiliki peran krusial dalam menyongsong cita-cita besar Indonesia Emas 2045.

Pernyataan ini disampaikan saat ia menghadiri Pertemuan Regional KAHMI se-Sumatera yang digelar di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam.

Tito mengakui bahwa KAHMI adalah organisasi yang mampu mengakui pluralisme, meski berlandaskan nilai-nilai Islam. Ia memuji KAHMI sebagai “driving force” dan “agent of change” yang vital untuk kemajuan bangsa.

Optimisme Indonesia Emas: Peran Penting SDM dan SDA

Dalam sambutannya, Tito menyampaikan optimisme besarnya terhadap prediksi lembaga-lembaga internasional seperti Bank Dunia dan International Monetary Fund (IMF). Berdasarkan kajian tersebut, Indonesia diproyeksikan berpeluang menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada 2045.

Namun, Tito menegaskan bahwa peluang emas ini hanya bisa diraih jika Indonesia mampu mengelola Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) secara tepat. Ia menyoroti pentingnya investasi pada kualitas SDM melalui berbagai program, seperti memerangi stunting dan TBC, serta program Makan Bergizi Gratis.

Baca Juga :  Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi

“Persoalan kita adalah bagaimana how to manage SDM kita supaya mereka terdidik, terlatih, sehat, sehingga menjadi tenaga kerja yang produktif,” jelasnya.

Peran KAHMI dalam Menghadapi Tantangan Global

Tito juga menyoroti tantangan global saat ini, di mana persaingan antarnegara lebih banyak terjadi di ranah ekonomi, budaya, dan teknologi. Ia mencontohkan bagaimana dominasi budaya populer dari Amerika dan Korea mampu memengaruhi generasi muda di seluruh dunia.

Oleh karena itu, ia mendorong agar Indonesia tidak hanya fokus pada pembangunan ekonomi, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan daya saing berbasis produksi. Tito menekankan bahwa “pertarungan yang paling keras dan paling penting untuk saling mendominasi saat ini adalah pertarungan ekonomi, siapa yang kuat ekonominya dia yang akan menang.”

Baca Juga :  Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

Ia mengapresiasi tinggi peran KAHMI yang selama ini menjadi wadah pengaderan pemimpin bangsa. Tito berharap KAHMI dapat terus konsisten melahirkan gagasan dan aksi nyata demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Mengkritisi Isu Politik: Aspirasi Pilkada Melalui DPRD

Di luar isu ekonomi, Tito juga menanggapi aspirasi dari peserta pertemuan terkait usulan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD. Ia menjelaskan bahwa dari sisi hukum, gagasan ini tidak bertentangan dengan UUD 1945 Pasal 18 ayat (4), yang hanya menyebut bahwa gubernur, bupati, dan wali kota dipilih secara demokratis tanpa merinci metodenya.

Pertemuan regional KAHMI ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua Komisi II DPR RI dan Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, serta pejabat pemerintahan lainnya. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Berita Terbaru