KUPA-PPAS 2025 Disusun untuk Perkuat Visi Pembangunan Daerah

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, Puruk Cahu – Juru bicara Badan Anggaran DPRD Murung Raya, Ahmad Maulana, menyampaikan bahwa Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2025 disusun untuk menyesuaikan dinamika daerah sekaligus mempertajam arah pembangunan agar sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah.

“KUPA-PPAS ini bukan sekadar penyesuaian angka, melainkan instrumen penting untuk mendukung terwujudnya rencana pembangunan jangka menengah maupun jangka panjang daerah,” kata Maulana.

Menurutnya, penyusunan KUPA-PPAS 2025 juga bertujuan menyesuaikan perubahan prediksi penerimaan asli daerah, serta mengoptimalkan alokasi anggaran demi peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini didasarkan pada dinamika perkembangan pelaksanaan APBD murni 2025 serta kebutuhan penyesuaian belanja maupun pembiayaan kegiatan pembangunan.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!

Maulana menjelaskan, pembahasan KUPA-PPAS anggaran 2025 telah dilaksanakan Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah pada 20–22 Agustus 2025, sesuai jadwal yang ditetapkan Badan Musyawarah. “Dalam pembahasan disepakati bahwa kebijakan umum pendapatan tahun 2025 diambil langkah strategis untuk meningkatkan penerimaan daerah pada tingkat maksimal guna membiayai belanja makro ekonomi, dengan mempertimbangkan realisasi PAD tahun sebelumnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, koreksi dalam penyusunan KUPA-PPAS dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan, dengan mempertimbangkan kondisi daerah serta aspirasi masyarakat, yang tetap disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Baca Juga :  Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Dari sisi keuangan, Maulana memaparkan bahwa pendapatan daerah mengalami perubahan dari Rp2,5 triliun menjadi Rp2,4 triliun atau berkurang sebesar Rp99,6 miliar. Sementara belanja daerah meningkat dari Rp2,5 triliun menjadi Rp2,8 triliun, bertambah sebesar Rp228,9 miliar. Adapun penerimaan pembiayaan daerah yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) juga berubah, dari Rp12,9 miliar menjadi Rp504,1 miliar.

“Adanya selisih antara proyeksi pendapatan dan rencana belanja mengakibatkan timbulnya defisit anggaran. Defisit itu ditutupi melalui pembiayaan netto yang bersumber dari SiLPA tahun anggaran berkenaan sebesar Rp491,1 miliar,” tutup Maulana. (Sur)

Berita Terkait

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut
Hari Sumpah Pemuda 2026: Pemuda Kalteng Diajak Penguat SDM dan Jaga Falsafah Huma Betang
Penanganan Karhutla: DPRD Kalteng Desak Pemda Jujur Soal Anggaran dan Dorong Status Bencana Nasional
Transparansi Dana Banpres Karhutla Rp235 Miliar: Komisi III DPRD Kalteng Tuntut Laporan BPB-PK
Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Senin, 2 November 2026 - 18:32 WIB

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:13 WIB

DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:38 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026: Pemuda Kalteng Diajak Penguat SDM dan Jaga Falsafah Huma Betang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Penanganan Karhutla: DPRD Kalteng Desak Pemda Jujur Soal Anggaran dan Dorong Status Bencana Nasional

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Transparansi Dana Banpres Karhutla Rp235 Miliar: Komisi III DPRD Kalteng Tuntut Laporan BPB-PK

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian

Berita Terbaru